Gimana Memilih Produk Asuransi yang Tepat dari Sekian Banyak Pilihan? Simak Ini.

by DuitPintar 2.164 views0

memilih produk asuransi

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com

Gak ada yang tahu hari esok ya. Musibah bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan menimpa siapa saja, termasuk kita dan anggota keluarga. Orang tua jaman dulu selalu mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati.

 

Prinsip cara kerja asuransi nampaknya sejalan dengan nasihat mereka. Dalam asuransi ada premi yang wajib dibayar oleh peserta. Premi asuransi inilah yang akan menjadi modal utama untuk mencegah kita dan keluarga mengalami kebangkrutan.

 

[Baca: Hilangkan Deh Pikiran Beli Produk Asuransi Itu Mahal Asuransi yang Murah Cuma Modal Rp50 Ribu]

 

 

Gimana gak bangkrut kalau tabungan yang ada harus habis terpakai untuk biaya pengobatan. Lalu gimana kalau kepala keluarga sebagai pencari nafkah utama tiba-tiba gak mampu bekerja lagi karena sakit. Itulah kenapa asuransi sangat penting dalam kehidupan kita.

 

Tapi, meskipun begitu, gak berarti semua produk asuransi harus diambil ya. Hari gini produk asuransi makin beragam dan terkadang bikin pusing pala barbie.

 

Tips untuk menentukan prioritas produk asuransi bisa dilakukan dengan

1. Mengenali terlebih dahulu risiko pada diri dan keluarga

2. Setelah itu perhatikan juga kondisi keuangan keluarga

 

Yuk kita coba aplikasikan dua tips itu untuk memilih produk asuransi yang ada.

 

Asuransi Jiwa

Pencari nafkah dalam keluarga wajib loh dicover dengan produk asuransi jiwa. Semisal saja hanya suami yang bekerja, sang istri hanya seorang ibu rumah tangga dan punya dua anak.

 

memilih produk asuransi

Kalau ada uang abang disayang, gak ada uang abang ditendang. Suami harus dicover asuransi jiwa ya 

 

 

Apa yang terjadi saat musibah menimpa sang suami hingga merenggut nyawa? Pasti kehidupan sang ibu beserta dua anaknya jadi gak menentu ya.

 

Kini kita bisa melindungi keluarga lewat asuransi jiwa yang premi per bulannya sebesar Rp 300 ribu saja. Sementara uang pertanggungan bisa mencapai Rp 1 miliar.

 

Akan tetapi, nilai premi seorang perokok misalnya dibandingkan non-perokok akan berbeda. Premi perokok memiliki nilai premi lebih besar karena dampak yang bisa disebabkan dari kebiasaan merokok itu sendiri.

 

[Baca: Biar Enggak Bikin Labil Ekonomi Keluarga Enaknya Pakai Asuransi Ibu Hamil atau Nabung Ya]

 

 

Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang lebih fokus menanggung biaya rawat inap sekeluarga. Tapi jangan khawatir, produk ini juga dilengkapi dengan proteksi perawatan gigi dan imunisasi. Menambah proteksi berarti biaya tambahan ya.

 

memilih produk asuransi

Kesehatan harus diperhatiin ya, jangan sering begadang kalau gak ada perlunya kata bang Roma

 

 

Jika kamu memiliki asuransi dari kantor yang sudah sesuai dengan kebutuhan, maka asuransi kesehatan pribadi bisa dikesampingkan dulu. Bahkan lebih baik loh jika kamu sudah terdaftar juga di BPJS. Ini berarti kamu bisa menghemat pengeluaran untuk bayar premi asuransi kesehatan.

 

Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis merupakan produk spesifik asuransi kesehatan yang besaran preminya disesuaikan dengan risiko yang diidap tertanggung.

 

Contohnya saja kalau kamu termasuk orang yang jarang sekali olahraga, premi kamu akan lebih besar dibandingkan mereka yang rutin olahraga. Risiko penyakit kritis yang bakalan diproteksi oleh produk asuransi ini seperti kanker, stroke, jantung dan gagal ginjal.

 

Jika pencari nafkah menjadi pihak yang tertanggung dan terdiagnosa penyakit kritis, maka uang pertanggungan akan diberikan kepadanya. Biaya pengobatan juga ditanggung sepenuhnya kok oleh asuransi. Dengan demikian kelangsungan hidup keluarganya bisa terjamin lewat pencairan uang dari asuransi.

 

[Baca: Manfaat Cek Kesehatan Jantung Jangan Salah Pilih Asuransi yang Pas]

 

 

memilih produk asuransi

Ingat sehat sebelum sakit, amit-amit ya kalau sampai kena penyakit kritis. Mending dompet aja yang kritis deh! 

Jika merasa cukup dengan asuransi fasilitas dari kantor dan BPJS, produk asuansi jenis ini bisa dikesampingkan juga kok demi penghematan. Kedua asuransi ini bisa digabung juga kok lewat koordinasi manfaat.

 

Contoh kasus, saat di awal mengurus dengan BPJS, namun ketika dirujuk ke rumah sakit bisa saja menggunakan asuransi swasta. Ini dilakukan semisal ingin mendapat fasilitas yang lebih baik, seperti naik kelas kamar perawatan.

 

 

Sekarang sudah jelas kan. Setiap orang memiliki prioritas produk asuransi yang berbeda-beda. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan masing-masing saja. Kita tentukan sendiri mana yang lebih pas untuk jadi prioritas.

 

 

 

 

Image Credit:

  • https://bacaanbisnis.com/wp-content/uploads/2015/03/Perbedaan-Antara-Asuransi-Jiwa-dengan-Asuransi-Kesehatan-bacaan-bisnis.png
  • http://dokternasir.web.id/wp-content/uploads/2015/09/antara-bpjs-dan-asuransi-kesehatan.jpg
  • https://www.futuready.com/images/article/large/perlindungan-asuransi-penyakit-kritis.jpg

Masih banyak lagi dari duitpintar.com