Hore, Orang Indonesia Bebas Visa ke Jepang Asal Penuhi Syarat Ini

by DuitPintar 5.345 views0

bebas visa ke jepang

Akhirnya wacana warga negara Indonesia bebas visa ke Jepang terwujud! Mulai Desember 2014, orang Indonesia yang hendak pergi ke Jepang tak perlu repot-repot mengurus visa. Ini tentu menjadi kabar gembira buat warga Indonesia, khususnya mereka yang akan menuju Negeri Sakura untuk berwisata.

 

Tapi tunggu dulu, bebas visa ke Jepang ini bukan tanpa syarat. Ada sejumlah syarat dan prosedur yang harus dipenuhi untuk menikmati fasilitas itu. Syarat utama yang harus dipenuhi adalah kita harus memiliki paspor elektronik atau e-passport.

 

Paspor elektronik dan paspor biasa jika dilihat sekilas sangat mirip. Perbedaan utamanya terletak pada adanya chip di bagian sampul yang memuat data pemegang paspor, seperti sidik jari dan wajah.

 

Cara Mendapat Paspor Elektronik

Konsep paspor elektronik ini mirip ama KTP elektronik. Ada chip yang canggih..
Konsep paspor elektronik ini mirip ama KTP elektronik. Ada chip yang canggih..

 

Seperti disebutkan di atas, syarat utama agar bisa bebas ke Jepang tanpa mengurus visa adalah memiliki paspor elektronik. Jika Anda belum memiliki paspor jenis ini, ikuti tips berikut ini:

  1. Penuhi syarat pembuatan paspor sesuai aturan kantor Imigrasi.
  2. Mendaftar online di situs Imigrasi. Pilih “Pra Permohonan Personal”. Lalu pilih jenis paspor “Epassport 48h” untuk membuat paspor elektronik.
  3. Setelah mengisi semua kolom, klik “lanjut”. Kita akan mendapat email konfirmasi dari alamat spri@imigrasi.go.id yang memuat bukti pengantar ke bank.
  4. Print pengantar itu lalu bawa ke Bank BNI untuk membayar biaya pembuatan yakni Rp 655.000. Setelah membayar, kita akan mendapat tanda bukti pembayaran.
  5. Buka email yang sebelumnya lalu klik “lanjut” pada isi email itu. Masukkan “nomor jurnal bank” yang didapat dari tanda bukti pembayaran dan kemudian pilih tanggal kedatangan kita ke kantor Imigrasi.
  6. Kita akan mendapat email lain dari Imigrasi yang memuat tanda terima pemohon dan formulir surat perjalanan republik Indonesia. Print dokumen itu lalu isi dengan huruf cetak bertinta hitam.
  7. Datang ke kantor Imigrasi sesuai waktu yang kita pilih di email. Bawa formulir serta dokumen asli dan fotokopi KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, dan paspor lama jika hendak mengganti paspor lama ke e-passport. Bawa juga tanda terima pemohon dari email dan tanda bukti pembayaran dari bank.
  8. Setelah data diverifikasi, tanda bukti pembayaran dari bank akan dicap. Cap itu berisi tanggal pengambilan paspor.
  9. Datang ke kantor Imigrasi sesuai dengan cap waktu pengambilan dengan membawa tanda bukti pembayaran.
  10. Antre dan tunggu panggilan untuk mendapat paspor elektronik, yang ditandai dengan danya chip pada sampulnya.

 

 

 

images_japan-visa
Penampakan visa ke Jepang, khas dengan gambar bunga sakura-nya

 

 

Begitu sudah punya paspor elektronik, tinggal mengurus registrasi  menuju Jepang. Untuk lebih lengkapnya, simak informasi berikut ini:

 

1. Registrasi pra-keberangkatan

Datang langsung ke kantor kedutaan besar/konsulat jenderal/kantor konsulat Jepang untuk melakukan registrasi. Jika berhalangan, kita bisa mengirim perwakilan dengan menyertakan surat kuasa. Agar tidak repot mengisi formulir di sana, unduh formulir registrasi di situs kedutaan Jepang dan isi di rumah, lalu bawa saat registrasi.

 

2. Mendapat stiker

Bawalah e-passport dan formulir registrasi untuk diproses. Pihak kedutaan akan menempelkan stiker bebas visa atau visa waiver ke paspor. Stiker ini akan ditempelkan di bagian dalam paspor dan berlaku salama 3 tahun atau sampai masa berlaku paspor habis, tergantung mana yang lebih dulu.

 

Pengurusan bebas visa ke Jepang ini memakan waktu dua hari kerja. Jadi jika mendaftar hari Senin, paspor akan dikembalikan hari Selasa.

 

3. Biaya gratis

Untuk mengurus permohonan bebas visa ini, kita tak perlu membayar alias gratis. Namun jika kita menggunakan travel agent, biasanya biaya pengurusan ini sekitar Rp 50 ribu.

 

4. Masa berlaku

Paspor dengan stiker bebas visa ini hanya berlaku selama 15 hari. Jadi jika kita hendak tinggal di Jepang lebih dari 15 hari, kita wajib mengurus visa biasa.

 

Tapi ingat, tak semua permohonan bebas visa ke Jepang diterima. Jika permohonan ditolak, otomatis kita tetap harus mengurus visa seperti biasa seperti tertera di situs kedutaan Jepang.

 

Kelebihan paspor elektronik selain agar mendapat layanan bebas visa ke Jepang adalah kemudahan saat mengantre di terminal bandara. Bandara yang besar, seperti Soekarno-Hatta, sudah punya autogate yang bisa membaca chip pada e-passport.

 

Belanja di Jepang jangan boros, tar gak bisa pulang karena keabisan ongkos. Masak mau pulang ke Indonesia bareng kapal barang sparepart motor.
Belanja di Jepang jangan boros, tar gak bisa pulang karena keabisan ongkos. Masak mau pulang ke Indonesia bareng kapal barang sparepart motor.

 

 

Jika permohonan bebas visa ke Jepang sudah dikabulkan, jangan lupa ingat bahwa masa berlaku visa itu hanya 15 hari. Manfaatkan waktu tersebut semaksimal mungkin.

 

Jepang adalah surganya produk berkualitas, tapi jangan sampai kalap saat belanja biar kondisi keuangan terjaga. Bawa serta kartu kredit yang punya fasilitas bisa digunakan buat belanja di luar negeri untuk berjaga-jaga jika kehabisan duit tunai.

 

Selamat berlibur ke Jepang! [Baca: Kartu Kredit yang Bermanfaat Itu Adalah yang Menawarkan Fasilitas-Fasilitas Berguna Seperti Ini…]

 

 

 

Image credit:

  • http://v-images2.antarafoto.com/g-pr/1296036608/penerapan-e-paspor-08.jpg
  • http://cosmopolitanfm.com/wp-content/uploads/2013/06/images_japan-visa.jpg
  • http://travelblog.ticktab.com/wp-content/uploads/2014/06/Tips-belanja-murah-di-Jepang.jpg

Tulis Balasan

Masih banyak lagi dari duitpintar.com