Mau Investasi Properti, Lebih Untung Beli Rumah atau Apartemen Ya?

by Hardian 592 views0

mau investasi properti

Investasi properti di Indonesia sangatlah menguntungkan. Sebab, tiap tahun harga properti pasti naik.

Yang jadi pertanyaan, investasi properti di sektor apa yang menguntungkan? Rumah atau apartemen?

Baik rumah maupun apartemen sama-sama berpotensi memberikan keuntungan besar. Harga keduanya gak pernah diberitakan turun dari tahun ke tahun.

Malah dalam hitungan hari harganya disebut-sebut bisa naik, seperti yang diiklankan di televisi. Namun bisa saja harga properti turun.

Kalau ternyata lokasi properti itu gak mendukung, misalnya jadi sering kebanjiran, tentunya harganya bakal merosot. Atau ada ancaman tanah longsor, susah jual properti itu dengan harga tinggi.

mau investasi properti
Hasil investasi rumah juga tergantung pada iklan penawaran. Kalau rumah dijual gak pakai iklan pengumuman, niat jual rumah atau enggak? (iklan rumah/Viva)

Kembali ke soal pilihan investasi properti berupa rumah atau apartemen, keduanya memiliki sejumlah perbedaan. Berikut ini akan dijelaskan sifat investasi rumah dan apartemen.

Investasi Rumah

Hasil investasi rumah tapak didapat dari selisih kenaikan harga. Misalnya pada 2015 beli rumah seharga Rp 500 juta.

mau investasi properti
Rumah yang dijadikan kamar-kamar bisa mendatangkan pemasukan laiknya apartemen. Apalagi lokasinya di dekat kampus atau perkantoran, asal bukan buat layanan plus-plus. (Rumah/Rio Chizumi Bucket)

Dalam dua tahun, ada kenaikan harga hingga Rp 50 juta. Maka, harga jualnya menjadi Rp 550 juta. Kenaikan harga itulah yang menjadi keuntungan investasi.

Artinya, keuntungan didapat hanya dalam sekali tempo, yakni saat penjualan properti. Namun hasil yang didapat langsung dalam jumlah banyak.

Meski begitu, investasi rumah juga bisa mendatangkan penghasilan secara periodik per bulan. Contohnya beli rumah petak kontrakan atau kos yang terdiri atas beberapa pintu.

Praktik ini lazim di daerah Jakarta dan sekitarnya. Rumah dibikin khusus menjadi kontrakan dengan kamar-kamar atau petak-petak.

Hasil investasinya adalah uang sewa kontrakan yang dibayarkan tiap bulan atau tiap tahun, tergantung mana yang dipakai. Investasi dengan cara ini mirip apartemen.

Investasi Apartemen

Apartemen atau rumah susun yang dibeli sebagai investasi umumnya disewakan untuk didapatkan penghasilan secara rutin. Misalnya beli unit apartemen Rp 350 juta.

Per bulan, unit itu disewakan seharga Rp 1,5 juta. Dalam setahun, didapatkan Rp 18 juta. Tarif sewa ini gak selalu naik tiap tahun.

Harga pasaran menjadi patokan untuk menentukan tarif sewa apartemen. Namun yang jelas hampir mustahil tarif sewa itu turun.

Jika berinvestasi apartemen, hasil yang didapat adalah tarif sewa secara rutin. Jika unit dijual, bisa didapatkan juga selisih dari harga pembelian.

Misalnya dulu beli Rp 350 juta, sekarang bisa laku Rp 400 juta. Selisih Rp 50 juta menjadi hasil investasi. Itu belum ditambah tarif sewa yang telah diberlakukan.

Khusus dalam hal investasi rumah susun, mesti dibedakan antara rusunawa dan rusunami. Rusunawa alias rumah susun sederhana sewa adalah fasilitas pemerintah yang gak bisa dijualbelikan.

mau investasi properti
Rusunawa dijadikan sarana investasi? Siap-siap saja masuk bui. (Rusunawa/Tempo)

Sedangkan rusunami alias rumah susun sederhana milik bisa dijadikan milik pribadi. Karena itu, terserah pemiliknya mau dihuni, disewakan, atau dijual kembali.

Kesimpulan

Secara umum, investasi rumah hendaknya dipilih jika ingin mendapatkan keuntungan secara langsung dalam satu waktu. Selisih harga beli dan harga jual yang menjadi keuntungan.

Adapun investasi apartemen bisa jadi pilihan kalau ingin mendapat pemasukan secara rutin. Keuntungan didapatkan dari tarif sewa unit tersebut.

Agar lebih pasti mendapatkan hasil investasi, harus diperhatikan sejumlah hal dari properti itu. Di antaranya:

1. Dokumen kepemilikan harus jelas

2. Lokasi strategis

3. Perawatan rutin dilakukan

Tanpa ketiga hal itu, bisa-bisa hasil investasi gak sesuai dengan harapan karena harganya gak naik signifikan, atau malah turun. Jadi, mau pilih investasi properti rumah atau apartemen?

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Mau Investasi, Pahami Dulu Tips Bisnis Properti Sebelum Mulai]

[Baca: Apakah Investasi Apartemen Menguntungkan Selamanya? Gimana Memprediksikannya?]

[Baca: Mau Investasi Properti yang Murah? Ini Dia Caranya]

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Tulis Balasan

Masih banyak lagi dari duitpintar.com