Manfaatin Jasa Endorser Buat Promosi Usaha , Efektif Gak Sih?

by Hardian 419 views0

Manfaatin Jasa Endorser

Buka usaha tanpa promosi sama saja dengan berharap punya rumah tanpa kerja. Itu sesuatu yang sulit, kalau gak mau dibilang mustahil.

Promosi adalah tulang punggung. Bahkan, percaya enggak, suatu produk yang kualitasnya biasa saja bisa laris manis berkat promosi yang brilian.

Bicara soal promosi, jasa endorser menjadi salah satu satu sarana promosi yang  paling dilirik saat ini. Endorser adalah orang terkenal yang dibayar untuk mempromosikan suatu barang/jasa.

Umumnya mereka adalah artis atau tokoh publik, termasuk seleb di media sosial. Promosi memanfaatkan fans atau follower mereka di media sosial.

Manfaatin Jasa Endorser
Sekarang orang bisa Facebook-an sambil cari duit, kamu juga bisa (sekumpulan orang menggunakan media sosial/data-center-depot)

Jasa endorser seperti ini disebut-sebut efektif untuk berpromosi. Pertimbangannya adalah fans biasa mengikuti idola. Jika idola pakai produk A, penggemarnya pasti tergoda memakai barang yang sama.

Melihat besarnya pemakaian media sosial oleh orang Indonesia, manfaatin jasa endorser sangatlah beralasan. Hampir semua orang di kota besar, terutama anak muda, rajin buka Facebook, Twitter, Instagram, atau Path.

Meski begitu, gak semua seleb media sosial bisa asal dijadikan endorser. Banyak-sedikitnya followers bukanlah satu-satunya ukuran endorser itu layak dibayar untuk berpromosi.

Berikut ini cara efektif pakai jasa endorser untuk promosi usaha:

1. Yang pas

Endorser harus disesuaikan dengan jualan kita. Awkarin yang fenomenal itu mungkin laku sebagai endorser produk bertema  anak muda pemberontak, misalnya celana belel atau kaus tengkorak.

Manfaatin Jasa Endorser
Cari endorser yang pas dengan produk, bukan tertarik kecantikan atau kegantengannya (Akun IG DJ Goldie Emerald/Kutipankita)

Tapi rasanya kurang tepat jika pakai dia untuk promosi produk makanan atau warung. Yang lebih tepat untuk produk itu adalah mereka yang punya blog kuliner dan ekspresif dalam soal makanan.

Endorser mestinya disesuaikan dengan usaha yang dijalankan. Meski followers jutaan, kalau gak bisa membawakan citra produk, promosi gak bakal jalan efektif.

2. Lihat bujet

Sebisa mungkin cari endorser yang pas tapi murah. Tarif mahal endorser gak selalu menandakan promosi akan berjalan lancar.

Negosiasikan tarif dengan melihat bujet promosi. Jika memang bujet hanya cukup buat sewa endorser yang followersnya hanya ribuan, gak perlu memaksakan diri mengejar yang punya followers ratusan ribu.

Toh, followers di media sosial gak selalu akun aktif. Bisa saja akun itu hanya buatan agar followers terlihat banyak. Inilah kenapa diperlukan langkah berikutnya.

3. Cek kredibilitas

Karena merasa tarifnya bisa naik dengan banyaknya followers, endorse berpotensi main curang. Caranya, beli jasa nambah follower.

Untuk mendeteksi follower palsu, kita bisa melihat beberapa akun follower tersebut. Gak perlu banyak-banyak, 20-50 cukup. Cek apakah akun itu aktif atau hanya berupa nama.

Manfaatin Jasa Endorser
Promosi lewat endorser akan efektif kalau sesuai dengan produk, bukan asal followers banyak (belanja online lewat Instagram/Koran Sindo)

Jika sebagian besar hanya profil seadanya, pantaslah kita curiga. Yang lebih aman adalah cari endorser yang sudah punya nama, meski tarifnya sedikit lebih tinggi.

4. Konsisten

Disarankan menggunakan endorser secara konsisten, gak berganti-ganti. Ini gunanya untuk menanamkan kesan bahwa endorser adalah pengguna setia produk kita, sehingga follower gak berpaling.

Lihat saja contoh duta produk brand yang udah terkenal. Mereka ganti duta mungkin 1-2 tahun sekali.

Tapi lain ceritanya jika endorser melanggar perjanjian, misalnya lupa berpromosi  terus-terusan.  Atau udah bayar endorsement tapi ternyata gak berdampak larisnya dagangan.

Promosi di sini bukanlah woro-woro potongan harga, beli 1 gratis , atau semacamnya. Informasi seputar barang atau jasa yang dijual juga termasuk promosi.

Faktor yang penting diperhatikan dalam promosi adalah informasi di dalamnya. Harus ada kejelasan agar pembacanya paham dan gak merasa tertipu. Misalnya alamat usaha mesti ditulis lengkap.

Kalau ada nomor telepon, sertakan. Syarat dan ketentuan promo juga harus jelas diberitahukan, bukan ditulis dalam huruf kecil atau malah ditutup-tutupi.

Gambar juga berperan penting agar promosi efektif. Meski bayar endorser mahal, tapi kalau tanpa gambar,itu namanya bayar orang buat update status semata.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Sosial Media untuk Bisnis Emang Efektif dan Murmer, Tapi Kelemahannya Juga Ada Loh]

[Baca: 5 Ide Promosi Bisnis Online yang Tepat Sasaran]

[Baca: Apa Saja Sih Persiapan Sebelum bisnis Online? 10 Hal Ini Bisa Kamu Terapkan]

 

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com