4 Aksesori Mobil Ini Bisa Bikin Kamu Kena Denda Sampai 500 Ribu!

by akbar 1.297 views0

Aksesori Mobil

Kalau punya mobil pribadi, pasti sering banget tuh tergoda buat beli yang namanya aksesori mobil. Fungsinya bisa buat meningkatkan performa mobil, atau sekadar untuk menghiasi interior supaya mobil kelihatan makin ciamik.

Meski kelihatannya sepele, tapi penggunaan aksesori mobil yang gak tepat justru bisa berpotensi membuatmu kena denda lho.

Gak mau kan sudah beli aksesori mobil dengan harga mahal, eh malah harus bayar denda. Ruginya dobel pastinya.

Aturan mengenai penggunaan aksesori mobil ini ada di UU nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukumannya adalah penjara paling lama dua bulan, atau denda maksimal Rp 500 ribu.

Denda tilang itu sendiri gak dibayarkan di jalan lho karena ada prosedurnya. Tentunya akan ada sidangnya dan kamu harus membayar dendanya lewat Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Makanya, bila kamu berencana memodif mobil kesayangan, ketahui dulu empat aksesori yang dilarang ini.

1. Lampu HID

aksesori mobil
Hayo siapa nih yang pakai lampu HID (Autobild)

Maksud hati ingin memodifikasi sektor penerangan dan membuat mobil terlihat mewah, kamu justru bisa ditangkap polisi kalau ketahuan menggunakan komponen ini. Lampu High Intensity Discharge alias HID bisa saja sih dipasang, tapi gak boleh sembarangan dipakai.

Intensitas sinar yang dikeluarkan harus diatur sedemikian rupa hingga gak membahayakan pengendara lain. Coba bayangin kalau pas malam hari kamu menggunakan lampu yang super terang itu di jalanan gelap. Pasti lampumu bikin silau pengendara lain dari arah berlawanan.

Dengan begitu, ada potensi kecelakaan yang dialami pengendara lain karena mereka terganggu dengan pancaran sinar lampumu. Gak mau kan bikin orang lain celaka?

2. Rotator

aksesori mobil
Keren sih, tapi apa rela tuh kalau didenda? (Tribunnews)

Penggunaan rotator atau strobo pada dasarnya sudah dilarang dari kapan tahu. Tapi buktinya, masih aja banyak yang ngelanggar.

Sudah tahu kan cerita soal banyaknya pemilik kendaraan bermotor yang ditilang saat Operasi Zebra akibat komponen ini? Pada bandel sih, jangan kaget makanya kalau ditilang.

[Baca: Kena Operasi Zebra, Siap-Siap Rugi Jutaan Rupiah Kalau Ngelanggar]

Sebagai informasi, rotator warna biru hanya boleh digunakan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sementara yang merah hanya digunakan untuk mobil tahanan, pengawal Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, dan mobil jenazah. Adapun yang kuning diperuntukkan bagi petugas patroli jalan tol atau kendaraan derek.

3. Pelat nomor modifikasi

aksesori mobil
Platnya bisa dibaca nih (Brilio)

Ada beberapa pelat nomor yang kerap diburu oleh polisi. Berikut ini kriterianya:

– Yang huruf dan angkanya diubah hingga bisa dibaca seperti nama
– Yang hurufnya diubah seperti huruf digital
– Yang ditempeli stiker atau logo instansi kenegaraan dari logam, biar seolah mobilnya kelihatan kayak mobil pejabat
– Yang menggunakan huruf miring
– Yang dibuat di luar ukuran (lebih kecil atau lebih besar dari ukuran aslinya)
– Yang diubah warnanya jadi doff dan ditutup mika
– Yang huruf dan angkanya disemprot piloks sehingga sulit terbaca.

[Baca: Beli Nopol Cantik Bisa Nguras Duit Lho]

4. Knalpot racing

aksesori mobil
Beh pasti suara mobilnya meraung-raung, kayak macan abis disunat (Autobild)

Selain membuat tarikannya jadi lebih enteng, kadang beberapa orang memodifikasi sektor knalpot agar suara mobilnya terdengar sangar bak Lamborghini. Nah, kalau kamu berencana ganti knalpot racing, pikir 100 kali deh.

Masalahnya, hal ini dilarang lho. Soalnya, berpotensi mengganggu lingkungan. Mobilmu itu kan sejatinya adalah mobil penumpang, bukan mobil balap.

Jadi, masih nekat ingin melakukan modifikasi dengan empat aksesori mobil di atas? Sayang lho duitnya kalau kena denda. Mendingan dipakai buat investasi atau ditabung deh.

Wajib tahu lho, memasang sebagian aksesori mobil ini tanpa perhitungan juga bisa membuat mobilmu bermasalah. Terutama lampu HID dan knalpot.

[Baca: Ayo Berubah, 6 Hal Ini Bikin Bujet Perawatan Mobilmu Membengkak Lho]

Sudah belinya mahal, mobil jadi bermasalah, eh kena denda pula. Bukan double lagi ruginya itu sih, tapi triple!

Tags:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com