8 Cara Hidup Hemat yang Simpel tapi Sering Gak Kepikiran

by Hardian 1.111 views0

Cara Hidup Hemat

Semua orang pasti mau hidup hemat, kecuali anak raja yang kekayaannya gak habis 777 turunan. Tapi herannya, berat banget rasanya buat menerapkan gaya hidup kayak gini.

Padahal sebetulnya hidup hemat itu mudah diterapkan lho. Bahkan kita sering gak kepikiran bahwa kita bisa hidup hemat dalam kebiasaan sehari-hari. Gak percaya?

Berikut ini cara hidup hemat yang simpel tapi sering gak kepikiran. Coba lihat apakah ada di antara kita yang mengalaminya:

1. Jaga kebersihan rumah

Siapa yang gak mau rumahnya bersih? Sayangnya, banyak yang malas bersih-bersih. Padahal rumah yang bersih adalah awal untuk hidup hemat.

cara hidup hemat
Rumah bersih, mood pun makin baik. Ya gak? (bersih-bersih rumah/hgtv)

Kuman atau penyebab penyakit lainnya lebih susah hidup dan berkembang di area yang bersih. Artinya, kesehatan bakal lebih terjaga. So, gak perlu keluar duit untuk berobat lantaran jauh dari penyakit.

2. Rajin berolahraga

Kebiasaan yang satu ini mirip-mirip dengan poin 1. Tapi ini lebih penting, soalnya urusan kebersihan rumah mungkin bisa dipercayakan ke asisten rumah tangga.

Kalau olahraga, tentunya jadi kewajiban individu masing-masing. Sebisa mungkin biasakan berolahraga walau sederhana, seperti lari pagi atau joging. Ditambah dengan rumah yang bersih, penyakit gak bakal mampir deh.

[Baca: Kamu Penggila Olahraga? Tambah Penghasilanmu dengan 5 Cara Ini]

3. Ada promo gak?

Di mana pun dan kapan pun, pas makan atau belanja, gak perlu malu nanya “Ada promo gak?”. Siapa tahu memang lagi ada promo yang bikin pengeluaran bisa lebih ditekan.

cara hidup hemat
Sebelum membeli sesuatu,tanya dulu ada promo apa enggak (promo/strategic juju)

Promosi kartu kredit, misalnya. Lumayan meski hanya 10 persen. Coba kalau makan bareng keluarga lalu habis Rp 400 ribu. Ada diskon Rp 40 ribu, bisa dimasukkan dompet lagi atau buat beli beras.

[Baca: Mau Belanja Gadget dan Komputer Lebih Hemat? Cek 5 Situs Ini Aja]

4. Tabung dulu, belanja kemudian

Setelah gaji cair, langsung ambil sekian rupiah buat ditabung, baru sisanya buat kebutuhan lain. Itulah yang semestinya dilakukan demi hidup hemat.

Soalnya, kalau mengandalkan sisa gaji buat ditabung, godaan untuk belanja, belanja, dan belanja bisa saja tak tertahankan. Ketika sudah mengalokasikan tabungan di awal, kita mesti jaga komitmen gak menarik duit itu buat hal lain.

5. Hangatkan makanan sisa

Kalau memang ada sisa makanan banyak, gak apa-apa dihangatkan. Daripada mubazir dan keluar duit lagi. Iya to?

Tapi gak sembarang makanan ya. Sayur-sayuran mending langsung buang karena sudah gak enak dan beberapa malah jadi racun. Selain itu, makanan sisa harus disimpan di kulkas dulu agar gak bau, jangan sampai kena paparan udara luar sebelum dihangatkan.

6. Masak dan cuci sendiri

Daripada beli di luar, jelas lebih murah masak sendiri. Sekali masak di pagi hari bahkan bisa buat makan tiga kali lho. Atau beli bahan yang sama namun dijadikan dua jenis masakan.

cara hidup hemat
Yang belum bisa masak ya belajar dong. Masak itu seru lho (masak/eat this)

Misalnya beli buncis, wortel, dan kentang. Pagi hari bisa masak orak-arik ditambah telur. Sore bisa masak sop kuah.

Selain itu, pilih cuci sendiri aja ketimbang laundry. Selain lebih bersih, lebih hemat juga. Beli mesin cuci top load sekalian yang awet dan watt-nya lebih kecil. Agak mahal, tapi bisa jadi investasi ketimbang keluar duit lebih buat laundry terus-terusan.

7. Modifikasi baju-celana bekas

Ketimbang beli baru, baju-celana bekas yang kesempitan, kebesaran, atau sobek sedikit bisa dimodifikasi untuk disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Digedein atau dikecilin, misalnya. Atau celana panjang dipotong dijadiin celana pendek. Kalau gak bisa jahit sendiri, bisa panggil abang tukang jahit keliling. Paling bayar Rp 10 ribu, pakaian bisa digunakan lagi.

8. Beli online

Kebanyakan barang lebih murah jika beli online. Selain itu, sering ada banyak promo diskon dan cicilan 0 persen jika pakai kartu kredit.

Toko online juga punya fitur sort by price atau mengurutkan barang dari harga termurah. Jadi, kita bisa cari barang yang harganya sesuai dengan bujet kita.

Coba bandingkan dulu deh dengan di toko fisik, lebih murah mana. Toko online bisa lebih murah antara lain karena penjual gak perlu keluar duit buat sewa kios dan bayar karyawan yang jaga toko. Jadi harga jual bisa lebih miring deh.

[Baca: Pengin Punya Tongtol? Ini Info Harga dan Tempat Belinya]

Gimana, dari kedelapan poin di atas, adakah kebiasaan yang sudah dilakukan demi hidup hemat? Kalau sudah, baguslah.

Nah, jika belum, inilah saatnya untuk berubah. Lebih baik telat daripada gak pernah. Ayo, siapa mau hidup hemat?

[Baca: Awas Jangan Sampai Mau Hidup Hemat, Eh Malah Jadi Orang Pelit]

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com