Ada Dana Nganggur, Pilih Investasi Deposito, Reksa Dana, atau Unit Link?

by akbar 767 views0

Ada Dana Nganggur

ada dana nganggur

Dalam mewujudkan tujuan perencanaan keuangan di masa depan, tentunya kita harus mempersiapkannya dengan cara menyisihkan uang sejak sekarang dan kemudian menyimpannya. Kebanyakan orang masih memilih menempatkan uangnya dalam tabungan di bank, padahal itu bukanlah satu-satunya cara dan belum tentu juga yang terbaik.

Sekarang sudah banyak produk investasi pasar modal seperti reksa dana yang bisa menjadi alternatif tempat untuk menyimpan uang. Bahkan, kini ada unit link yang merupakan produk asuransi sekaligus menawarkan imbal hasil seperti investasi.

Lantas, apa yang membedakan menyimpan uang dalam deposito, reksa dana, dan unit link ini? Berikut ulasannya.

Deposito

Ada Dana Nganggur
Daripada dibuat belanja, mending didepositokan (deposito/BCA)

Kini, sebagian besar masyarakat sudah cukup mengenal deposito perbankan sebagai tempat untuk menyimpan uang. Deposito sendiri merupakan produk perbankan yang berupa simpanan berjangka dengan tingkat bunga tertentu.

Menyimpan uang dalam bentuk deposito memiliki risiko yang rendah dan tingkat keaman yang cukup tinggi. Pasalnya, dalam hal ini terdapat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menjamin uang kita hingga jumlah maksimum Rp 2 miliar.

Dengan risiko yang rendah, tingkat keuntungan (bunga) yang dihasilkan deposito juga rendah, dan bahkan tidak lebih tinggi dari tingkat inflasi setiap tahunnya. Ini sesuai dengan prinsip low risk low return. Kita dapat menggunakan deposito ini untuk tujuan keuangan dalam jangka pendek (1-2 tahun).

Reksa Dana

Ada Dana Nganggur
Reksa dana juga bisa jadi pilihan. Selain itu, reksa dana punya beberapa macam, pilih yang sesuai ya (reksa dana/kelas investasi)

Produk yang satu ini juga telah mulai berkembang di masyarakat sebagai pilihan investasi yang menarik. Reksa dana merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat. Dana tersebut kemudian ditempatkan oleh manajer investasi ke dalam berbagai produk keuangan, seperti saham, obligasi, dan deposito.

Reksa dana terdiri dari beberapa jenis, yakni reksa dana saham, campuran, pendapatan tetap, dan pasar uang. Setiap jenis reksa dana ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda dalam menghasilkan risiko dan keuntungan.

Dalam menyimpan uang pada reksa dana ini, kita dapat menentukan jenis reksa dana berdasarkan tujuan keuangan kita. Misalnya saja untuk tujuan keuangan dalam jangka pendek, kita dapat memilih reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap yang berpotensi menghasilkan return (keuntungan) di atas bunga deposito, tetapi memiliki risiko pasar yang rendah.

Untuk tujuan jangka panjang, kita dapat memilih reksa dana jenis campuran dan saham yang secara jangka panjang memiliki potensi menghasilkan return yang besar dan mampu melawan tingkat inflasi.

Unit Link

Ada Dana Nganggur
Asuransi unit link juga bisa dimanfaatkan buat investasi (unit link/cara jadi kaya)

Unit link merupakan salah satu produk asuransi yang memberikan manfaat lain, yaitu investasi. Unit link ini memudahkan kita untuk mendapatkan dua manfaat sekaligus dalam satu produk. Jadi, premi yang kita bayarkan sebagian dialokasikan untuk asuransi dan sebagian lagi untuk investasi. Dengan demikian, pada akhir periode kita dapat mencairkan dana investasi dari unit link.

Portofolio investasi dalam unit link ini seperti reksa dana yang dialokasikan untuk berbagai produk. Nilainya pun akan naik-turun tergantung perkembangan dari aset dasarnya.

Dalam menentukan pilihan untuk menyimpan uang pada deposito, reksa dana, atau unit llink ini, kita perlu menyesuaikan dana dengan tujuan, kebutuhan, serta profil risiko. Misalnya, jika kita memiliki tujuan menyimpan uang dalam jangka pendek dan tidak ingin menanggung risiko tinggi, kita dapat memilih deposito atau reksa dana pasar uang.

Sementara buat kamu yang saat ini belum memiliki asuransi jiwa, dapat memilih unit link. Sebab selain jiwa kita diasuransikan, premi yang kita bayarkan secara rutin pun sebagian diinvestasikan. Dengan begitu, kita dapat melakukan kegiatan berasuransi sekaligus berinvestasi secara bersamaan.
“Artikel lainnya, silakan klik tautan berikut ini : Bareksa.com

Masih banyak lagi dari duitpintar.com