Apa saja ya Pertimbangan Pilih Asuransi Kesehatan untuk Lansia?

by DuitPintar 2.045 views0

asuransi kesehatan untuk lansia

Kata orang, punya asuransi kesehatan itu enak. Kalau ada apa-apa tinggal ditanggung asuransi. Cukup datang ke dokter, sampaikan keluhan, dokter periksa dan corat-coret di kertas resep, tebus obat, dan tralala enggak bayar deh cukup gesek kartu asuransi.

 

Perlu diluruskan dulu nih, asuransi kesehatan itu tujuannya bukan cari enak. Ikutan asuransi itu justru untuk mendapat perlindungan.

 

Perlindungan apa yak? Ya perlindungan dari hal-hal yang tak bisa ditanggung atau terasa berat kalau ditanggung sendirian. [Baca: Tips Pilih Asuransi Kesehatan yang Oke]

 

Sayangnya, produk asuransi kesehatan itu tak semuanya bisa dipakai lansia alias orang lanjut usia. Rata-rata asuransi kesehatan kasih batasan umur sampai maksimal 50 tahun saja. Lha, yang umurnya di atas itu mesti nanggung risiko kesehatan sendiri dong?

 

Enggak usah panik. Masih ada kok perusahaan asuransi yang kasih atensi bagi ‘golongan warga senior ini’.  Sebelum jatuhkan pilihan, setidaknya pikirkan tiga pertimbangan ini dulu agar bisa mendapatkan asuransi kesehatan untuk lansia yang sesuai kebutuhan.

1.Sesuaikan dengan kondisi kesehatan

 Masing-masing produk pasti menawarkan beribu manfaat kepada nasabah. Faktanya, tak semua manfaat itu bisa dinikmati dan kerap tak terpakai. Yang paling bijak mengetahui risiko kesehatan terlebih dulu sebelum menentukan pilihan.

2. Nilai yang dijamin ikuti kenaikan biaya kesehatan

Biaya kesehatan akan naik seiring perjalanan waktu. Inilah pentingnya menentukan produk asuransi kesehatan yang nilai perlindungannya seiring dengan kenaikan besaran biaya kesehatan. Maka itu penting untuk memperkirakan kenaikan inflasi di masa depan agar nilai yang dijamin asuransi masih masuk.

3. Kenali batas usia masuk, ketentuan pre-existing condition, dan periode eliminasi

Perhatikan batas usia masuk asuransi kesehatan karena masing-masing produk berbeda ketentuannya. Ada yang mulai dari usia 50, 60, dan 70 tahun. Di samping itu baca dengan teliti ketentuan pre-existing condition yakni masa di mana klaim tak akan dilayani bila polis belum berusia lebih dari dua tahun.

 

Sedangkan periode eliminasi adalah mensyaratkan eliminasi terhadap penyakit berdasarkan waktu tertentu. Contohnya bila periode eliminasi 60 hari maka nasabah baru bisa mendapat jaminan biaya perawatan bila jatuh sakit setelah lewat 60 hari.

 

Biar lebih konkret, mending cermati produknya langsung. Setidaknya ada tiga  produk asuransi kesehatan murni dengan sistem kartu yang bisa dilirik kaum lansia, yakni:

 

  1. AXA Smart Health Executive
  2. AXA Maestro Elite Care
  3. Allianz Allisya Care

 

Yuk mari dibahas tawaran empat produk ini mana yang kira-kira cocok sama profil risiko kesehatan dan duit juga.

Batas usia masuk dan pertanggungan

AXA Smart Health Executive

 

Coba lihat syarat dan ketentuan asuransi kesehatan, pasti mencantumkan batas maksimal usia masuk yang rata-rata sampai 50 tahun. Pas tanggal lahir di KTP menyebutkan usia lewat 50, ya maaf enggak bisa ikutan asuransi itu.

 

Kebetulan tiga produk asuransi yang disebut di atas batas usianya di atas 50 tahun. Tapi jangan girang dulu. Cek juga sampai batas usia berapa pertanggungannya.

 

Nama Produk Asuransi Maks Usia Masuk Maks Usia Pertanggungan
AXA Maestro Elite Care 80 99
Allianz Allisya Care 60 70
AXA Smart Health Executive 60 70

 

Seperti AXA Mandiri Kesehatan Prima dan Allianz Allisya Care yang usia masuknya maksimal 60 tahun. Asyiknya, AXA Maestro Elite Care masih mau terima peserta yang usianya sampai 80 tahun!

 

Jangan girang dulu.  Dilihat dari sisi ini, yang paling lama AXA Maestro Elite Care yang sampai 99 tahun. Sedangkan produk asuransi sisanya mentok di usia 70 tahun.

Batas Tahunan dan Limit Item Perawatan

Orang lansia itu butuh biaya kesehatan yang besar. Selain rentan sakit, biasanya penyakit orang lansia kompleks banget. Ginjal kena, hati sudah kena, ditambah positif diabetes lagi. Pokoknya macam-macam lah sakitnya.

 

Tingginya risiko kesehatan bagi lansia ini mesti di-cover asuransi yang sesuai. Jadinya, penting mencermati besaran limit tahunan dan limit per item perawatan biaya kesehatan yang ditanggung.

 

Misalnya biaya konsultasi dokter spesialis maksimal Rp 20 juta. Nah, jika selama setahun sering ke dokter dan jumlahnya melewati Rp 20 juta maka sisanya ditanggung sendiri.

 

Alliance Allisya Care yang batas tahunannya tak terbatas. Sayang, item dokter, bedah dan tes laboratorium ada limitnya.

 

Allianz Allisya Care

 

Sedangkan AXA Smart Health Executive ada besaran biaya perawatan ada limit tahunan sebesar Rp 200 juta dan ada limit per item jenis rawat jalan. Dengan begitu biaya dokter, laboratorium, bedah, dan sebagainya dijatah alias enggak dibayar sesuai tagihan karena harus sesuai dengan klausul.

 

Beda sama AXA Maestro Elite Care yang limitnya paling besar sampai maksimal Rp 3,3 miliar. Enaknya lagi, semua item perawatan di-cover dan sesuai dengan tagihan.

 

Bagaimana dengan biaya rawat inap?

 

Nama Produk Asuransi Biaya Rawat Inap dan perawatan yang Ditanggung
AXA Maestro Elite Care Rp 3,3 miliar
Allianz Allisya Care Unlimited
AXA Smart Health Executive Rp 200 juta

 

Masa rawat inap yang ditanggung adalah

 

Nama Produk Asuransi Makismal lama rawat inap
AXA Maestro Elite Care Tak terbatas
Allianz Allisya Care 180 hari/tahun
AXA Smart Health Executive 60 hari/tahun

 

Penyakit Pre-existing

Setelah tahu manfaat masing-masing produk, jangan langsung ambil keputusan. Asuransi buat lansia mesti kenali dulu penyakit pre-existing, yakni semua penyakit, luka, maupun kondisi medis, yang membuat orang jatuh sakit.

 

Pendek kata, yang masuk penyakit pre-existing adalah penyakit yang pernah atau sedang diderita si lansia.

 

Bila memilih Alliance Allisya Care maka penyakit pre-existing ini di-cover. Berkebalikan dengan AXA Smart Health Executive yang tak meng-cover penyakit pre-existing.

 

Sedangkan AXA Maestro Elite Care ada sistem waiting periode selama dua tahun baru diputuskan apakah pre-existing bisa ditanggung. Maksudnya harus sehat dulu selama dua tahun sejak polis berlaku baru pre-existing bisa berlaku.

 

Misalnya, ayah yang berumur 65 tahun pernah kena serangan jantung dua tahun lalu. Jika baru mengambil asuransi AXA Maestro Elite Care dan AXA Smart Health Excekutive maka selama masa pre-existing tak bisa mengklaim pengobatan sakit jantung. Beda sama Alliance Alliysa Care yang bisa klaim.

 

AXA Maestro Elite Care

Berasa ribet ya? Ya memang lumayan menguras otak buat mempelajari manfaat dari asuransi lanjut usia. Masalahnya yang tahu kebutuhan itu si lansia sendiri atau mereka yang kebetulan punya orangtua yang sudah memasuki masa lansia.


Cuma yang perlu digarisbawahi, beban premi yang ditanggung asuransi kesehatan untuk lansia lebih tinggi dari mereka yang berusia di bawah 50 tahun. Lagi pula besaran premi ini sangat tergantung dengan plan yang dipilih. Makin komplet plan-nya maka makin besar pula preminya. [Baca: Pahami Dulu Klausul Asuransi Kesehatan Biar Gampang Klaim]

Image credit:

  • http://www.onesmartsolutions.com/ESW/Images/axa_logo.jpg
  • https://islamicbusinessnetwork.files.wordpress.com/2009/04/allisya-care_opt1.jpg?w=300&h=423
  • http://cdn-2.tstatic.net/wartakota/foto/bank/images/asuransi-kesehatan-axa-maestro-elite-care.jpg

Tags:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com