Asuransi Properti di Indonesia: Kenali Jenisnya, Pahami Pentingnya

by DuitPintar 1.947 views1

asuransi properti di Indonesia

Asuransi properti di Indonesia mungkin kurang populer di masyarakat. Padahal, jenis asuransi ini sangat penting karena properti termasuk bagian dari kehidupan seseorang yang perlu mendapatkan jaminan keselamatan.

 

Di Indonesia, secara umum asuransi properti dibedakan menjadi dua, yaitu Asuransi Rumah dan Asuransi Bisnis. Berikut ini penjelasannya:

 

Asuransi Rumah

Asuransi rumah merupakan asuransi properti standar. Polis yang digunakan adalah Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI). Aturan polis ini diterbitkan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).

 

PSAKI diterbitkan untuk menyeragamkan polis standar asuransi properti yang digunakan perusahaan-perusahaan asuransi. Dengan demikian, antara satu perusahaan dan perusahan lain tidak berbeda-beda dalam menetapkan polis standar.

 

Jika menjadi pemegang polis ini, kita akan mendapat keuntungan berupa perlindungan terhadap sejumlah risiko yang mengancam properti kita. Risiko yang ditanggung asuransi menurut PSAKI adalah:

 

– Kebakaran
– Petir
– Ledakan
– Kejatuhan pesawat terbang
– Asap

 

Namun tidak hanya itu, kita juga bisa mendapat perluasan jaminan risiko. Di antaranya jaminan terhadap:

 

– Kerusuhan/huru-hara/kerusakan akibat perbuatan jahat/pemogokan
– Banjir/kerusakan karena air/badai/angin topan
– Tanah longsor
– Kebongkaran

 

 

Banjir merupakan masalah tahunan yang menimpa Jakarta. Namun, tak jarang juga terjadi di daerah-daerah luar Jakarta.
Banjir merupakan masalah tahunan yang menimpa Jakarta. Namun, tak jarang juga terjadi di daerah-daerah luar Jakarta.

 

Asuransi jenis ini dapat pula digabungkan dengan paket yang menjamin perlindungan terhadap segala harta benda di dalam rumah. Jadi, tidak hanya bangunan yang dilindungi, tetapi juga barang-barang berharga di dalamnya, seperti perhiasan dan benda koleksi.

 

Rumah di sini berarti hunian/tempat tinggal. Artinya, unit apartemen atau rumah susun juga termasuk. Bahkan, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1988 tentang Rumah Susun, unit apartemen atau rumah susun wajib diasuransikan. Selain itu, termasuk juga rumah yang dibeli lewat Kredit Pemilikan Rumah.

 

Asuransi Bisnis

Jenis asuransi ini melindungi properti yang tercakup dalam suatu bisnis. Contohnya gudang, pabrik, toko, mal, dan kantor.

 

Paket jaminan yang ditawarkan biasanya berupa Property All Risk untuk properti non-industri, seperti kantor, rumah sakit, dan sekolah. Kalau untuk properti industri seperti pabrik, gudang, dan mal – pakainya Industrial All Risk.

 

Paket tersebut melindungi obyek yang diasuransikan secara menyeluruh. Di antaranya:

 

– Kerusuhan/huru-hara/pemogokan/perbuatan jahat
– Banjir/kerusakan akibat air/angin topan/badai
– Gempa bumi/letusan gunung api/tsunami
– Tanah longsor/pergerakan tanah

 

 

Selain asuransi properti, terdapat juga asuransi kebakaran untuk properti.
Selain asuransi properti, terdapat juga asuransi kebakaran untuk properti.

 

Sama seperti asuransi rumah, jaminan risiko terhadap properti bisnis bisa diperluas. Misalnya, pemilik pabrik bisa memperluas obyek perlindungan dengan megasuransikan mesin-mesin yang digunakannya untuk berproduksi.

 

Kenapa Penting?

Saat properti terkena musibah, kita akan mendapatkan ganti rugi secara finansial. Tak hanya itu, dengan mengacu pada polis, kita juga terbebas dari biaya pembersihan puing, arsitek, dan surveyor untuk merenovasi rumah.

 

Manfaat-manfaat tersebut kita peroleh tergantung pada polis yang kita pegang. Umumnya polis berlaku untuk periode asuransi selama 1 tahun dan bisa diperpanjang kemudian. Karena itu, kita harus memastikan polis telah sesuai dengan kebutuhan kita.

 

Adapun premi yang harus dibayar tergantung pada tingkat risiko. Semakin tinggi risiko, semakin tinggi pula premi. Misalnya pabrik korek api tentu lebih tinggi preminya daripada pabrik permen.

 

Kualitas bangunan juga menentukan tinggi-rendahnya premi. Secara umum, konstruksi bangunan dibagi menjadi 3:

 

– Kelas 1 bersifat tahan api
– Kelas 2 relatif tahan api
– Kelas 3 cenderung rentan terkena risiko, seperti lebih mudah terbakar

 

Premi untuk properti kelas 1 lebih rendah daripada kelas lain. Sebaliknya, premi properti kelas 3 lebih tinggi karena risikonya pun tinggi. Perusahaan asuransi akan memeriksa properti untuk menentukan kualitas konstruksi properti kita.

 

Dengan mengambil asuransi properti, kita bisa lebih nyaman tinggal di dalam hunian. Begitu juga saat harus meninggalkan hunian dalam jangka waktu tertentu. Sebab, kita sulit menduga kapan musibah akan melanda hunian kita.

 

Apalagi Indonesia terletak di kawasan ring of fire atau cincin api. Karena itu, negara ini termasuk rawan terkena bencana, seperti letusan gunung api dan gempa bumi.

 

Cincin Api Pasifik adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Seperti terlihat di dalam gambar, Indonesia terletak di dalamnya.
Cincin Api Pasifik adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Seperti terlihat di dalam gambar, Indonesia terletak di dalamnya.

Di sinilah asuransi properti memiliki peran penting. Orang bilang asuransi properti mahal. Padahal jika dihitung-hitung, perbaikan terhadap properti yang tidak diasuransikan yang terkena musibah jauh lebih mahal.

 

Dengan menggunakan asuransi properti, kita juga bisa sekaligus mengamankan investasi. Properti adalah investasi yang memiliki prospek cerah karena harganya cenderung melambung dari tahun ke tahun. Kita tentu tak mau kehilangan peluang investasi ini, kan?

 

Pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan. Lebih baik berjaga-jaga daripada telanjur mengalami hal yang tidak kita inginkan.

 

 

Image credit:

  • http://www.108csr.com/photo/uploaded_files/1351399378-banjir%20luapan%20sungai.jpg
  • http://tanjungpinangpos.co.id/wp-content/uploads/2013/03/UTAMA-Gudang-limbahPT-Mega-Green-Tekhnologi-rekanan-KPL1-1.jpg
  • https://bupatitaput.files.wordpress.com/2011/06/ring-of-fire.jpg

Masih banyak lagi dari duitpintar.com