Belanja di Pasar Bakal Makin Untung Kalau Punya 8 Trik Tawar-Menawar Ini

by Tifanny 855 views0

Belanja di Pasar Bakal Makin Untung Kalau Punya 8 Trik Tawar-Menawar Ini - header (1)

Suka bertanya-tanya gak sih kenapa ibu-ibu bisa punya skill tawar-menawar barang belanjaan? Mungkin kita berpikir, “Ah, nawar mah gampang”. Walau terdengar sepele, tawar-menawar harga di pasar tradisional itu susah-susah gampang lho!

Membeli barang yang dibutuhkan dengan harga lebih murah pasti menyenangkan. Sisa uangnya bisa digunakan untuk hal penting lain. Tapi, kalau salah menawar, bukan gak mungkin si penjual malah marah dan kita pun gak dapat barang yang dibutuhkan.

Kalau penasaran dan berniat mempraktekkan seni tawar-menawar, simak dulu nih trik-triknya biar berhasil:

1. Survey harga ke beberapa penjual

Saat tiba di pasar jangan terburu-buru atau malas membandingkan harga. Coba sambangi tiga sampai empat penjual produk yang sama untuk mengetahui mana yang harganya paling murah. Ini tentu saja membutuhkan kesiapan fisik buat jalan ke sana-sini ya.

Tapi, gak perlu semua penjual produk yang sama disambangi. Yang ada malah jadi capek dan gagal fokus.

2. Jangan nyolot dan nyinyir

Mendapat barang yang dibutuhkan dengan harga lebih murah memang menyenangkan, ada kepuasan hati dan tentunya hemat pengeluaran. Tapi, bukan berarti menghalalkan segala cara. Gunakan bahasa yang baik. Jangan nyolot apalagi nyinyir saat tawar-menawar.

bakal makin untung
Segala sesuatu harus dengan baik-baik ya, kalau ngotot capek lho! (Emosi / republika)

Pahami deh keadaan si penjual yang sedang mencari nafkah. Kalau kita ngotot dan emosi, yang ada nanti malah tawuran. Wah gak bener tuh!

3. Belagak gak butuh

Jangan memperlihatkan bahwa kita membutuhkan barang jualan mereka. Dengan kata lain, sedikit jual mahal deh di depan penjual. Dengan begitu mereka gak akan merasa di atas angin.

Kalau perlu gunakan taktik langsung akan pergi ketika tawaran kita ditolak. Biasanya mereka akan mencegah kita berpaling ke penjual lain dengan mencari kesepakatan harga.

4. Ambil hati penjual

Selalu pilih cara yang baik untuk mendapatkan apa yang kita inginkan deh. Coba dekati si penjual dengan sedikit obrolan ringan. Beri pujian seperti, “Hebat ya pak, sudah usia lanjut masih kuat jualan” dan sejenisnya.

Gak usah lebay ya, satu hingga dua kalimat saja yang wajar dan cukup bikin mereka merasa dihargai. Bukan basa-basi kepanjangan gak penting. Mau belanja nih, bukan mau rumpi kan?

5. Beli dalam jumlah agak banyak

Layaknya hukum ekonomi, penjual ingin mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya. Sementara pembeli ingin memperoleh barang dengan harga yang seminim mungkin.. Coba deh tawar barang dengan membeli lebih banyak.

bakal makin untung
Beli banyak aja biar dapet diskon bu! (Tentengan / poskotanews)

Misalnya, satu ikat kangkung dihargai Rp 3 ribu, tawar saja jadi tiga ikat seharga Rp 6 ribu. Trik ini biasanya berhasil karena dagangan mereka akan cepat habis.

6. Mulai menawar dari setengah harga

Saat akan memulai tawar-menawar kita bisa coba dengan langsung menawar setengah harga. Eitts, ini bukan bermaksud sadis ya. Ini cuma cara agar nanti si penjual memberi harga bagus.

Dengan menawar setengah harga, si penjual pasti akan langsung bilang gak boleh. Lalu dimulailah tawar menawar hingga ditemukan harga yang oke buat kedua pihak.

7. Janji bakal rekomendasiin dan jadi langganan

Saat semua cara sudah dicoba namun masih gak berhasil, coba deh yakinkan si penjual kalau kita dapat harga murah, kita akan rekomendasiin ke teman-teman buat belanja di situ.

Selain itu janjiin juga kalau kita bakal jadi pelanggan setia. Penjual mungkin bakal luluh tuh hatinya karena berpikir bakal dapat pelanggan setia.

8. Gunakan bahasa daerah

Kalau kebetulan kita sedang berada di luar kota dan mengerti bahasa lokal, gunakan saja biar terasa lebih akrab. Atau kalau gak bisa bahasa lokal, ajak teman yang bisa untuk mendapat simpati penjual.

bakal makin untung
Gak ada salahnya mengakrabkan diri sama penjual lho! (Salaman / tribunnews)

Ini juga bisa diimplementasikan untuk penjual asal daerah lain yang dagang di kota asalmu. Misalnya penjual asal Bandung yang jualan di Pasar Tanah Abang. Kamu bisa tawar-menawar pakai Bahasa Sunda. Biasanya kalau bisa ngomong bahasa daerah asal sang penjual, mereka bakal kasih harga miring karena merasa satu kampung halaman.

Berbelanja merupakan aktivitas seru dan menyenangkan, mau di mana pun itu. Apalagi saat kita berbelanja di tempat-tempat yang harganya masih bisa ditawar. Ada kepuasan batin tersendiri saat bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan harga lebih murah.

Intinya menawar barang belanjaan itu sah-sah saja, tapi tetap harus pakai aturan ya. Jangan semena-mena juga dong, penjual dan pembeli toh saling membutuhkan.

Dan dari penghematan yang bisa dilakukan, komit buat mengamankannya ke tabungan atau hal-hal penting lain ya. Bakalan sia-sia bisa menghemat pengeluaran belanja tapi ujung-ujungnya habis juga untuk pengeluaran gak penting.

Ayo, sekarang dipraktekkan ilmunya!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Mau Hemat Bisa Belanja Grosir Murah di Tempat Ini]

[Baca: Kenali Tipe Pembelanja yang Manakah Kamu Supaya Keuangan Makin Sehat]

[Baca: Yuk Irit Belanja Pakai 3 Kartu Kredit Terbaik Supermarket Ini]

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com