Bengkel Resmi atau Bengkel Umum, Mana Pilihan yang Lebih Cerdas?

by akbar 442 views0

Bengkel Resmi

Mau mobil tetap awet? Kuncinya jangan sampai lupa sama perawatan rutin. Tapi kalau ngomongin masalah tempat perawatannya, lebih baik di bengkel resmi atau bengkel umum ya? Udah pasti masing-masing tempat servis mobil ini punya kelebihan dan kekurangan.

Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum kamu memilih salah satunya. Mulai dari jenis dan merek mobil, sampai layanan dan suku cadang yang tersedia.

Salah pilih tempat servis, sudah pasti bakal membuatmu rugi secara finansial. Oleh karena itu, mari kita bahas perbedaan utama antara bengkel resmi dan bengkel umum supaya keputusanmu gak berbuah simalakama.

[Baca: Jangan Cuma Bisa Pakainya, Ingat Juga 5 Biaya yang Harus Disiapkan Kalau Punya Mobil]

1. Perbedaan umum

Bengkel resmi

Bengkel resmi adalah bengkel milik dealer atau agen pemegang merek (APM) penjual mobil. Sudah pasti, mereka hanya membuka layanan untuk mobil yang mereka jual saja.

bengkel resmi
Beginilah yang namanya bengkel resmi. Hanya melayani satu merek mobil saja (Bengkel Chevrolet/Lexy Leksono)

Tenaga ahli bengkel resmi diklaim sangat kompeten. Selain sudah menjalani pelatihan, mereka diklasifikasikan dalam tiga spesialisasi, yaitu teknisi general repair, foreman general repair, dan service advisor.

Standar suku cadang yang dimiliki oleh bengkel resmi sudah pasti sesuai dengan standar mobil yang bersangkutan. Gak ada suku cadang KW1 atau KW lainnya yang dijual di bengkel resmi. Semua udah pasti orisinil bos!

Bengkel umum

Sementara itu, bengkel umum adalah bengkel yang tidak memiliki afiliasi dengan APM atau dealer mobil tertentu. Semua merek mobil bisa diservis di bengkel umum, asalkan teknisinya memang menyanggupi.

Suku cadang yang mereka miliki juga cukup beragam. Ada suku cadang OEM (original) sama seperti yang dijual di bengkel resmi, after market atau suku cadang yang dibuat produsen non-OEM, dan juga suku cadang KW yang biasanya diproduksi Cina.

Keahlian teknisi bengkel umum sifatnya subjektif, ada yang bilang bagus, ada yang bilang biasa saja atau jelek. Sebab, gak ada APM atau institusi resmi yang memberikan sertifikasi ke montir bengkel umum walaupun dia jago. Kecuali si montir itu pernah ikut pelatihan khusus.

[Baca: Mau Mudik Pakai Mobil? Cek Dulu 6 Hal Ini di Bengkel]

2. Harga jasa

Bengkel resmi

Harga jasa yang ditawarkan bengkel resmi jelas lebih tinggi dibanding bengkel umum dan cukup beragam. Biasanya hal itu bergantung sama jenis mobil dan servisnya. Sebut saja, biaya servis Datsun Go untuk 20 ribu km adalah Rp 244 ribu, tapi kalau 40 ribu km ongkosnya jadi Rp 387.600.

Hal serupa pun berlaku di Toyota. Beda jenis mobil atau km, beda juga ongkosnya. Ongkos jasa servisnya pun ada di kisaran Rp 300 ribuan. Itu baru jasa, belum suku cadangnya. Namun mereka memberikan program servis gratis sampai 50 ribu km untuk Agya, Calya, Sienta, Innova, dan Fortuner.

Bengkel umum

bengkel resmi
Nah kalau di bengkel umum, semua merek mobil bisa saja diservis. Asal mekaniknya paham (bengkel umum/dokter mobil)

Di bengkel umum biaya jasa juga bervariasi. Salah satu bengkel di kawasan Cakung Jakarta Timur, misalnya mematok biaya tune-up sebesar Rp 350 ribu. Namun bengkel di wilayah yang sama hanya Rp 100 ribu. Tarif itu berlaku untuk mobil bermesin 1.500cc atau 2.500cc merek apa saja. So, jauh lebih murah kan?

3. Peralatan

Bengkel resmi

Peralatan bengkel resmi sudah pasti lengkap. Mereka punya hidrolik untuk mengecek kaki-kaki, scanner, dan lain-lain. Namanya juga bengkel resmi dari APM. Masa iya gak komplet.

Bengkel umum

Gak semua bengkel umum punya peralatan yang lengkap. Bahkan, ada pula bengkel umum spesialis power steering yang cuma mengandalkan dongkrak ketimbang pakai hidrolik.

bengkel resmi
Meski bengkel ini adalah bengkel umum tapi peralatannya gak kalah kumplit lho (bengkel umum/HRA Bengkel Mobil)

Tapi, cobalah untuk lihat bengkel seperti 1-Stop di Cibinong, Pebee Garage di BSD, atau Jasutra di Cikarang. Meski bengkel umum, tapi mereka punya peralatan yang komplet lho.

Jadi, Mana yang Lebih Baik?

Setelah tahu tiga perbedaannya, kira-kira mana yang terbaik buatmu? Bengkel resmi atau bengkel umum? Atau mau bengkel umum dengan cita rasa bengkel resmi?

Gak ada yang salah kok memilih bengkel resmi atau bengkel umum. Yang salah adalah jika kamu benar-benar gak paham sama dasar perawatan mobil, dan mempercayakan urusan perawatan sepenuhnya sama bengkel.

Minimnya pemahaman tersebut justru membuat kita mudah tertipu. Akhirnya hal itu justru merugikan kita secara finansial. Ingat lho, penipuan bisa terjadi di mana saja, gak hanya di bengkel umum.

Bila memang usia mobilmu masih di bawah empat tahun, maka pilih bengkel resmi. Seperti diketahui, pihak APM memberikan garansi empat tahun untuk mobil baru bila ada kerusakan mesin atau komponen lain. So, daripada servis di tempat lain malah garansinya hangus, lebih baik di bengkel resmi kan.

Hal serupa juga berlaku bagi pemilik mobil non-Jepang. Seperti diketahui metode perawatan mobil Eropa, Amerika, atau buatan non-Jepang lainnya beda dengan mobil Jepang. Tentu butuh tenaga ahli yang benar-benar memahami struktur mesin. Jadi biar lebih aman, pilih bengkel resmi aja.

[Baca: Jangan Buru-buru Beli Mobil Mewah, Simak 5 Cara Cerdasnya Yuk]

Sementara itu, pilih bengkel umum jika memang usia mobilmu sudah di atas empat tahun. Di usia tersebut, garansi APM pun sudah habis. Itu tandanya, sudah saatnya mencari informasi bengkel umum yang bagus.

Sudah gak bingung lagi kan mau pilih yang mana?

 

Masih banyak lagi dari duitpintar.com