Boleh Aja Mudik Pakai Motor, Asal….

by Hardian 281 views0

Mudik Pakai Motor

Lebaran sudah tinggal hitungan hari. Uang THR sudah masuk. Saatnya mudik!

Duh… Gak kebagian tiket mudik nih. Mau mudik pakai motor?

Hmm…. Sebenarnya pemerintah gak merekomendasikan mudik pakai sepeda motor. Sebab, risikonya lebih besar.

Bila kelelahan, gak mustahil oleng dan langsung tersambar bus yang lewat. Kan ngeri. Pada 2016, ada 70 ribu kecelakaan pada masa mudik yang melibatkan motor.

Tentunya kita gak berharap terlibat kecelakaan. Karena itu, bila memang memutuskan mau mudik pakai motor, harus diperhatikan dulu hal-hal berikut ini:

1. Servis komplet

Sebelum tancap gas mudik pakai motor, servis dulu kendaraan itu. Sebaiknya ke servis resmi saja dan bilang mau dipakai buat mudik.

mudik pakai motor
Ayo pak, mas, motornya diservis dulu daripada mogok masa mau dorong sampai kampung halaman hehehe (Servis Motor / antaranews)

Biasanya, teknisinya sudah ngerti apa saja yang mesti dicek sebelum motor dipakai mudik. Misalnya rem, busi, sistem penggerak (roda, rantai, drive belt), oli, kopling, dan lampu-lampu. Sebaiknya servis motor sehari sebelum mudik agar kondisi bisa dipastikan gak berubah dari hari saat servis.

2. Jangan kayak mau pindahan

Tahu kan orang mau pindah rumah? Semua barang dibawa. Kalau mudik pakai motor, sebaiknya bawa barang secukupnya saja. Satu tas besar berisi pakaian dan satu kardus oleh-oleh sudah cukup.

Bila memang harus bawa lebih, bisa dikirim via jasa kargo saja barang itu. Jadi, bisa lebih nyaman pegang motor buat jarak jauh. Selain itu, gak khawatir barang hilang atau tercecer di jalan.

3. Dua orang cukup

Sepeda motor diproduksi khusus untuk dua orang saja. Apalagi jika buat mudik, gak bakal nyaman kalau motor dinaiki lebih dari dua orang, meski satunya adalah anak kecil.

Terlebih akan sangat berbahaya buat anak kecil jika mudik pakai motor. Kasihan juga harus terpapar angin dan debu di jalan. Belum lagi kalau hujan, bisa-bisa malah sakit keluar duit tambahan.

4. Standar aja

Motor modifikasi memang bisa terlibat lebih keren. Tapi bagaimana dengan keamanannya? Misalnya motor ditambahi keranjang di belakang dan kiri-kanan jok biar bisa muat barang.

mudik pakai motor
Mau mudik ke kampung halaman atau masuk UGD Rumah Sakit hayoo! (Modifikasi Motor / kompasiana)

Kalau kesenggol mobil terus jatuh gimana? Lagian modifikasi harus minta izin dari produsen motor dulu, gak bisa sembarangan. Bisa-bisa malah kena tilang karena gak sesuai dengan standar produksi.

5. Pakai perlengkapan komplet

Helm, jaket, masker, kacamata, dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk berkendara jarak jauh mesti dibawa. Jas hujan juga wajib dibawa, ya. Jasnya dua kalau yang naik dua orang.

Helm yang dibawa juga mesti yang standar. Bukan yang helm asal nempel kepala. Tali helm juga mesti dipasang sampai bunyi klik. Itu semua penting agar jika apes terlibat kecelakaan, risiko sakit parah bisa ditekan.

6. Jarak gak terlalu jauh

Bila tujuan mudik terlalu jauh, mending dipikirkan ulang bila mau mudik pakai motor. Misalnya mudik ke Medan. Atau ke Lombok. Jauh beneer. Lintas pulau lagi. Risiko makin besar.

Kalau cuma di Jawa sih oke. Terlebih infrastruktur di Jawa juga udah mendingan, terutama dibanding daerah lain.

7. Asuransi kecelakaan udah di tangan

Ini nih yang gak kalah penting. Asuransi kecelakaan wajib ada di tangan kalau memang mau mudik pakai motor.

Bukan berharap kena musibah tentunya. Tapi nasib orang siapa yang tahu. Manusia hanya bisa berjaga-jaga.

mudik pakai motor
Namanya juga di jalan ya, kita harus antisipasi dong! (Kecelakaan / otomotif)

Itulah fungsi asuransi. Menyiapkan diri menghadapi hal terburuk sedari dini. Ketimbang udah kejadian tapi gak punya bekal. Bisa-bisa yang tertinggal hanya sesal.

Saat ini udah banyak kok layanan asuransi yang terjangkau dan praktis. Salah satunya adalah AXA Life.

Preminya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Reputasinya pun udah gak diragukan. Ini yang harus diperhatikan ketika pilih asuransi.

Wajib cari perusahaan asuransi yang bonafide dan punya track record bagus. Bisa cari-cari rekomendasi dari teman atau keluarga. Atau googling untuk membandingkan satu asuransi dengan asuransi lainnya.

Itulah sekelumit penjabaran tentang mudik pakai motor nan penuh risiko. Sebisa mungkin sih hindari mudik pakai motor, ya.

Toh, ada program mudik gratis yang khusus mengangkut motor ke daerah-daerah juga. Jadi, kita pulang naik angkutan umum, begitu juga motor. Di kampung bisa puter-puter deh pakai motor sendiri.

Tapi kalau terpaksa ya apa boleh buat. Tips di atas bisa disimak untuk dijadikan referensi ketika mesti mudik pakai motor.

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Curhat Duit: Ide Bisnis dengan Memanfaatkan THR Saat Mudik]

[Baca: Mau Mudik Pakai Mobil? Baca Dulu Ini]

[Baca: Curhat Cara Kelola Duit THR Biar Gak Amsyong]

[Baca: Pilih Asuransi Kecelakaan yang Pas dengan Cara Ini]

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com