Buat yang Baru Punya Anak, Pilih Mobil Keluarga yang Dilengkapi Fitur-Fitur Ini

by Hardian 829 views0

Pilih Mobil Keluarga

Baru punya anak pertama, tentunya banyak hal terkait gaya hidup yang perlu disesuaikan. Termasuk di antaranya adalah memilih mobil pribadi yang ideal buat si kecil.

Tentunya bukan mobil boks atau pikap yang bakal jadi pilihan, meski ada mobil jenis itu yang punya segudang fitur mahal. Masak, anak disamakan dengan barang?

Pilih mobil pribadi yang punya fitur-fitur berikut ini supaya pengalaman berkendaramu semakin nyaman dan aman bersama buah hati:

1. Dilengkapi Isofix

Isofix adalah standar internasional untuk pengait kursi khusus bayi di jok mobil. Di sejumlah negara Barat, Isofix wajib disematkan pada mobil-mobil keluaran anyar demi keselamatan bayi atau anak kecil.Sebab, desain jok mobil dinilai gak aman untuk bayi meski udah dilengkapi sabuk pengaman.

Sayangnya, warga Indonesia belum punya kesadaran untuk menempatkan sang buah hati di jok khusus.Seringnya, anak cuma dipangku atau disuruh duduk di kabin dengan sabuk pengaman di tengah. 

pilih mobil keluarga
Jangan sampai buah hati gak terlindungi ya, safety dulu pak, bu! (Isofix Mobil / toyotatunasbandun)

Padahal ini berbahaya bila mobil terlibat kecelakaan, karena pengamannya gak diciptakan untuk anak, melainkan remaja hingga dewasa.

2. Ada car and window lock

Namanya anak kecil, ada keinginan untuk bermain-main. Termasuk mainan jendela kaca mobil. Mereka belum paham bahwa hal itu berbahaya.

Kita sebagai orang tua hanya bisa mengingatkan dan mencegahnya, antara lain dengan mengaktifkan fitur car and window lock. Jadi, anak gak bisa buka jendela dan pintu sembarangan sebab semua diatur di kabin sopir demi keselamatan.

3. Cari yang lega

Mobil dengan tujuh kursi sangat digemari, apalagi alasannya kalau bukan bisa memuat lebih banyak orang. Bila baru punya anak, mobil 7-seat juga bisa jadi pilihan karena lega.

Anak kecil umumnya suka ke sana-kemari saat di dalam mobil meski berbahaya. Bila kabin sempit, bahaya itu makin nyata. Terbentur atap atau kursi, misalnya.

Kabin yang lega juga bisa dimanfaatkan untuk menaruh perlengkapan anak yang besar. Umpamanya stroller dan tas berisi baju, serta kebutuhan lainnya.

pilih mobil keluarga
Ya gak perlu selega jalanan sampai bisa main sepatu roda ya, yang penting nyaman! (Main Sepatu Roda / wordpress)

4. Irit

Fitur penting nih buat keselamatan dompet. Berhubung udah punya anak, pengeluaran harus makin diperketat karena kebutuhan bertambah.

Pengetatan anggaran ini juga termasuk untuk BBM. Pilih mobil yang irit biar duit bensin aman terkendali.

5. Memiliki side air-bags

Side air bags penting untuk melindungi benturan dari samping bagi penumpang di kursi belakang. Meski sudah duduk di kursi khusus anak dengan sabuk pengaman, bukan jaminan bisa terhindar dari benturan saat kecelakaan.

Daripada ambil risiko, mending pilih mobil yang punya side airbags. Jadi, anak akan terselamatkan dari benturan berkat bantal udara yang keluar ketika terjadi kecelakaan.

6. Blower di tengah kabin

Hampir semua mobil keluaran baru dilengkapi dengan penyejuk udara (air conditioner/ AC). Tapi beberapa gak punya blower di bagian tengah kabin.

Akibatnya, penumpang di kabin belakang bakal kepanasan. Nah, biar anak lebih tenang dan gak kegerahan, cari mobil yang punya blower di tengah kabin.

pilih mobil keluarga
Awas masuk angin lho mbak kalau di depan kipas angin terus hehehe (Kegerahan / faridaryan)

Banyak pilihan mobil yang memiliki fitur-fitur di atas, tinggal pilih yang paling pas di kantong. Masalahnya adalah kadang sulit menentukan pilihan karena terbatasnya bujet.

Dalam kondisi ini, jangan memaksakan beli mobil cash karena bisa mengganggu cashflow keuangan keluarga. Apalagi kebutuhan sudah bertambah karena adanya sang buah hati.

Solusinya, beli saja secara kredit. Banyak perusahaan pembiayaan yang siap membantu, misalnya Mandiri Tunas Finance.

Kredit kendaraan bermotor dari anak usaha Bank Mandiri ini menawarkan syarat yang mudah, antara lain penghasilan minimal Rp 3,5 juta. Selain itu, tenornya juga sampai 5 tahun.

Tinggal hitung kemampuan bayar cicilan per bulan saja untuk menentukan mau ambil kredit berapa tahun. Sebaiknya maksimalkan uang muka agar cicilan per bulan lebih ringan. Jangan lupa juga untuk membandingkan tawaran kredit lainnya agar mendapat yang paling pas dengan kebutuhan.

CTA Mandiri Tunas Finance

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Jangan Sampai Kamu Kredit Mobil Tanpa Perhitungan, Bisa Jadi Malapetaka!]

[Baca: Anak Selalu Juara Kelas? Gak Jaminan Dia Pasti Sukses Lho]

[Baca: Beli Mobil Kredit Rugi, Ah Masak Iya Sih?]

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com