Butuh Operasi Caesar Saat Melahirkan? Siapkan Dana Persalinan dengan Cara Ini

by Hardian 384 views0

siapkan dana persalinan

Setelah rekening terkuras buat membiayai pernikahan, pengeluaran belum berhenti di situ. Masih ada tahap dalam membina keluarga yang butuh dana besar: persalinan.

Terlebih persalinan caesar. Proses melahirkan dengan cara operasi ini biasanya ditempuh karena ada masalah dalam kandungan, misalnya posisi bayi sungsang atau terlilit ari-ari. Tapi ada juga yang sengaja menempuh cara ini, karena memilih proses persalinan yang lebih mudah.

Biaya persalinan normal saja sudah terhitung tinggi, apalagi caesar. Untungnya, dana persalinan caesar bisa diklaim dari BPJS Kesehatan.

Kita tentunya gak mengharapkan persalinan caesar karena ada masalah, ya. Namun gak ada ruginya mempersiapkan dana persalinan caesar.

siapkan dana persalinan
Ayo pak, ditemani ya istrinya saat melahirkan (Proses Persalinan / caraspot)

Dalam hal ini, kita ambil contoh biaya persalinan mulai dari tes kehamilan. Biaya ini didapat dari sebuah rumah sakit swasta di Bekasi. Di daerah lain, biaya sangat mungkin berbeda. Tapi untuk daerah Jabodetabek, angka ilustrasi di bawah ini bisa dijadikan acuan.

RINCIAN PENGELUARAN

Tes Kehamilan

Setelah tahu telat datang bulan, segera beli test pack. Harga test pack dengan kualitas bagus sekitar Rp 20 ribu. Jika hasil positif, bisa langsung datang ke bidan atau dokter kandungan.

Ongkos pemeriksaan kandungan di bidan Rp 50 ribu. Kalau ke dokter kandungan, biayanya Rp 350 ribu. Itu mencakup USG dan konsultasi.

Pemeriksaan Kehamilan

Setelah tahu positif, selanjutnya adalah pemeriksaan kehamilan rutin. Hingga 6 bulan ke depan, setidaknya harus kontrol ke dokter sebulan sekali.

Ongkos kontrol plus vitamin di dokter rumah sakit adalah Rp 400 ribu. Tergantung kondisi janin, bisa saja dokter menambahkan obat penguat kandungan dengan harga Rp 100-200 ribu. Itu juga belum termasuk USG, yang biayanya Rp 200 ribu untuk yang 3 dimensi.

Kita ambil contoh tanpa penguat kandungan dan USG, berarti dibutuhkan Rp 400 ribu x 6 bulan = Rp 2.400.000 untuk keperluan kontrol kehamilan. Setelah usia kehamilan masuk 7 bulan, frekuensi kontrol harus ditambah jadi dua kali per bulan.

Artinya, ada tambahan (Rp 400 ribu x 2) x 3 bulan = Rp 2.700.000. Total ongkos pemeriksaan rutin kehamilan selama 9 bulan sebesar Rp 2.400.000 + Rp 2.700.000 = Rp 5.100.000.

Persalinan

siapkan dana persalinan
Anugerah terindah saat sang anak terlahir sehat ya (Bayi / simomot)

Karena di sini khusus membahas caesar, kita hanya menghitung biaya persalinan dengan operasi tersebut. Rinciannya:

Kelas 3: Rp 10-12 juta

Kelas 2: Rp 13-16 juta

Kelas 1: Rp 18-20 juta

Kelas VIP: Rp 23-25 juta

Kelas SVIP: Rp 25-30 juta

Biaya caesar tersebut sudah mencakup kamar, fasilitas ibu dan bayi, serta obat-obatan selama 3 hari.

Pemeriksaan Bekas Caesar

Karena melalui caesar, diwajibkan pemeriksaan bekas operasi sebulan kemudian. Pemeriksaan ini dilakukan paling tidak satu kali. Biayanya sebesar Rp 350 ribu, belum termasuk obat dan vitamin. Standarnya, total ongkos pemeriksaan ini Rp 450 ribu.

Dari penjelasan di atas, misalnya mengambil perawatan kelas 1, dibutuhkan dana total Rp 350 ribu + Rp 5.100.000 + Rp 18 juta + Rp 450 ribu = Rp 23.900.000.

CARA SIAPKAN DANA PERSALINAN CAESAR

Setelah mengetahui perkiraan dana yang dibutuhkan sebesar Rp 23,9 juta, kita tinggal menyiapkan dana tersebut. Cara paling utama tentunya dengan menabung.

Setelah menikah, upayakan setidaknya 5 persen dari gaji masuk ke pos dana persalinan. Bila gaji Rp 7 juta, berarti Rp 490 ribu masuk kotak dan digembok. Bila suami-istri sama-sama bekerja, bisa lebih besar dana yang ditabung.

Kemudian, cari tahu batas maksimal dana reimburse yang diberikan perusahaan tempat kerja untuk biaya persalinan. Misalnya dari suami Rp 5 juta dan istri juga Rp 5 juta. Berarti setidaknya Rp 10 juta sudah dipegang.

Dengan perkiraan sebulan setelah menikah langsung hamil, berarti bisa terkumpul dana (Rp 490 ribu x 9 bulan) + Rp 10 juta = Rp 14.410.000. Gak cukup kan kalau mau ambil kelas 1?

BPJS Kesehatan

siapkan dana persalinan
Manfaatin dong fasilitas bpjs kesehatan selama emang bisa (BPJS Kesehatan / panduanbpjs)

Karena dengan hitungan di atas dana gak mencukupi, anggaran dari gaji untuk biaya persalinan mesti diperbesar. Atau, cara lainnya adalah ikut BPJS Kesehatan. Berikut ini biaya persalinan yang di-cover BPJS Kesehatan:

Operasi Caesar Ringan : a. Kelas 3 (Rp 5.257.900), b. Kelas 2 (Rp 6.285.500) c. Kelas 1 (Rp 7.333.000)

Operasi Caesar Sedang : a. Kelas 3 (Rp 5.780.000), b. Kelas 2 (Rp 6.936.000) c. Kelas 1 (Rp 8.092.000)

Operasi Caesar Berat : a. Kelas 3 (Rp 7.915.300), b. Kelas 2 (Rp 9.498.300) c. Kelas 1 (Rp 11.081.400)

Jika ternyata biaya melebihi itu, kita mesti menambahi sendiri. Tapi seharusnya ini gak jadi masalah jika tempat kerja memberikan reimburse untuk biaya persalinan.

Paling gak ada bantuan lain yang bisa dipakai untuk menutup pengeluaran. Apalagi jika suami-istri bekerja, dan keduanya mendapat fasilitas reimburse dari kantor masing-masing.

Namun, untuk menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan, harus ikut aturan main. Kita gak boleh memeriksakan kandungan di dokter rumah sakit swasta terkemuka.

Kontrol harus rutin dilakukan di faskes 1, misalnya puskesmas atau klinik. Gak dipungut biaya apa pun untuk pemeriksaan ini.

Adapun USG juga gratis, tapi hanya diperbolehkan sekali saja. Itu pun harus dibekali petunjuk dokter. Dokter jugalah yang menentukan operasi caesar ringan, sedang, atau berat.

Kemudian, jika ternyata dokter di faskes 1 menyarankan caesar, dia akan memberikan surat rujukan ke rumah sakit. Nah, ini juga penting.

Yang menjadi rujukan biasanya rumah sakit negeri. Jadi, kita gak bisa milih sendiri. Surat rujukan ini umumnya berlaku 3 hari saja.

Jadi, segera urus syarat rujukan agar surat gak kedaluwarsa. Yang gak kalah penting, bayi dalam kandungan juga bisa didaftarkan ke BPJS setidaknya 14 hari sebelum perkiraan hari persalinan.

Dengan begitu, segala tindakan ke bayi, seperti imunisasi dan pemberian obat, juga gratis. Tentunya ini makin meringankan beban pengeluaran dana persalinan caesar.

Itulah tips seputar mempersiapkan dana persalinan caesar. Selagi kita gak bisa meramal masa depan, sebaiknya persiapkan dana ini sedari dini.

Kita boleh mengharap anak lahir normal. Tapi kenyataan bisa berbeda. Lebih baik siapkan semuanya sekarang, termasuk mau pakai BPJS atau tidak.

Hitung untung-ruginya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Yang pasti, jangan harap BPJS akan menjamin dana persalinan caesar yang diminta orang tua dengan sengaja agar si bayi lahir pada tanggal cantik.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kalau Sudah Punya BPJS Kesehatan Apa Masih Perlu Asuransi Swasta?]

[Baca: Iuran BPJS Kesehatan Naik? Jangan Bete Dulu, Ada Perbaikan Layanan Kok]

[Baca: Masih Ngeyel Tidak Punya BPJS, Apa Risikonya?

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com