Cara Bangun Citra Layak Mendapat Pinjaman KTA

by DuitPintar 1.098 views0

pinjaman kta

Niken kini berani mengajukan kredit tanpa agunan (KTA) untuk bantu biaya berobat ayahnya di kampung. Perempuan yang berprofesi sebagai therapis di sebuah tempat spa di Jakarta ini membuktikan apply pinjaman dari bank ini ternyata tak sesulit seperti yang dibayangkan. 

”Dulu tak percaya diri ajuin karena kurang begitu mengerti soal keuangan yang menyangkut bank,” katanya.

Dulu-dulu sih, waktu Niken kepikiran mau pinjam di bank lewat KTA, dia keburu down duluan. Karena setiap baca persyaratan hampir semuanya tak bisa dipenuhi. Utamanya adalah pembayaran gajinya sebagai therapis tanpa slip gaji.

Slip gaji apa yang mesti disertakan. Selama ini bosnya selalu mentransfer gajinya sebesar Rp 3,5 juta ke rekening bank miliknya. Yang dia tahu, nanti bosnya bakal bilang kalau gajinya sudah ditransfer.

pinjaman kta
Melihat orangtua sakit dikala tabungan menipis, tentu KTA bisa jadi solusi (orangtua/Wajibbaca)

Di tengah kebingungan itu, beruntung Niken dapat pencerahan. Adalah Prita, wanita langganannya. Wanita ini adalah reseller baju anak-anak yang rutin sebulan sekali datangi spa tempat Niken kerja.

“Soal KTA ya? Mungkin ada tiga hal dasar yang mesti ditekankan.” Terang Prita to the point..      

1. Tujuan

Jawab dulu pertanyaan, tujuan apa yang hendak dicapai dari pinjaman KTA?

“Mbak Niken mau utang untuk keperluan konsumtif atau produktif?” tanya Prita, “Konsumtif itu maksudnya seperti beli barang-barang elektronik, rumah tangga dan sebagainya. Nah kalau produktif itu misalnya buat buka usaha, gitu.”

2. Bank yang cocok

Banyak bank yang menawarkan KTA kadang bikin bingung. Semuanya bilang jadi produk pinjaman yang terbaik. Terbaik dalam prosesnya, terbaik dalam layanannya, terbaik lain-lain deh.

Dari sekian tawaran itu, sebaiknya cari informasi terlebih dulu sebanyak-banyaknya. Ukur deh reputasi dan rekam jejak bank itu dalam pelayanan KTA.

pinjaman kta
Pilih KTA dari bank yang memiliki reputasi yang baik. Cari tahu infonya dengan detil, jangan setengah-setengah (datang ke bank/medan bisnis daily)

”Kan banyak tuh brosur bank yang nawarin KTA. Pelajari dari situ dulu buat survei kecil-kecilan daripada mesti ke bank tanya ini dan itu malah buang-buang waktu dan bisa langsung tergoda langsung ambil saat itu juga. Atau bisa juga cari informasinya di internet, kamu kan udah punya smartphone tuh. Gampang dong.” saran Prita.

3. Suku bunga

Banyak orang mengambil KTA karena iming-iming bunga yang rendah. Bahkan ada yang menawarkan bunga 0,99 persen per bulan.

Tapi ingat, bunga flat itu membuat bunga selalu dihitung berdasarkan besaran awal utang. Artinya, bukan berdasarkan sisa pokok utang.

Misalnya, kalau ambil KTA sekitar Rp 5 juta selama setahun dan bunganya flat, tiap bulan 0,99 persen. Maka selama 12 bulan itu, jumlah bunga selalu jatuh pada Rp 49ribu lebih dikit. Padahal kan, tiap bulan besaran utang makin berkurang.

“Habis itu apa lagi, Mbak Prita. Kira-kira saya bisa dapet KTA?” Tukas Niken cepat.

Layak Dipinjami

Prita langsung menekankan pertama-tama kalau mau dapat pinjaman pastikan jadi orang yang LAYAK dipinjami uang dulu. ”Ini hukum dasar di dunia perutangan. Kan sama kalau Niken mau pinjam uang ke seseorang, dia pasti akan menakar Niken layak atau tidak dipinjami.”

pinjaman kta
Dalam urusan ini, kamu harus meraih kepercayaan bank bahwa kamu memang layak dipinjami dana. Yakinkan kalau kamu bisa bayar cicilan utangnya (percaya/Jordansyatt)

Nah, syarat-syarat yang diminta bank itu lebih ditujukan untuk melihat dan meyakinkan bank kalau si pemohon itu layak dipinjami uang. Apalagi ini terkait dengan pinjaman tanpa agunan di mana bank berisiko lebih tinggi.

Maka itu perlu dijawab bagaimana meyakinkan bank kalau pemohon itu tak masuk golongan berisiko tinggi dipinjami KTA. Berikut ini bisa jadi indikator yang mensinyali kalau kita itu bagus di mata bank.

1. Perlakuan spesial

Sering-seringlah datang ke bank biar dikenal orang-orang bank. Biasanya kalau rajin datang ke bank bakalan tak sadar kalau mendapat perlakuan khusus. Misalnya disapa langsung dengan menyebut nama, diarahkan ke tempat duduk tertentu, sampai diberi nomor antrean oleh sekuriti. Ini sudah jadi standar pelayanan bank lho di mana pegawainya sudah dilatih untuk hapal wajah dan nama nasabah.

2. Ditelepon petugas bank

Kalau pernah ditelepon telemarketing bank lalu ditawari kartu kredit atau produk lainnya, itu tandanya ada ‘perhatian’. Maksudnya adalah perhatian dijadikan target produk perbankan. Ini tandanya, bank memandang Anda punya prospek.

3. Arus keluar masuk duit yang bagus di rekening

Nikan sebaiknya menciptakan arus keluar masuk duit yang bagus di rekening. ”Kalau bos Mbak Niken rutin transfer gaji di tanggal 30 setiap bulannya dan bank bakal ngeliat ternyata ada setoran rutin tiap bulan. Ini bisa jadi bukti kalau Mbak Niken punya pendapatan tetap dan bisa dipertimbangkan kalau ajukan permohonan KTA.”

Tiga poin yang disebut terakhir ini bisa jadi strategi agar si pemohon layak mendapat pinjaman dari bank. Bank bisa mempertimbangkan Niken mendapat pengajuan KTA meski yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan bukti formal slip gaji. Kemungkinan besar, bank hanya meminta surat keterangan kerja dari tempatnya Niken berprofesi sebagai therapis.

Kalaupun dokumen yang dibawa masih dirasa kurang oleh pihak bank, jangan sungkan bertanya lebih lanjut. Dokumen apa dan bagaimana mendapatkannya? Tidak ada salahnya, toh?

Percaya deh. Ada banyak jalan mendapat pinjaman KTA. Bisa coba juga apply online. Kalau mau makin mantap lagi pengetahuannya, jangan malas membaca berita dan artikel-artikel. Niscaya ada pencerahan!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Mana yang Lebih Cocok Buatmu, KTA konvensional atau Pinjaman Dana Online?]

[Baca: Gaji di Bawah Rp 3 Juta Gak Pede Meminjam KTA di Bank? Coba Pinjaman Dana Online Saja]

[Baca: Kamu Boleh Ngajuin KTA Kalau…]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com