Cari Cara Jadi Sukses? Yang Penting Gak Pelihara 6 Mental Negatif Ini Sih..

by Tifanny 2.728 views0

content-template

‘Lisa, lu doain ya gue bisa naik gaji bulan depan’ Rina berujar ke rekan kerjanya dengan mata berbinar. ‘Iya gue doain, makanya lu tunjukin dong kemampuan lo ke si bos’ Jawab Lisa sambil ngunyah singkong goreng.

Rina hanya menjawab sambil tersenyum tipis penuh makna ‘Tenang aja, gue lagi pedekate nih ke si bos biar hatinya meleleh hehehe’

Si Lisa langsung keselek singkong deh.

Nah, mental yang kayak sinetron gini jangan ditiru ya, apalagi dipelihara. Gak baik buat kesehatan jiwa dan raga. Kalau mau sukses dalam karir, tunjukkan kemampuan dong, bukannya pakai cara licik bin centil gak jelas gitu.

Biar kamu gak ketularan, nih 6 mental negatif yang harus kamu waspadai dan bukan gak mungkin bakal mentalin dari kata sukses.

  1. Pengecut

Gak ada yang positif dari arti kata pengecut. Pengecut di sini bukan yang takut sama hantu ya.

Melainkan…, suka lari dari masalah dan tanggungjawab pekerjaan. Gak berani mengakui kesalahan dan mengambil tanggungjawab. Atau takut menjalani konsekuensi dari kesalahan yang dilakukan.

cowardice
Kerjaan belum kelar, kabuuurrrr (intelectual-cowardice/timeshighereducation)

Contohnya, ada pendingan kerjaan yang belum selesai ya harus lapor bukan malah kabur-kaburan dari si bos. Emangnya kalau kabur kerjaan bisa selesai dengan sendirinya?

Hal lain adalah gak berani mengutarakan pendapat  dengan alasan takut salah kasih ide, takut dianggap gak cerdas dan lainnya. Bukan gak mungkin punya sikap kayak gini juga bisa bikin kamu jauh dari kata maju

  1. Suka Bergosip

Siapa bilang yang suka ngegosip itu cuma emak-emak? Karyawan kantoran juga banyak tuh. Beda di bahan gosipnya saja.

Kalau emak-emak biasa bergosip soal tetangga yang habis beli mobil baru. Nah, kalau karyawan kantoran suka bergunjing mulai dari rekan-rekan sekerja, kebijakan baru perusahaan sampai kepo soal atasan.

Kebanyakan gosip, kedikitan kerjaan (11-signs-youre-the-office-gossip/evoke)
Kebanyakan gosip, kedikitan kerjaan (11-signs-youre-the-office-gossip/evoke)

Tahu kan kalau gosip itu sesuatu yang faktanya diragukan. Semisal menyebar cerita tentang akan adanya PHK besar-besaran hanya karena sepintas kilas mendengar HRD sedang diskusi soal PHK. Bayangin betapa bakal panik karyawan yang mendengarnya.

Ya jelas kamu gak bakalan pernah sukses diangkat naik jabatan. Orang kamu suka bikin orang di kantor kalang kabut dengan gosip? Kayak virus, deh!

  1. Baper

Baper di sini tuh lebih ke mudah tersinggung atau kelewat sensitif. Dikasih kritikan soal hasil report yang kurang rapih atau ide-ide yang kurang greget, eh malah mikirnya ke yang negatif.

Yang atasan sentimen lah, nyari-nyari kesalahan lah dan pikiran negatif lainnya. Intinya, bawa perasaan sensitif sih…

Punya perasaan sehalus kulit bayi (crying-baby-funny/quotesgram)
Punya perasaan sehalus kulit bayi (crying-baby-funny/quotesgram)

Padahal kalau memang murni soal pekerjaan mah harusnya bisa lebih profesional menerima setiap kritikan. Anggap sebagai sebuah perhatian supaya kinerja kita jadi lebih baik ke depannya.

Gimana mau dipromosiin jabatan dengan tanggungjawab lebih tinggi kalau baper akut?

  1. Kelewat cuek

Sikap profesional saat berada di lingkungan kerja itu emang wajib hukumnya. Tapi, ini bukan berarti gak peduli sama rekan kerja yang lain. Bukan berarti pedulinya yang penting diri sendiri. Yang penting Kerjaan atau job desc sendiri selesai.

Rekan lain yang minta bantuan atau minta diajarin gak digubris walau sebenarnya bisa. Gak peduli sama keadaan rekan yang lain semisal ada yang lagi dirawat di rumah sakit atau kena musibah.

Kerja sendiri, gak mau diganggu, pulang aja mendingan (introverted-employees/halogensoftware)
Kerja sendiri, gak mau diganggu, pulang aja mendingan (introverted-employees/halogensoftware)

Merasa itu bukan urusannya, gak terlalu penting dan sikap gak peduli lainnya. Datang ke kantor kayak robot, kurang bersosialisasi dan berinteraksi sama rekan kerja yang lain.

Jangan gitu ya. Seorang pemimpin yang baik itu musti peka dengan keadaan sekitar. Kamu mau sukses naik jabatan kan?

  1. Angkuh

Contohnya, merasa diri punya level yang tinggi alhasil paling bisa menyelesaikan semua pekerjaan dengan cepat dan baik. Keangkuhan juga biasanya bikin orang meremehkan rekan kerja yang lain dan selalu merasa punya opini serta solusi paling benar.

Kamu bukan siapa-siapa, saya yang berkuasaaa (misplaced-egos-workplace/careeraddict)
Kamu bukan siapa-siapa, saya yang berkuasaaa (misplaced-egos-workplace/careeraddict)

Semua orang harus setuju dengan pendapatnya dalam setiap meeting. Merasa kontribusinya paling besar buat perusahaan.

Wah, hari gini kok masih mempertahankan sikap merasa paling hebat masbro! Ingat, di atas langit masih ada langit loh. Jangan ketinggian angkuhnya, kalau jatuh lebih sakit!

  1. Caper

Caper alias cari perhatian. Bukan caper ke gebetan, melainkan caper sama atasan dengan tujuan naik gaji, naik jabatan dan lainnya. Gak peduli dengan anggapan yang lain, prinsipnya asal bos senang dan posisi aman.

Mental yang satu ini bahaya banget kalau dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Bukannya meningkatkan kemampuan diri biar kinerja kerja makin kinclong. Malah ambil jalan pintas dengan cara menjilat atasan. Gak banget deh mbaksis dan masbro!

Entah caper atau penjilat.. (workers-hate-bosses/rediff)
Entah caper atau penjilat.. (workers-hate-bosses/rediff)

Dunia kerja memang penuh dengan persaingan, tapi ini gak berarti kita berhak melegalkan sikap negatif demi pencapaian karir pribadi. Masih banyak cara jadi sukses yang jauh lebih baik. Jadi beneran menjadi yang terbaik di pekerjaan.

Bersaing lah dengan sehat. Kreatif dong ah. Majulah ke depan tanpa harus menyikut atau menjegal orang lain!

 

Yang Terkait Artikel Ini:

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com