Gak Selamanya Barang Diskonan Harus Dibeli, Pertimbangkan Dulu 6 Hal Ini

by Tifanny 368 views0

barang diskonan harus dibeli

Siapa yang gak suka belanja? Kalau sudah menyangkut kegiatan yang satu ini, gak sedikit orang jadi lupa daratan dan terjebak ke gaya hidup konsumtif. Bukan gak boleh belanja, tapi wajib hukumnya jadi konsumen yang smart dan bijak kalau menyangkut pengeluaran.

Meski demikian, kata-kata “diskon” atau “sale” memang sulit banget ditolak. Apalagi kalau produk yang ditawarkan menarik dan merupakan sesuatu yang sedang kita incar. Tapi jangan terburu nafsu lalu gak bisa berpikir dengan akal sehat ya.

Ada beberapa hal yang wajib dipertimbangkan nih sebelum memutuskan untuk membeli barang diskonan. Gak mau berujung penyesalan apa lagi sampai menguras kantong kan? Simak 6 hal di bawah ini dulu yuk!

1. Yakin itu diskon? Siapa tau harganya udah dinaikin duluan?

Coba cek dulu, yakin gak kalau barang tersebut benar-benar diskon alias dapat potongan harga? Siapa tahu harganya sudah dinaikkan terlebih dahulu.

barang diskonan harus dibeli
Mata langsung melotot, jantung berdegup kencang kalau sudah lihat diskon (Pesta Diskon / wordpress)

Salah satu cara agar barang yang dijual “terlihat” diskonan adalah dengan mencantumkan harga tinggi yang dicoret, lalu di bawahnya dicantumkan harga diskonnya. Misalnya, “Harga normal Rp 1 juta, harga diskon jadi Rp 500 ribu.”

Di sini dibutuhkan kejelian dan kemauan kita untuk cari tahu berapa harga pasaran untuk produk yang sejenis di pasaran. Kamu bisa browsing di Internet, atau tanya teman-teman yang belum lama ini membeli produk serupa.

Tapi tenang, gak semua penjual menerapkan strategi yang satu ini kok. Toko atau e-commerce yang terkenal biasanya cenderung sangat menjaga kepercayaan konsumen, jadi gak bakal menerapkan diskon abal-abal seperti ini.

2. Sepadan gak sampai harus berjibaku sama pembeli lain yang seabrek?

Kalau sudah menangkap papan bertuliskan diskon, langkah kaki biasanya bakal berbelok menuju tempat diskon digelar. Mau itu lokasinya jauh atau menembus kemacetan, kita pasti rela melakoninya.

Tapi perjuangan memperoleh barang yang benar-benar diskonan gak harus mengorbankan keselamatan jiwa dong. Kalau ternyata di tempat gelaran diskon peminatnya penuh sesak, apa harus memaksakan?

Ada loh peristiwa diskon berebut membeli gadget murah yang diadakan hanya dalam waktu 3 jam bikin 2 orang pengunjungnya jatuh pingsan. Karena itu, pastikan acara diskon yang kita hadiri cukup aman. Barang bisa dibeli dengan uang, tapi kalau sudah menyangkut nyawa? Pikir-pikir dulu deh.

3. Barang pasaran

Di mana ada diskon, di situ ada banyak pembeli. Semakin banyak yang beli, artinya bakal banyak juga orang yang punya barang serupa. Apa lagi kalau produk yang didiskon adalah produksi massal alias diproduksi dalam jumlah yang banyak.

Kalau kamu tipe orang yang gak keberatan berpapasan dengan orang yang mengenakan fashion sama persis dengan yang kamu kenakan, silakan saja. Tapi kalau kamu gak mau, ya lebih baik pilih produk yang gak banyak jumlahnya atau bahkan limited edition.

4. Kualitas gak terjamin

barang diskonan harus dibeli
Mau beli iphone yang ini bisa dipakai nendang bola oh! (Kualitas Produk / dagelan)

Sebelum mengambil keputusan untuk membeli barang diskonan, alangkah bijak kalau kita cek dulu kualitas produknya. Coba teliti dengan meraba dan mencermati seluruh bagian produk.

Barang-barang yang didiskon lebih dari separuh harga normal, kemungkinan mengalami penurunan kualitas. Seperti ada bagian yang bolong, warna memudar karena terlalu lama disimpan di gudang, terlalu sering dipegang sehingga meninggalkan noda-noda yang gak bisa hilang, dan lainnya.

Teliti sebelum membeli, apalagi kalau ternyata barang sudah masuk kategori rusak. Tapi kalau merasa cacatnya hanya sedikit dan masih bisa ditolerir, ya silakan saja. Asal jangan sampai membeli barang yang ekonomis di kantong tapi kualitasnya jelek.

5. Emang beneran butuh atau hanya konsumtif?

Hanya karena diskon gede-gedean, dan banyak tetangga, teman, sampai sanak saudara yang ngajak buat borong, bukan berarti harus ikutan loh. Lihat dulu apakah barang yang didiskon itu benar-benar kita butuhkan. Apakah bisa dipakai atau bakal bermanfaat buat kita atau gak nantinya?

Kalau gak, ya ngapain beli. Itu berarti kamu sudah jadi pembeli yang kemakan diskonan. Lebih baik uangnya digunakan buat kebutuhan lain yang jelas-jelas lebih penting dan bermanfaat.

6. Barang mungkin gak update alias model lama

barang diskonan harus dibeli
Kalau yang ini bukan model lama lagi, tapi model lama pake banget (Fashion Jadul / blogspot)

Satu lagi yang wajib diketahui nih. Sebelum beli barang diskonan, kita harus tahu kalau banyak barang diskonan yang merupakan barang stok lama. Jarang loh hasil produksi itu bisa habis terjual semuanya.

Biasanya kalau barang sudah gak ngetren, ya gak laku lagi deh. Nah, demi menutup kerugian dan daripada numpuk di gudang, barang-barang inilah yang akan dijual dengan harga diskon.

Event diskonan untuk barang-barang model lama dikemas dengan nama cuci gudang atau garage sale. Bahkan “midnight sale” sering menjual barang-barang stok lama. Kalau memang gak keberatan membeli produk yang gak update, ya sah-sah aja. Sebagian orang berpendapat selama mereknya terkenal, model baru atau lama memang gak masalah.

Sebagai konsumen, bukan berarti harus pasrah dong sekarang. Sebelum membeli barang diskonan, ada baiknya lakukan riset kecil-kecilan dulu. Bandingkan harga diskon dengan beberapa toko lainnya. Cari informasi sebanyak-banyaknya, lalu baru ambil keputusan.

Membeli tentu saja harus dengan uang, dan sebisa mungkin pastikan uang yang kita keluarkan sepadan dengan nilai barang yang dibeli. So, waspada, biijak, dan teliti itu wajib sebelum membeli barang, termasuk yang didiskon.

 

 

Yang terkait artikel ini:

https://blog.duitpintar.com/trik-sukses-berburu-diskon-belanja-online-kartu-kredit/

https://blog.duitpintar.com/beli-barang-murah-gak-selamanya-bikin-kantong-aman-gak-percaya/

https://blog.duitpintar.com/beli-barang-juga-ada-aturannya-kalau-gak-mau-uang-habis-terus/

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com