Gini Caranya Dapat Pinjaman Rp 500 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan untuk Beli Rumah

by akbar 5.841 views0

untuk jam 6

Finansialku

Kamu sudah tahu belum kalau peserta BPJS Ketenagakerjaan punya kesempatan dapat pinjaman untuk beli rumah? Pinjamannya sampai Rp 500 juta lho, lumayan kan?

Fitur baru ini diperuntukkan bagi peserta yang mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT) selama setahun. Adapun fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) yang ada di dalamnya ditujukan untuk rumah subsidi dan nonsubsidi.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan bahwa peserta BPJS juga berhak mendapat fasilitas pembayaran DP (uang muka) 5 persen dari harga rumah. Penetapan angka ini jelas lebih rendah dibandingkan nilai yang ditetapkan untuk kredit bank, yakni sebesar 20 hingga 30 persen.

Soal bunga, BPJS juga menetapkan bunga kompetitif. Jika bank-bank umum menetapkan 10 hingga 14 persen, BPJS menetapkan 7,7 persen. Ketentuan bunga BPJS Ketenagakerjaan sendiri ialah suku bunga Bank Indonesia atau 7 day repo rate (7DRR) plus 3 persen.

pebandingan-suku-bunga-kpr-2017-1024x768
Semakin murah bunga KPR-nya, jelas semakin ringan cicilan rumahnya (bunga KPR/ uangteman)

Khusus untuk rumah subsidi, Agus Susanto menegaskan KPR yang ditawarkan mencapai Rp 190 juta. Tingkat bunga flat-nya adalah 5 persen dan uang muka 1 persen.

Setelah mendengar kabar ini, gimana tanggapan kamu? Kaget, senang, atau biasa-biasa saja nih? Dan kalau berminat, bagaimana ya caranya untuk mendapat pinjaman itu? Ayo disimak dulu ulasannya biar jelas.

Cara memanfaatkan fasilitas KPR BPJS Ketenagakerjaan

  1. Mengajukan fasilitas KPR ke bank yang bekerja sama dengan BPJS. Saat ini bank yang bekerja sama masih bank BTN. Jangan lupa untuk bawa fotokopi kartu BPJS Ketenagakerjaanmu
  2. Bank melakukan verifikasi dan BI Checking, pastikan kamu gak masuk blacklist BI
  3. Bank meneruskan permohonan kredit ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan verifikasi kepesertaanmu
  4. Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan akan mengirim formulir persetujuan kepada bank untuk diproses. Dan bank bakal menentukan apakah pengajuan itu dilanjutkan atau ditolak.

Bisa dipakai untuk beli apartemen juga lho

Gak cuma bisa buat rumah, BPJS juga bisa buat beli apartemen! Tapi yang sesuai dengan syarat yang udah ditentuin ya (apartemen/ jual-apartemen)
Gak cuma bisa buat rumah, BPJS juga bisa buat beli apartemen! Tapi yang sesuai dengan syarat yang udah ditentuin ya (apartemen/ jual-apartemen)

Menurut Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja, apartemen pun bisa dibeli lewat fasilitas KPR BPJS. Syaratnya ya sama, harga apartemennya gak boleh lebih dari Rp 500 juta. Dan hunian itu adalah hunian pertama peserta BPJS yang bersangkutan.

Apakah masih ada apartemen dengan harga di bawah Rp 500 juta? Jelas masih banyak. Kalau kamu kerja di Jakarta, kamu bisa cari di beberapa lokasi di Depok, Bekasi, atau Tangerang..

Beli rumah bisa, beli apartemen bisa, kalau renovasi rumah gimana? Jangan salah, fasilitas renovasi rumah pun bisa didapat lewat BPJS lho.

Pinjaman renovasi rumah yang bisa kamu dapat dari BPJS plafonnya sampai Rp 50 juta. Tenor pinjamannya maksimal sampai 10 tahun.

Bunganya juga sangat kompetitif. Mereka punya acuan Bank Indonesia, yaitu 7DRR plus 3 persen. Misalnya jika 7DRR saat ini 4,75 persen, maka bunga yang diterima sekitar 7,75 persen.

Informasi tersebut mungkin gak diketahui oleh banyak orang, karena gak sedikit juga peserta BPJS yang malas cari tahu. Nah kalau kamu sudah tahu, dan ingin mengajukan pinjaman buat hunian pertamamu, jangan sungkan untuk mengajukannya lewat BPJS ini ya.

Manfaatkanlah BPJS semaksimal mungkin. Buat yang belum dapat, jangan lupa minta kartunya sama divisi personalia di kantormu yah.
Yang terkait artikel ini:

[Baca: Masih Lajang Beli Rumah Gak Ada Salahnya Kok, Ini Alasannya]

[Baca: Para Pekerja Jakarta, Gini Caranya Kalau Mau Beli Rumah Murah]

[Baca: Hai Para Karyawan, Simak Nih 9 Jurus Ampuh Menabung untuk Membeli Rumah Idaman]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com