Habis Lebaran Terbitlah Utang? Hindari dengan 5 Tips Mujarab Ini

by Tifanny 4.978 views0

Habis Lebaran Terbitlah Utang- Hindari dengan 5 Tips Mujarab Ini (1)

Lebaran. Siapa yang gak happy saat hari kemenangan yang dinanti tiba. Sudah terbayang deh tuh berkumpul bersama keluarga besar di kampung.

Lebaran tanpa mudik tuh bagaikan sayur tanpa garam, hambar bro! Tapi nih, yang sudah-sudah sih setelah kegembiraan Lebaran berlalu dan harus kembali ke ibukota, kantong cekak dan hidup prihatin.

[Baca: Walau Sudah Ada Asuransi Mobil All Risk Tetap Harus Perhatikan 11 Hal Ini Sebelum Ninggalin Kendaraan Saat Mudik]  

Uang habis-habisan setelah rutinitas mudik mah bukan hal baru ya. Cerita ini selalu berulang setiap tahun. Coba deh buat tahun ini berbeda dengan melakukan hal-hal berikut ini biar gak amsyong setelah mudik.

 

1. Buat Catatan Pengeluaran

Catatan pengeluaran yang dimaksud di sini pastinya pengeluaran selama mudik lebaran ya. Mulai dari pengeluaran transportasi, akomodasi (kalau harus menginap di hotel atau losmen).

Belum lagi pengeluaran rekreasi bersama keluarga besar selama di kampung, angpao, biaya hidup sehari-hari selama mudik dan oleh-oleh. Waduh banyak ya! Menurut ngana?

habis lebaran terbitlah utang
Hayooo jangan males nyatet kalau gak mau kaget lihat dompet kosong ya!

 

Dengan membuat catatan detail pengeluaran selama mudik, kamu bisa membuat anggaran. Iya tahu, mudik Lebaran emang saatnya happy-happy bareng orang-orang tersayang. Tapi bukan berarti gak dikendalikan dong semua pengeluaran kamu.

 

2. Sisihkan Sebagian Dana THR Sebagai Dana Cadangan

Kita seringkali terlena dan kalap saat sudah terima THR. Yang ada di benak hanyalah gimana menghabiskan THR untuk semua kebutuhan lebaran.

Alangkah lebih baiknya kamu menyisihkan sebagian (semisal 20%) untuk ditabung sebagai dana cadangan. Dana ini bisa berguna loh sebagai pegangan kamu setelah rutinitas dan keriaan berlebaran selesai. Bahkan bisa sebagai modal awal kamu untuk mulai berinvestasi.

 

3. Jangan Gunakan Gaji

Usahakan untuk gak menggunakan gaji bulanan kamu untuk semua pengeluaran yang berhubungan dengan kegiatan mudik.  Maksimalkan saja uang THR. Lebih bagus lagi kalau THR itu pun gak kamu habiskan untuk keperluan mudik dan lebaran.

Uang gaji sebaiknya digunakan hanya untuk pos pengeluaran rutin setiap bulan seperti untuk membayar tagihan-tagihan. Sebisa mungkin kurangi budget hangout dan belanja kamu untuk bulan ini ya. Supaya dari gaji bulan ini kamu punya sisa uang sedikit lebih banyak untuk ditabung.

habis lebaran terbtlah utang
Terima gaji jangan gelap mata, simpeeen bro!

[Baca: 5 Tips Memaksimalkan Keuangan Menjelang Lebaran]

4. Menyiasati Uang Keluar

Teori memang seringkali gak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan. Ada loh cara agar kamu gak mengeluarkan terlalu banyak biaya tak terduga saat mudik. Salah satunya adalah dengan gak menyediakan uang tunai dalam jumlah sedikit di dompet.

Ambil saja secukupnya dan kalau perlu tentukan budgetnya. Terkadang malas kan saat ingin membeli sesuatu di kampung lalu harus mencari ATM dulu. Nah jadi tertolong dong untuk menekan hasrat belanja.

 

5. Batasi Penggunaan Kartu Debit dan Kredit

Simpan kartu kredit dan debit di tempat yang gak mudah dijangkau. Kamu juga harus disiplin dan komit menetapkan anggaran penggunaan kartu debit dan kredit nanti selama mudik.

Percuma ya kalau sudah membatasi penggunaan uang tunai tapi gesek sana-sini tanpa dosa. Bisa-bisa setelah selesai mudik kamu tenggelam dalam tagihan kartu kredit. Oh nooo!

Hal-hal di atas gak akan berguna sih kalau kamu melanggar semua anggaran dan aturan yang sudah kamu susun rapi. Bukannya mengendalikan pengeluaran selama mudik, bisa jadi malah pengeluaran selama mudik membengkak. Bukan gak mungkin malah menambah beban utang di kemudian hari.

habis lebaran terbitlah utang
Punya kartu debit atau kredit jaga baik-baik ya, jangan cuma jaga perasaan hehehe

 

[Baca: 5 Tips Promosi Usaha Sampingan Lebaran Biar Barokah Maksimal]

Belum lagi kalau uang gaji juga ikut terkuras habis, ya wasalam deh. Siap-siap menjalani sisa-sisa hari setelah Lebaran kamu dengan makan mie instan setiap hari. Duh, bisa masuk UGD yang ada masbro!

Coba deh kalau memang kamu melakukan rutinitas mudik setiap tahun lebih baik rencanakan jauh-jauh hari dengan menabung sekian persen dari gaji setiap bulan. Semisal gaji per bulan Rp 3 Juta, bisa dong setiap bulan sisihkan saja Rp 100 ribu khusus untuk budget mudik.

So, selamat merayakan Hari nan Fitri bersama keluarga tercinta di kampung halaman ya!

 

 

Image Credit:

  • http://i1.wp.com/kemandirianfinansial.com/wp-content/uploads/2015/02/Mengukur-Tingkat-Pengeluaran.jpg?resize=640%2C427
  • http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/862282/big/027095300_1430105347-biki_22_infojakarta_net.jpg
  • http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2014/10/02/437809/670×335/bank-mandiri-kartu-kredit-dibatasi-biar-tak-berlebihan-belanja.jpg

Tags:

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com