Hati-hati, Salah Renovasi Bisa Bikin Rumah Susah Dijual

by akbar 1.014 views0

Rumah susah dijual

Renovasi rumah lazim dilakukan agar hunian keliatan lebih cantik dan keren. Gak jarang orang merenovasi rumah yang mau dijual dengan harapan bisa laku dengan harga tinggi.

Tapi hati-hati lho, salah renovasi justru bisa bikin rumah susah dijual dan merugi. Kok gitu? Karena banyak orang yang mau beli rumah tanpa banyak renovasi di dalamnya.

rumah susah dijual
ini contoh rumah yang bagus tapi orang males beli (rumah kebalik / matrixworldhr)

Biasanya, calon pembeli kayak gini sudah punya konsep desain sendiri untuk rumah yang mereka inginkan. Rugi kan kalau sudah mahal-mahal renovasi rumah tapi malah akhirnya gak laku?

Nah, biar uang dan jerih payah kamu gak sia-sia, simak nih beberapa hal yang perlu dihindari saat merenovasi rumah yang mau kamu jual.

1. Membuat taman yang luas

Beberapa di antara kamu mungkin suka dengan taman di pekarangan rumah yang luas dan dipenuhi rumput hijau. Taman yang luas pasti bisa menimbulkan kesan segar. Go green, kalau istilah kerennya.

Walau kelihatan asri, belum tentu calon pembeli suka. Karena taman yang luas justru membutuhkan perawatan ekstra.

Rumput sudah pasti harus dipangkas dengan rutin kalau sudah panjang. Artinya, penghuni harus meluangkan waktu motong rumput, atau ya paling gak nyewa tukang kebun.

Solusinya nih, percantik aja tamannya dengan memasang conblock atau sejenis beton pracetak di beberapa area. Ini bisa juga berfungsi menjadi jalur untuk jalan kaki..

Itu tidak mengurangi estetika taman kan. Lagipula porsi rumput yang berkurang juga gak bikin ribet dalam urusan perawatan.

2. Tidak ada garasi

Salah besar kalau berpikir garasi bisa dihilangkan untuk dialihkan fungsinya sebagai ruang keluarga atau yang lain. Justru, luas garasi kerap kali menjadi salah satu faktor yang diperhatikan oleh calon pembeli. Terutama bagi mereka yang memiliki kendaraan pribadi.

Jadi, pikir-pikir lagi ya kalau mau renovasi hunian. Jangan mengambil porsi ruang garasi untuk memperluas area dalam rumah. Salah kaprah ini namanya.

3. Bikin kolam renang

Kolam renang rumah itu kadang jadi simbol kemapanan pemilik rumah. Jelas aja, bikin kolam renang soalnya sudah pasti gak murah.

Masalah kolam renang ini gak jauh beda sih sama masalah taman. Intinya, butuh perawatan ekstra.

rumah susah dijual
kalo punya kolam renang jangan sampai kaya empang gini, iyuwh (kolam renang kotor / trueviralnews)

Sudah pasti kolam renang harus dikuras setiap minggu. Belum lagi ada kadar kalsium di kolam renang yang harus diperhatikan untuk urusan kesehatan penghuni. Lumayan ribet kan?

4. Mengurangi kamar

Kadang, ada orang yang sengaja mengurangi jumlah kamar supaya rumahnya kelihatan lebih luas. Tapi ini strategi yang salah. Kenapa? Karena mau seluas apapun rumahmu, kalau cuma ada satu kamar tidur dan satu kamar mandi, tetap aja dianggap kecil. Gimana kalau yang mau beli rumahmu adalah keluarga dengan tiga anak?

Otomatis, calon pembeli harus merogoh kocek buat renovasi ulang dengan nambah kamar. Masalah ini juga berpotensi membuat rumah susah dijual.

5. Merenovasi rumah dengan konsep mewah

Ingat, pertimbangan seseorang untuk beli rumah itu adalah harga, luas, dan lokasi. Merenovasi rumah dengan konsep mewah itu urusan selera dan gak bisa dipandang sebagai investasi.

Memodifikasi rumah dengan mengganti lantai keramik dengan marmer atau kayu jati jelas butuh biaya besar. Apa itu menjamin rumahmu cepat laku kalau dijual? Gak juga.

Perlu dipahami kalau tiap calon pembeli punya preferensi rumah ideal yang beda-beda. Ada yang suka desain minimalis dan simpel, ada yang suka gaya klasik, dan ada juga yang suka gaya industrialis. Intinya, gak semua orang suka dengan gaya rumah mewah.

Jadi, daripada susah-susah renovasi dan keluar duit banyak tapi akhirnya pembeli juga gak kunjung datang, mending dipikirin lagi deh niat renovasi yang berlebihan.

rumah susah dijual
gak semua orang suka rumah dengan desain minimalis (desain rumah modern / architecturebeast)

Pada akhirnya, renovasi sebelum menjual rumah itu perlu dipikirkan masak-masak. Apalagi kalau sudah menyangkut gaya dan desain. Karena sekali lagi, selera tiap orang itu berbeda-beda. Dan dengan menerapkan desain tertentu untuk hunian yang ingin kamu jual, otomatis kamu sudah membatasi target pasar untuk rumah kamu itu.

Jadi, lebih bijak dalam merenovasi hunian ya! jangan sampai rumah susah dijual gara-gara renovasi.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kebutuhan Renovasi Rumah Makin Mendesak? Nih 6 Sumber Dananya]

[Baca: 5 Ide Renovasi Dapur Murah dengan Bujet di Bawah Rp 10 Juta]

[Baca: Segudang Info Tentang Renovasi dan Pembangunan Rumah Ada di Sini]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com