Hemat Uang Bulananmu dengan Membatasi Pengeluaran untuk 5 Hal Ini

by Hardian 1.207 views0

Hemat Uang

Hemat uang bulanan mungkin berat, tapi kadang inilah satu-satunya cara menghindari utang yang menjerat. Jelas, lebih enak belanja terus ketimbang menghemat uang kan.

Namun yang jadi masalah adalah beberapa pos belanja dalam bujet bulanan gak bisa dihapus begitu saja. Solusinya adalah memotong sekian persen pos tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Kira-kira pos apa saja yang bisa dipotong dan bagaimana langkah penghematan yang bisa dilakukan? Mari kita longok bersama.

1. Pulsa atau kuota Internet

Misalnya per bulan alokasi untuk pulsa dan kuota Internet pol mentok Rp 100 ribu. Rinciannya adalah Rp 50 ribu buat kuota sebagai paket termurah dan Rp 50 ribu buat pulsa.

Gimana kalau pulsa dijadiin Rp 25 ribu aja. Cara menghematnya adalah stop gunakan SMS dan batasi telepon, lebih banyak pakai aplikasi pesan dan email. Lagian, hari gini masih pakai SMS?

Toh, sekarang bisa telepon pakai aplikasi juga, gak perlu pulsa. Nah, buat menghemat kuota, sering-sering gunakan WiFi gratisan entah di kantor, kafe, resto fastfood, atau gedung pemerintah. Gak perlu malu tanya password.

hemat uang 1
Bila mau makan atau nongkrong di luar, cari yang ada WiFi gratis demi hemat kuota (beautynesia.id)

Selain itu, jangan sering-sering streaming kalau paketnya bukan khusus untuk streaming. Saat ini setiap operator punya paket yang disesuaikan dengan kebutuhan. Tinggal kita pilih mana yang paling pas, lumayan bisa hemat uang walaupun cuma puluhan ribu.

[Baca: Paket Internet Murah: Pilih Telkomsel, Indosat, atau XL?]

2. BBM atau uang transport

Pos berikutnya adalah BBM atau uang transportasi, tergantung kebiasaan masing-masing. Buat yang berkendara sendiri ke kantor dan tempat lain, sebaiknya kurangi pemakaian yang kurang begitu penting.

Misalnya mau ke minimarket deket rumah, ya jalan saja ketimbang pakai motor. Udah keluar duit bensin, masih bayar parkir liar. Kalau ke kantor, mungkin bisa agak pagian agar gak terjebak macet. Makin lama kena macet, makin banyak bensin menguap sia-sia lho.

Adapun yang pakai angkutan umum bisa hemat uang dengan manfaatkan promo transportasi berbasis Internet atau online. Sering ada promo kalau pakai dompet elektronik dari mereka.

[Baca: 6 Alasan Kenapa Naik Transportasi Online Lebih Menguntungkan]

Pakailah fitur yang lebih murah, seperti nebeng di taksi online. Ongkosnya jauh lebih murah ketimbang jasa reguler. Tapi harus pesan 10-15 menit sebelumnya agar mendapat tebengan.

Nebeng teman juga bisa jadi pilihan lho. Gak perlu sungkan atau malu, asal gak sering-sering. Nanti dikira naksir lagi.

3. Makan

hemat uang 2
Makan boleh biasa, tapi kurangi ngemil biar dompet sehat (musely.com)

Secara umum, semua orang makan tiga kali sehari. Nah, buat menghemat uangmu dan membatasi pengeluaran, bisa sesekali makan hanya dua kali, yakni pagi dan siang menjelang sore.

Sarapan penting biar konsentrasi terjaga. Sedangkan makan siang-sore buat menjaga nutrisi dan lambung. Makan malam bisa diganti buah yang murah meriah tapi menyehatkan, misalnya pisang.

Pengeluaran bisa banyak dihemat bila masak sendiri. Beli bahan berupa wortel, buncis, dan kol, misalnya, bisa diolah jadi sayur sop dan orak-arik dengan tambahan telur.

4. Belanja bulanan

Belanja bulanan mutlak wajib masuk daftar pengeluaran. Tapi pos ini bisa kita hemat sehemat-hematnya.

[Baca: Belanja Bulanan Bakal Boncos Kalau Sering Lakukan 4 Kesalahan Ini]

Salah satu caranya, susun daftar belanja dengan barang kebutuhan utama di posisi prioritas. Misalnya beras di nomor 1, bukan baju atau rokok.

Selain itu, manfaatkan promo yang tersedia di supermarket. Contohnya ada diskon bila pakai kartu kredit tertentu. Cek apakah promo itu bisa kita ambil.

Belanja online pun bisa jadi pilihan. Sebab, tawaran diskon lebih banyak di sini. Harganya pun cenderung lebih miring. Gak cuma bisa hemat uang, tapi juga hemat waktu dan energi.

5. Peralatan atau aksesori rumah tangga

hemat uang 3
Barang rumah tangga yang sering “ditimbun” adalah piring dan gelas. Sesuaikan dengan jumlah anggota keluarga aja. (alaskamakassar.blogspot)

 

Kita sering gak sadar beli peralatan rumah tangga yang sebenarnya gak terlalu dibutuhkan. Misalnya piring udah banyak, pas lihat ada piring unik atau lucu, eh dibeli.

Demikian juga aksesori rumah tangga seperti bunga plastik dan pajangan lain. Harus cermat sebelum memutuskan beli barang-barang seperti itu. Untuk hemat uang, tahan diri dulu.

Toh, kalau gak beli peralatan baru atau aksesori itu tetap bisa berkegiatan normal di rumah. Kecuali merasa hidupnya gak komplet tanpa ada pajangan kucing lucu di rak ruang tamu.

Selalu ada cara membatasi pengeluaran demi penghematan. Tinggal kitanya, mau dan mampu atau tidak. Mau saja tidak cukup, harus dibarengi dengan niat atau kemampuan.

Tags:

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com