Investasi Deposito Bank Pasti Untung, Asal Gak Main-main Soal 4 Hal Ini

by DuitPintar 1.441 views0

investasi deposito bank

Bank sekarang ini bukan hanya menjadi tempat buat menabung alias menyimpan uang. Tanpa bank, kita bakal sulit bertransaksi jual-beli online.

 

Coba kalau mau beli baju online, terus bayarnya mesti via wesel. Lewat bank, bisa bayar via ATM maupun Internet banking. Kalau di rekening ada duitnya, tapi.

 

Keuntungan lain dari keberadaan bank adalah kita bisa mereguk keuntungan darinya. Memang sih, sudah ada tabungan yang sejak dulu memberikan bunga.

 

Namun sudah jamak diketahui: bunga bank gak sebanding dengan tingkat inflasi. Artinya, besaran bunga gak menutup menurunnya daya beli kita akibat inflasi. Belum lagi ada potongan administrasi ini-itu.

 

Untungnya, bank punya deposito! Sudah kenal dengan deposito?

 

[Baca: Deposito Bank Menguntungkan, Kok! Coba Kenalan Dulu..]

 

Cara kerja investasi deposito bank mirip dengan tabungan. Tapi, bunganya lebih besar. Itulah alasannya deposito lebih tepat disebut sebagai investasi ketimbang tabungan.

 

Lha iya, to. Konsep investasi adalah menanamkan sejumlah uang untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya. Kalau tabungan, hasilnya minim. Bahkan bisa-bisa bunga habis hanya buat nutup biaya administrasi.

 

Deposito sangat populer di kalangan investor pemula. Apa lagi penyebabnya kalau bukan kepastian keamanan dana yang disimpan di deposito.

 

investasi deposito bank

Pastikan kalau bank yang kamu tuju dijamin oleh LPS

 

 

Seperti dijelaskan sebelumnya, deposito adalah produk bank. Sementara kebanyakan bank kini sudah bernaung di bawah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

 

Jadi, dana nasabah akan dijamin jika terjadi sesuatu di kemudian hari. Misalnya krisis moneter seperti pada 1998. Dana nasabah bisa lebih dipastikan keamanannya jika bank bangkrut.

 

[Baca: Kalau Sayang Duit, Kenalan Dulu Dong Sama LPS yang Bikin Simpanan di Bank Jadi Aman]

 

Meski investasi deposito bank banyak keuntungan, bukan berarti bebas risiko loh. Investasi deposito pasti untung, asal kita gak main-main dengan 4 hal ini:

 

1.Asal pilih bank LPS

Hampir semua bank punya produk deposito. Tapi, gak semuanya berstatus bank dengan tingkat kesehatan luar biasa. Meski sudah ada LPS, kita tetap harus hati-hati milih bank yang bernaung di dalamnya.

 

Pilih bank yang sudah punya reputasi bagus. Jangan hanya melihat ada stiker LPS di kacanya, langsung investasi deposito di sana. Kecuali mau repot nanti jika bank benar bangkrut dan kita mesti mengurus dana di bank itu.

 

2. Beda bank beda bunga

Seperti bunga tabungan, bunga deposito berbeda-beda tiap bank. Kita mesti membandingkan bunga deposito bank satu dengan yang lainnya untuk mendapat bunga yang paling gede.

 

investasi deposito bank

Bunga deposito besar tentu menggiurkan, tapi jangan terkecoh suku bunga yang tinggi

 

 

Kita bisa cari infonya di situs bank tersebut. Hati-hati, LPS menetapkan suku bunga bank yang dananya dijamin. Kalau bunga melebihi batasan LPS, artinya dana di bank tersebut gak dijamin oleh LPS.

 

3. Biaya ini-itu

Selain perbandingan bunga, biaya-biaya mesti kita bandingkan juga. Biaya itu antara lain biaya administrasi dan biaya penalti jika menarik dana sebelum kontrak deposito berakhir.

 

Pilih biaya yang paling kecil, ya. Tapi tetep perhatikan dulu reputasi bank itu. Jangan sampai terjebak biaya kecil tapi kapasitas bank terbatas.

 

4. Sebulan, setahun, berapa lama?

Deposito beda dengan tabungan karena gak bisa diambil sewaktu-waktu. Ada periode kontrak dari sebulan sampai lima tahun.

 

Mana periode yang pas dengan kondisi keuangan kita, itu penting banget. Soalnya, kalau arus uang gak lancar, sementara sebagian besar uang didepositokan, ujungnya kita malah bisa numpuk utang.

 

Soalnya, itu tadi. Kita gak bisa ambil dana deposito sesuka hati. Ada biaya penalti yang kudu kita bayar jika mengambil dana sebelum kontrak berakhir. Selain itu, ada risiko hasil deposito belum menguntungkan kalau diambil sebelum waktunya.

 

investasi deposito bank

Jadi, menabung juga boleh, tapi alangkah baiknya jika ditambah deposito

 

 

Mesti diingat, deposito dan jenis investasi lain sejatinya menguntungkan. Tapi, kita selaku investor mesti cermat dalam menanamkan dana.

 

Pelajari baik-baik jenis investasi yang dipilih, termasuk syarat, ketentuan, dan biaya-biayanya. Jika cermat berinvestasi, bukan mustahil keuntungan akan datang sendiri.

 

[Baca: Sebelum Mulai Investasi Simak Tips Investasi Pemula Ala Ryan Filbert Ini]

 

 

 

Image credit:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com