Investasi Properti Jabodetabek: Lihat Dulu Estimasi Kenaikan Harga di Masing-Masing Daerah Ini

by DuitPintar 3.669 views2

investasi properti jabodetabek

Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan  Bekasi masih menggoda sebagai lahan mendulang duit lewat investasi properti. Wilayah yang dikenal dengan Jabodetabek ini seperti pamor batu akik pada 2015: banyak diburu investor. [Baca: Demam Batu Akik: Apa Bisa Menguntungkan?]

 

Bagaimana tidak? Pemerintah dan pihak swasta lagi galak-galaknya membangun infrastruktur di kawasan itu.

“Contohnya Jakarta outer ring road (ORR), mass rapid transit (MRT), monorel, dan jalan layang,” kata Ferry Salanto, Associate Director Research Colliers International Indonesia, perusahaan properti internasional.

 

Untuk melihat bagaimana proyeksi investasi properti Jabodetabek, mari kita bedah ramai-ramai infromasi berikut ini:

 

1. Jakarta

Di Ibu Kota, Jakarta Timur dan Jakarta Barat mulai menggeliat sebagai pilihan investasi properti menyusul wilayah DKI Jakarta lainnya. Di Jakarta Timur, tepatnya kawasan Cibubur, akan dibangun light rail transit (LRT) rute Cibubur-Kuningan-Dukuh Atas.

 

pembangunan infrastruktur jakarta dengan pemukiman di sekitarnya
Selama belum berhenti menggusur, Jakarta belum berhenti membangun juga.

 

 

Kabar pembangunan moda transportasi ini seperti angin sejuk di padang pasir. Dalam laporan Kompas.com, sejumlah pengembang terkenal memprediksi kenaikan nilai properti di Cibubur bisa mencapai 30% karena adanya LRT. Sebelumnya Cibubur tak begitu dilirik karena identik dengan kemacetan.

 

Selain LRT, faktor yang membuat peluang investasi properti di Jakarta Timur patut dijajaki adalah pembangunan superblok Agung Podomoroland di Klender. Bahkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya di Cikarang juga diprediksi ikut menaikkan harga properti di Jakarta Timur karena letaknya yang berdekatan.

 

Belum lagi proyek JORR yang melintasi wilayah Taman Mini. JORR ini juga diperkirakan membikin lahan di kawasan Jakarta Barat, khususnya Kebon Jeruk dan Puri Kembangan,  plus Jakarta Selatan ramai-ramai diburu investor lantaran nilainya kian naik.

 

Menurut perkiraan Prinsipal Century 21 Ali Hanifa, potensi pertumbuhan harga tanah di wilayah Jakarta yang terpengaruh pembangunan infrastruktur pada 2015 yaitu:

  • Jakarta Barat dan Jakarta Timur 10%.
  • Jakarta Utara, sekitar Penjaringan, Cakung, dan Cilincing, 5-10%.
  • Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat 10-15%/

 

Tapi khusus area Bintaro dan Pondok Indah potensinya kira-kira 10-30%. Alasannya, banyak pembangunan di sekitarnya, dari pusat bisnis Simatupang sampai MRT.

 

2. Tangerang

Di Tangerang, investasi di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) masih bikin air liur menetes. Sejak dibangun pada 1984, BSD memang sudah diminati banyak orang.

 

pembangunan infrastruktur tangerang dengan pemukiman di sekitarnya
Tangerang tetap berkembang lho, meski gubernurnya ditangkap KPK

 

 

Buktinya, pada triwulan I 2015 saja marketing sales BSD City mencatat angka Rp 2,2 triliun. Angka ini naik 27 persen ketimbang periode yang sama tahun 2014.

 

Selain perumahan, BSD City menawarkan apartemen dan kawasan komersial. Lokasi BSD City sangat strategis karena dilewati angkutan umum baik bus maupun kereta serta jalan tol.

 

Selain BSD City, kawasan properti lain di Tangerang yang bisa dijadikan pertimbangan untuk investasi di antaranya Bintaro Jaya. Menurut Hasan Pamudhi, Associate Director Knight Frank Indonesia, harga tanah di sana saat ini berkisar Rp 8-18 juta dan diperkirakan naik 10-30% pada 2016.

 

3. Bekasi

Bekasi bisa dibilang saingan berat Tangerang sebagai kota satelit Jakarta yang pesat pertumbuhannya. Meski sempat jadi bahan bullying awal tahun ini, pertumbuhan properti Bekasi naik 5% dibanding tahun lalu. [Baca: 5 Kelebihan Kota Bekasi Nyata untuk Investasi]

 

pembangunan infrastruktur bekasi dengan pemukiman di sekitarnya
Walau di-bully kayak apa, Bekasi diam-diam punya potensi besar jadi saingan Tangerang, bahkan Jakarta, dalam soal pembangunan

 

 

Menurut konsultan properti Jones Lang LaSalle, harga tanah di Bekasi, khususnya area perumahan tapak seperti Harapan Indah, Kemang Pratama, Grand Galaxy, berpotensi meningkat 20-30%. Sebab di Bekasi banyak industri multinasional serta sangat terjangkau dari Jakarta lewat tol ataupun angkutan umum.

 

4. Bogor

Bogor sebagai wilayah yang sering diserbu warga Ibu Kota pun terus menunjukkan sisi positif untuk dijadikan investasi. Seperti dilansir Kompas.com, permukiman di sekitar Semplak, Bubulak, sampai kawasan Institut Pertanian Bogor kian berkembang.

 

pembangunan infrastruktur bogor dengan pemukiman di sekitarnya
Bogor sudah berkembang jadi pilihan hunian bagi mereka yang nyari sesuap nasi dan sebongkah berlian di Ibu Kota, gak cuma jadi kota wisata

 

 

Bahkan harga rumah di daerah Dramaga bisa melonjak 100 persen dalam 4 tahun. Faktor paling berpengaruh terhadap fenomena ini adalah adanya sarana transportasi yang mendukung.

 

Banyak orang yang tinggal di Bogor tapi kerjanya di Jakarta. Selain lewat tol, mereka kebanyakan “numpang meras keringat” di Ibu Kota dengan menaiki KRL dan angkutan perbatasan terintegrasi busway.

 

5. Depok

Depok telah berkembang sebagai alternatif lokasi investasi properti setelah sempat dipandang sebelah mata. Sebab banyak sekali kasus sengketa tanah.

 

pembangunan infrastruktur depok dengan pemukiman di sekitarnya
Lokasinya yang terletak di antara Bogor dan Jakarta mendukung banget. Weekdays kerja di Jakarta, weekends  bisa santai-santai di Puncak

 

 

Pada 2014, pembangunan jalan tol Cinere-Jagorawi II yang melewati kawasan permukiman di Depok membuat kawasan itu seperti mendapat hujan setelah kemarau setahun. Harga properti di daerah Cimanggis, Cilodong, dan Sukmajaya mau tak mau meroket setelah ada pembangunan jalan tol itu.

 

Harga properti di Depok diperkirakan naik hingga 30% per tahun. Selain karena terhubung oleh jalur transportasi yang memadai dengan Jakarta, kota ini dipilih sebagai tempat investasi karena sejumlah lokasinya terhitung sejuk lantaran dekat dengan kaki Gunung Salak

 

Properti adalah salah satu instrumen investasi yang tak ada matinya. Sebagian besar properti pasti mengalami kenaikan harga dari tahun ke tahun.

 

Bila tertarik terjun sebagai investor properti, jangan lupa ketahui dulu seluk-beluk soal dunia ini ya. Sebab kalau salah langkah, misalnya beli rumah sengketa, malah bisa rugi.  [Baca: Perhatikan Kelengkapan Surat Saat Membeli Rumah Biar Tak Menyesal]

 

 

 

Image credit:

  • http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2012/08/31/169179_pendanaan-infrastruktur_663_382.jpg
  • http://www.ciputranews.com/media/images/2015/05/ciputranews_1432695126.jpg
  • https://pbs.twimg.com/media/BiMdPY_CUAA8ExJ.jpg
  • http://cdn.tmpo.co/data/2013/09/19/id_221201/221201_620.jpg
  • http://img.bisnis.com/posts/2014/10/08/263395/jalan-ant.jpg

Tags: ,

Masih banyak lagi dari duitpintar.com