Jangan Gak Peduli Sama Asuransi Jiwa, Pahami Pentingnya Memahami Polis Asuransi Jiwa

by DuitPintar 4.344 views0

Artikel Ini dipersembahkan oleh Mitra Perencana Keuangan

Kami Finansialku.com

 

logo finansialku

Siapa sih yang gak familiar dengan istilah asuransi? Paling gak kamu pasti tahu ada asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi mobil, asuransi motor, asuransi rumah, asuransi perjalanan dan asuransi-asuransi lainnya. Sebenarnya apa sih itu asuransi?

 

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia kata Asuransi berarti:

Pertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang dibuat).

 

Emang cukup rumit penjelasannya, tapi ada beberapa poin yang bisa diambil:

– Asuransi itu salah satu bentuk pertanggungan.

– Isinya perjanjian yang dibuat dua pihak.

– Ada pihak yang membayar iuran.

– Ada pihak yang wajib memberikan jaminan kepada pihak yang membayar iuran, jika terjadi sesuatu MENIMPA PIHAK PERTAMA atau BARANG miliknya.

Dalam istilah keuangan, asuransi dikategorikan sebagai cara untuk mengelola risiko (risk management).

 

[Baca: Kesalahan Ini Perlu Kamu Hindari Saat Beli Asuransi Jiwa]

 

 

Sebenarnya ada banyak cara mengelola risiko, selain menggunakan produk asuransi, antara lain:

– Salah satu cara mengurangi risiko kecelakaan lalu intas adalah berkendara dengan aman.

– Kamu menghindari olahraga – olahraga ekstrem agar gak terjadi kecelakaan.

– Memindahkan risiko (risk transfer) ke perusahaan asuransi. Contoh, jika mobil tergores saat parkir, kita bisa klaim ke perusahaan asuransi. Bagaimana dengan asuransi jiwa? Sebenarnya saat kita membeli asuransi jiwa, apa sih yang kita beli?

 

Ketika seseorang membeli asuransi jiwa, sebenarnya orang membeli uang pertanggungan yang akan digunakan sebagai pengganti pemasukan (income replacement).

 

polis asuransi jiwa

Jangan langsung antipati sama asurnasi broo, tak kenal maka tak sayang loh!

 

 

Kita juga dapat menghitung berapa kebutuhan uang pertanggungan, agar kita gak terlalu mahal membayar premi asuransi. Dalam ilmu asuransi jiwa ada dua kondisi utama, mengapa orang membutuhkan uang pertanggungan.

– Kondisi pertama yaitu seseorang hidup terlalu lama (dalam kondisi yang kurang sehat), misal terjadi cacat atau sakit keras.

– Kondisi kedua yaitu seseorang meninggal terlalu dini, padahal masih ada pasangan dan anak-anak yang perlu dibiayai.

 

Perlu diketahui uang pertanggungan itu bukan uang hasil investasi seperti dalam unitlink.  Asuransi unitlink adalah gabungan antara asuransi tradisional (dan inilah yang sebenarnya disebut dengan asuransi jiwa) plus investasi.

 

Kita akan memahami lebih jelas mengenai produk unitlink, jika kita mengetahui cara kerja asuransi unitlink.

 

Pembahasan kita di sini adalah produk asuransi jiwa trandisional, seperti asuransi jiwa berjangka (term life), asuransi seumur hidup (whole life) dan asuransi dwiguna (endowment). Jika kita mengecek produk-produk asuransi jiwa di luar negeri, agen penjual akan mengarahkan pada ketiga produk tersebut.

 

Kita dapat melakukan pengecekan produk di website-website perusahaan asuransi jiwa untuk melakukan perbandingan produk asuransi jiwa di Indonesia dan negara-negara lain. Cek di Google dengan kata kunci: life insurance.

 

[Baca: Asuransi Jiwa Syariah Ada Gak Cuma Soal Halal Tapi Buat Melindungi Masa Depan]

 

Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa untuk Warisan?

Ada beberapa orang yang membeli asuransi jiwa dengan harapan uang pertanggungan dapat diwariskan.

 

Gak ada salahnya sih membeli asuransi jiwa, dengan harapan untuk mewariskan uang pertanggungan. Hanya kita perlu perhatikan segala aturan yang tertera dalam polis. Ingat perusahaan asuransi jiwa hanya membayarkan klaim, sesuai dengan kondisi-kondisi yang tertulis di dalam polis.

 

polis asuransi jiwa

Orangtua mana coba yang gak sayang sama anak? Kamu aja sayang sama pacar bingits ya kan hehehe

 

 

Polis itu kontrak perjanjian antara kita dengan perusahaan asuransi jiwa. Di dalamnya terdapat kewajiban dan hak kita sebagai nasabah serta kewajiban dan hak perusahaan asuransi. Sayangnya mayoritas nasabah asuransi jiwa, gak pernah membaca atau menyentuh polis.

 

Alasannya jelas karena polisnya tebal, bisa lebih dari 20 halaman loh. Sebenarnya ada trik untuk membaca polis dengan cepat. Bagaimana caranya?

 

Kenali Aturan Mainnya dengan Memahami Isi Polis

Ketika kita membeli asuransi jiwa, kita memiliki waktu 14 hari untuk memahami polis. Jika ada yang kurang sesuai, kita dapat membatalkan polis tersebut. Secara umum polis asuransi jiwa memiliki beberapa bagian yang wajib kita baca, antara lain:

 

1. Baca Data-Data Polis

Data-data polis terdapat di bagian depan. Di dalamnya terdapat nama tertanggung (cek apakah nama yang tertulis sudah benar sesuai dengan KTP), jumlah premi yang harus dibayarkan, nama penerima manfaat atau ahli waris (cek namanya kembali, apakah sudah sesuai dengan identitias) dan jumlah uang pertanggungan yang akan diterima jika terjadi risiko.

 

Bagian ini adalah bagian yang penting sekali, usahakan kita cek bagian ini sampai 2 kali, memastikan gak ada kesalahan dalam penulisan.

2. Bab Ketentuan Khusus

Pada bagian ini kita akan menemukan risiko-risiko apa saja yang akan dijamin dan risiko yang gak dijamin oleh perusahaan asuransi. Kita harus mengerti betul, seberapa jauh perusahaan asuransi akan memberikan perlindungan. Pada bagian ini selalu ada syarat dan ketentuan yang berlaku.

 

Anggapan yang salah adalah jika saya selalu bayar premi, maka perusahaan asuransi jiwa akan membayar semua klaim saya.

 

polis asuransi jiwa

Pelajari dulu ya baru ngomel, apalagi soal klaim asuransi daripada malu mbaksis 

Faktanya adalah uang pertanggungan akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi jiwa jika kita memenuhi 2 syarat berikut:

– Polis kita masih aktif, artinya kita membayar premi secara rutin

– Klaim kita sesuai dengan kondisi-kondisi yang dijamin oleh perusahaan asuransi jiwa

3. Bagian Pembiayaan (Alokasi)

Pada produk asuransi berjenis unitlink, kita akan menemukan penjelasan mengenai peruntukan premi:

Investasi dan Asuransi (asuransi jiwa dan asuransi kesehatan). Jadi premi kita akan dibagi untuk investasi dan asuransi. Pastikan kita memeriksa terlebih dahulu pembagian persentase tersebut. Lebih baik berdiskusi dengan agen asuransi kita, tapi keputusan tetap di tangan kita.

[Baca: Mengulas 4 Macam Asuransi Jiwa Agar Anda Tahu Pilih yang Mana]

Seperti yang dijelaskan di atas, ternyata asuransi jiwa sangat bermanfaat sebagai sarana untuk mengelola risiko. Tentunya ada aturan-aturan yang berlaku antara kita sebagai nasabah dengan perusahaan asuransi  jiwa yang tertuang dalam polis asuransi jiwa.

Pastikan kita membaca dan memahami aturan yang tertulis dalam polis asuransi jiwa. Jadilah konsumen yang cerdas.

Image Credit:

  • http://www.encore-insurance.com/wp-content/uploads/2015/10/lifeinsurance.jpg
  • http://pilihankeluargaku.com/wp-content/uploads/2016/03/Happy-family1-960×686.jpg
  • http://pakarasuransi.com/wp-content/uploads/2016/02/mengurus_klaim_asuransi_prudential.jpg

Masih banyak lagi dari duitpintar.com