Jangan Salah, Ini Bedanya Menabung dan Investasi

by akbar 2.203 views0

Jangan Salah, Ini Bedanya Menabung dan Investasi header (1)

Finansialku

Kalau dilihat secara sekilas, nabung dan investasi ini sama-sama kegiatan menyimpan uang. Tapi ternyata masih banyak yang belum paham bahwa menabung dan investasi adalah kegiatan yang berbeda.

Lantas di mana sih bedanya?

Menabung adalah sebuah kegiatan memisahkan sejumlah uang untuk disimpan dan uang tersebut masih dapat digunakan sewaktu-waktu jika diperlukan. Menabung biasanya dilakukan untuk tujuan jangka pendek.

Lain halnya dengan investasi yang memiliki tujuan jangka panjang. Orang yang melakukan kegiatan investasi disebut investor.

Para investor ini akan mendapatkan hasil dari investasinya itu minimal setelah lima tahun. Kegiatan investasi dilakukan dengan cara menanamkan modal yang kita miliki dengan harapan akan mendapatkan pertumbuhan nilai di kemudian hari dan menambah penghasilan.

Supaya lebih jelas, berikut ini dijelaskan lebih lanjut soal perbedaan keduanya:

1. Kemudahan dalam mengakses

Dengan menabung, kamu bisa mengakses uangmu kapan pun dan di mana pun. Ketika kita membutuhkan dana darurat, kita dapat mengambil uang kita melalui ATM. Namun tentu ada batasan jumlah yang dapat diambil atau dicairkan.

atm-1524870_1280
Tabungan bisa kamu akses aja lewat mesin ATM (ATM/ thegold.asia)

Berbeda dengan investasi. Saat kamu menginvestasikan sejumlah uang, maka kamu gak bisa mengakses hasil investasi secara mendadak karena ada ketentuan periode pengambilan hasil investasi.

2. Risiko dan bunga

Bicara soal risiko, menabung bisa dikatakan punya risiko yang sangat kecil karena sistem keamanan yang sudah cukup canggih dan tentu saja terpercaya. Apabila bank dimana kita menabung mengalami pencurian, maka kita gak perlu khawatir karena pihak bank pasti akan bertanggung jawab akan uang tabungan kita.

Semua nasabah dari bank tertentu juga pasti akan menikmati bunga tabungan tahunan yang ditambahkan pada rekening mereka masing-masing. Namun jumlah yang diberikan tentu saja tidak terlalu besar.

Dalam investasi, pastinya keuntungan yang ditawarkan jauh lebih besar daripada bunga tabungan. Modal yang ditanamkan akan terus bertambah nilainya dari waktu ke waktu sehingga kantong kekayaan kita akan semakin bertambah.

Karena potensi imbal hasilnya lebih besar, maka risiko akan kehilangan dalam investasi pun lebih besar ketimbang tabungan.

Semakin tinggi imbalan hasil yang diperoleh, maka semakin besar juga risiko yang akan ditanggung. Bahkan ada kemungkinan juga dana investasi yang disetorkan akan hilang total seperti dalam investasi saham.

3. Bentuk atau produk

Tabungan pada umumnya berupa uang yang disimpan di bank sebagai tabungan atau deposito, sedangkan dalam investasi terdapat beberapa jenis produk.

Namun pada umumnya ada dua jenis investasi, yaitu investasi melalui aset riil yang dapat kita lihat bentuk fisiknya seperti emas dan properti. Ada juga investasi dalam bentuk keuangan yang dilakukan melalui berbagai produk pasar modal, seperti reksa dana, saham dan obligasi.

18emas1
Emas adalah salah satu jenis investasi riil atau fisik (emas/ klikkabar)

4. Fungsi

Apabila kita ingin memiliki alokasi dana cadangan, tabungan merupakan pilihan yang tepat karena dapat kita gunakan sewaktu-waktu. Sedangkan investasi memiliki fungsi sebagai pemenuhan kebutuhan jangka panjang dari hasil pengembangan aset yang kita miliki.

Investor melakukan investasi untuk mempersiapkan dana hari tua seperti pensiun. Tapi tak jarang juga yang melakukan hal ini untuk memenuhi biaya pendidikan anak atau cucu di masa depan.

 

Kelemahan Menabung

Uang yang disimpan di dalam tabungan nilainya gak bertumbuh secara signifikan. Yang kita dapat hanya sebatas bunga tahunan yang bahkan besarannya mungkin hanya dapat membayar biaya administrasi bulanan. Belum lagi uangnya bakal tergerus oleh kenaikan inflasi tahunan, maka nilai dari uang kita sebetulnya semakin menurun.

Walaupun uangnya bisa sewaktu-waktu diambil, besaran uang yang kita ambil juga ada batasannya. Contohnya ketika mengambil uang di mesin ATM, maksimal uang yang dapat kita tarik sekitar Rp 5-10 juta saja.

 

Kelemahan Investasi

investasi-bodong-5659891d1cafbd6d107961c2
Kalau investasi asal-asalan, bukan gak mungkin uang malah ludes semua (uang hilang/ okashacetak)

Risiko investasi sebanding dengan keuntungan. Oleh sebab itu, perlu kemampuan berinvestasi yang matang sebelum kita menaruh modal.

Sebagai contoh, untuk jenis investasi saham, ada risiko yang ditanggung apabila perusahaan tempat kita menginvestasikan modal mengalami kebangkrutan. Perlu pengetahuan khusus juga dalam mengelola manajemen risiko dalam bermain saham

Sementara itu, investasi dalam bentuk properti memerlukan modal yang besar. Investasi ini juga tidak likuid, karena butuh waktu dan usaha lebih untuk menjualnya. Namun kalau soal keuntungan, wah dijamin bisa bikin sejahtera.

 

Mana yang Lebih Menguntungkan?

Jadi, diantara menabung dan investasi, kira-kira mana yang lebih menguntungkan? Dari uraian dan penjelasan di atas, pilihan kita tergantung dari tujuan kita.

Apabila kita ingin memiliki tujuan jangka pendek, gunakan tabungan. Namun untuk mempersiapkan dana jangka panjang, gunakan investasi. Tapi jangan lupa untuk pelajari segala hal yang berhubungan dengan pengembangan aset investasinya.

Untuk perencanaan keuangan yang optimal, baiknya kamu memiliki dua instrumen ini. Jadi dana darurat ada, modal kebutuhan jangka panjang pun tersedia.

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Punya Gaji UMR? Gini Caranya Ngatur Duit Biar Bisa Nabung dan Investasi]

[Baca: Gak Cuma di Tabungan, Dana Darurat Juga Bisa Disimpan di…]

[Baca: Mau Mulai Berinvestasi? Cobalah Reksa Dana Pasar Uang]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com