Kamu Harus Tahu 5 Biaya Kesehatan dan Olahraga yang Harus Selalu Disiapkan

by DuitPintar 4.415 views0

biaya kesehatan dan olahraga

Artikel Ini dipersembahkan oleh Mitra Perencana Keuangan

Kami Finansialku.com

 

logo finansialku

 

Kita sering mengabaikan yang namanya kesehatan dan olahraga. Kamu harus tahu loh, apa saja sih biaya-biaya kesehatan dan olahraga yang harus selalu disiapkan.

 

Apa Saja Biaya Kesehatan dan Olahraga yang Harus Selalu Disiapkan

Kita semua tahu bahwa kesehatan adalah anugerah yang paling mahal dan kenyataannya memang kesehatan nilainya mahal.

 

Bagi banyak orang, ternyata gaya hidup sehat bukanlah hal yang mudah dan murah. Ada beberapa pengeluaran-pengeluaran yang harus kita anggarkan terkait dengan biaya kesehatan dan olahraga. Apa saja biaya-biaya kesehatan dan olahraga yang harus disiapkan?

 

[Baca: Ini Nih 6 Barang untuk Kesehatan yang Sebenarnya Nggak Perlu-perlu Amat dan Bikin Boros]

 

 

Nah, ada baiknya sebelum membahas mengenai biaya-biayanya, kita perlu mengenal anggaran (budgeting).

 

Jika kita hidup di kota-kota besar, tentu kita sudah tahu berapa biaya untuk hidup sehat kan? Ternyata ada juga pengeluaran-pengeluaran rutin untuk kesehatan dan olahraga yang perlu kita keluarkan.

 

Biaya-biaya tersebut tidak akan menjadi beban berat, jika kita sudah mempersiapkannya. Nah kira-kira apa saja biayanya

 

1. Biaya Dana Darurat Kesehatan

Dana yang pertama kali harus disiapkan adalah dana darurat. Dana darurat atau emergency fund adalah dana yang digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan yang mendadak dan genting.

 

biaya kesehatan dan olahraga

Siapin dana darurat salah satunya buat kesehatan juga, bukan cuma buat pedekate sama gebetan, eh…

 

 

Namanya kondisi darurat kan ada banyak, misal genteng bocor, ban mobil sudah gundul, pompa air rusak dan lainnya. Biasanya angka dana darurat adalah 6 kali sampai dengan 12 kali pemasukan.

 

Contoh nih, Adi memiliki pemasukan sebesar Rp 10.000.000 per bulan. Maka dana darurat yang harus dipersiapkan adalah 12 x Rp 10 juta = Rp 120 juta. Dana darurat tersebut dapat disimpan dalam tabungan, deposito atau reksa dana pasar uang.

 

Dari dana darurat tersebut, usahakan kita menyiapkan 30% untuk kebutuhan kesehatan. Pada kasus Adi maka 30% x Rp 120 juta = Rp 36 juta untuk kebutuhan kesehatan. Contoh keperluan rawat jalan dokter, membeli obat dan lain sebagainya.

 

2. Premi Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa

Pengeluaran berikutnya adalah premi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Ingat ya, asuransi kesehatan dan asuransi jiwa itu berbeda.

 

Tentu saja gak ada orang yang ingin sakit kan? Nah, jika sampai terjadi sesuatu dengan kesehatan, maka kita dapat memanfaatkan asuransi kesehatan. Usahakan kita selalu mempersiapkan biaya untuk asuransi ini, paling gak BPJS Kesehatan.

 

[Baca: Kalau Sudah Punya BPJS Kesehatan Apa Masih Perlu Asuransi Swasta]

 

 

3. Biaya Olahraga

Biaya berikutnya yang perlu dipersiapkan adalah biaya untuk olahraga. Ternyata gaya hidup atau lifestyle untuk sehat itu susah, butuh yang namanya komitmen dan konsistensi.

 

biaya kesehatan dan olahraga

Lari kecil atau jogging enak, gratis, asal jangan lari dari kenyataan ya hehehe

 

 

Coba manfaatkan olahraga yang berbayar (fitnes, futsal, basket, tenis, golf) dan juga olahraga yang gratis (jogging, seven minute workout).

 

4. Biaya Makanan Sehat dan Multivitamin

Selain mempersiapkan biaya kesehatan dan olahraga, ternyata apa yang kita konsumsi perlu diperhatikan juga. Ada orang yang mengatakan sumber penyakit itu datangnya dari makanan. Yup apa yang kita konsumsi itu akan mempengaruhi kesehatan kita.

 

Makanan sehat belum tentu makanan yang gak enak atau makanan mahal, Kita juga dapat membuat sendiri makanan sehat dan lebih alami. Selain itu, rajin-rajin mengonsumsi multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh deh.

 

5. Biaya Cek Darah Rutin

Untuk kamu yang berusia 25 tahun ke atas, tentu sudah akrab dengan istilah darah tinggi, kolesterol, HLD, LDL dan kawan-kawan.

 

Usahakan lakukan pengecekan darah secara rutin, mungkin setahun sekali. Tujuannya sebagai langkah preventif, agar kita selalu update dengan kondisi kesehatan kita. Kalau bukan kita sendiri yang peduli dengan kesehatan kita, siapa lagi?

 

biaya kesehatan dan olahraga

Masa diambil darahnya aja takut tapi sama orangtua berani hayoooo

 

 

Anggarkan Agar Gak Terlalu Berat

Pengeluaran-pengeluaran di atas boleh dibilang ringan tetapi boleh juga dibilang berat. Contoh, ada loh orang yang memaksa harus olahraga di Gym tertentu supaya kelihatan eksis dan hebat. Tentu saja biayanya gak sedikit dan harus merogoh kocek lebih dalam.

 

[Baca: Hidup Sehat Gak Harus ke Gym Tiap Hari Cobain Aplikasi Kesehatan Smartphone Ini Deh]

 

 

Mau pamer, gaya dan kelihatan keren boleh-boleh aja, asalkan memang sesuai dengan kemampuan dan sudah dianggarkan. Satu hal yang perlu diperhatikan tujuan utamanya adalah hidup lebih sehat dan bersyukur.

 

 

 

Image Credit:

  • https://assets.futuready.com/images/article/large/pentingnya-dana-darurat.jpg
  • http://healthambition.com/wp-content/uploads/2013/02/shutterstock_111667787-e1360917299194.jpg
  • https://www.ibudanbalita.com/uploads/posts/0ITJhhvw1M.jpg

Masih banyak lagi dari duitpintar.com