Kamu Penggila Olahraga? Tambah Penghasilanmu dengan 5 Cara Ini

by akbar 550 views0

kamu penggila olahraga

Kamu berolahraga 5 kali dalam seminggu atau bahkan lebih? Hobi nonton bola sampai subuh? Atau mungkin selalu mantengin One Fighting Championship di malam Minggu? Itu tandanya kamu adalah penggila olahraga.

Gila olahraga itu tergolong kebiasaan positif karena selain badan sehat, kehidupan sosialmu pun ikut sehat. Isi dompetmu juga bisa ikutan sehat jika kamu mampu mengolah kebiasaan gila olahraga jadi penghasilan tambahan.

Banyak bisnis atau usaha sampingan yang berhubungan dengan olahraga. Namun untuk menjalankannya, kamu butuh tekad dan semangat yang kuat.

Berikut adalah 5 usaha sampingan dan bisnis khusus untuk penggila olahraga yang bisa kamu pertimbangkan.

1. Personal trainer

kamu penggila olahraga
untuk jadi personal trainer, modalnya memang gak besar tapi pastinya kamu butuh skil tinggi dalam berolahraga dan manajemen waktu yang baik (Personal trainer / barcelona.home)

Menjadi personal trainer atau instruktur olahraga mungkin bisa jadi pilihan sebagai usaha sampinganmu. Umumnya, seorang instruktur selalu terikat kontrak dengan pusat kebugaran atau gym. Tapi gak jarang pula yang bekerja secara independen.

Dengan jadi instruktur independen, kamu bebas mencari klien di mana saja. Buat yang menekuni olahraga aerobik, mungkin bisa buka kelas aerobik di kantor teman. Atau yang sering fitness bisa jadi personal trainernya rekan-rekan di kantor.

Usaha sambilan ini memang terlihat fleksibel. Namun kamu harus pikirkan kapan waktumu untuk berlatih dan beristirahat. Ilmu olahragamu harus terus terasah dengan baik meski kamu rutin mengajar.

Untuk menjadi seorang personal trainer, kamu mungkin gak akan butuh modal yang besar. Hal pertama yang kamu butuhkan adalah skill yang mumpuni sesuai dengan bidang olahraganya. Pastikan calon klienmu gak berguru dengan orang yang salah.

Yang kedua adalah tubuh atletis. Tubuh atletis jelas menunjukkan kalau kamu rutin berolahraga dan dapat meningkatkan kepercayaan calon klien juga. Mereka bakal terinspirasi pengin punya badan atletis seperti trainernya.

Dan yang terakhir adalah modal peralatan. Sebisa mungkin kamu punya perlengkapan olahraga yang berkualitas. Sesuaikan juga dengan jenis olahraga yang kamu geluti. Misalkan kamu adalah instruktur Muay Thai, paling tidak harus punya glove, kick pads, punching mitts, dan head gear.

2. Buka catering sehat online

kamu penggila olahraga
Kalau ada sisa masakannya bisa dimakan sendiri kan (catering sehat/astralife)

Sebagai penggila olahraga, tentu kamu juga mencintai makanan sehat kan. Buat yang punya bakat memasak, membuka catering sehat online bisa jadi pilihan.

Catering sehat online yang berbasis di Jakarta cukup banyak. Ada Gorry Gourmet, Leafwell Catering, dan lainnya. Pangsa pasarnya cukup luas dan kebanyakan adalah masyarakat menengah ke atas.

Promosikan cateringmu di Instagram dengan mengunggah foto-foto menu makanan yang menggugah selera. Kalau ada modal lebih, kamu pun bisa membuat website untuk cateringmu. Dan di website itulah, pelanggan bisa melakukan pemesanan secara online.

Meski makanannya sehat, jangan abaikan rasa, packaging, dan pelayanan. Jagalah mutu dari tiga hal tersebut agar pelanggan gak kecewa.

3. Reseller peralatan atau suplemen olahraga

kamu penggila olahraga
punya kenalan supplier peralatan olahraga ya jadi saja reseller (peralatan gym/exercise equipment warehouse)

Menjadi agen penjual peralatan olahraga juga bisa membantumu mempertebal isi dompet. Selain peralatan olahraga, suplemen juga bisa.

Peralatan maupun suplemen olahraga memang dijual dengan bebas di berbagai pusat perbelanjaan. Tapi sebagian penggila olahraga cenderung mencari produk-produk yang jarang terlihat di pasaran. Dan sebagian lainnya memilih untuk membelinya di gym.

Bila kamu belum memiliki network pemasok suplemen atau peralatan itu, carilah pemasok di situs jual beli online. Cari tahu ID penjual supplier alat atau suplemen olahraga yang tengah mencari seorang reseller.

Atau mungkin kamu bisa belanja peralatan olahraga itu ketika lagi jalan-jalan ke luar negeri dan menjual lagi di Indonesia. Namun jangan lupa untuk melakukan riset harga dulu. Bukan berarti beli alat olahraga di Hong Kong, Thailand, atau China pasti lebih murah lho.

Ketika barang-barang itu sudah kamu dapatkan, ada dua cara dalam menjualnya. Pertama menjual ke perorangan, dan yang kedua menjualnya di gym.

Menjual ke gym sudah pasti harus dalam jumlah besar, beda halnya dengan menjual ke perorangan. Jangan lupa juga manfaatkan situs jual beli online untuk mendongkrak penjualannya.

4. Pemilik gym atau tempat olahraga

kamu penggila olahraga
Punya kemampuan manajemen yang baik, buka saja gym atau tempat olahraga (gym/aspiretrust)

Menjadi pemilik sekaligus pengelola gym atau tempat olahraga lainnya juga bisa mendatangkan penghasilan yang besar.  Karena sampai kapan pun, olahraga tetap jadi bagian dari hidup masyarakat.

Akan lebih baik kalau tempat olahraga yang kamu kelola ada di dekat perumahan warga atau area perkantoran. Dengan begitu, masyarakat atau karyawan gak males untuk mengunjungi gym kamu.

Untuk membuka gym, kamu jelas butuh ruko. Tapi kalau mau buka tempat futsal, harus ada lahan atau tanah lapang. Peralatannya pun harus dilengkapi sesuai dengan standarnya.

Selain masalah lokasi, hal yang harus kamu pertimbangkan adalah harga dan kompetitor. Berlakukan harga yang masuk akal dan bersaing dengan tempat olahraga di sekitar.

5. Buka sport café

kamu penggila olahraga
pada intinya, sport cafe ya jual makanan. Tapi bisa dimanfaatkan buat nobar bola atau MotoGP bahkan One FC lho (sport café/nrg)

Sport café jelas bisa jadi tempat nongkrong penggila bola atau MotoGP. Fokus utamanya memang jual makanan, tapi jangan lupa untuk selalu sediakan TV LED yang menampilkan siaran ESPN.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam urusan buka café adalah tempat dan lokasi. Kalau punya garasi rumah yang luas mungkin bisa diberdayakan. Atau sewa ruko juga bisa. Asalkan semua tempat itu strategis dan mudah dijangkau.

Sebagai penggila olahraga, kamu pasti paham kan bagaimana habit seseorang yang hobi nonton bola atau MotoGP. Mereka rela nonton sampai subuh untuk menyaksikan aksi tim favoritnya. Dan kalau sudah nonton, dijamin bakal rame sorak-sorakan.

Mengakomodir keinginan fans olahraga dalam urusan nobar (nonton bareng) tentu bisa jadi sumber pendapatan cafému. Atau kamu juga bisa jalin kerja sama dengan EO atau media yang sering menggelar acara nobar.

Jangan lupa juga untuk beli lisensi nonton Piala Dunia. Walaupun ajang itu berlangsung 4 tahun sekali, tapi euforianya gak bakal terlupakan.

Gimana guys? Sudah terbayang kan mau buka usaha apa? Kalau butuh tambahan modal, gak perlu bingung. Ada banyak KTA yang bunganya rendah. Kamu juga bisa pilih yang plafon dan tenornya sesuai dengan kemampuanmu.

Intinya selalu kata-kata Om Bob Sadino, “Bisnis yang baik adalah bisnis yang dijalankan.” Selamat mencoba, dan semoga sukses!

 

kamu penggila olahraga

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Gak Pernah Olahraga, Jangan Harap Keuangan Terjaga]

[Baca: 10 Cara Mengisi Waktu Luang yang Bakal Bikin Bisnis Kamu Lancar]

[Baca: Nih Usaha Sampingan Tanpa Modal Buat Karyawan Sibuk]

 

Masih banyak lagi dari duitpintar.com