Kebutuhan Renovasi Rumah Makin Mendesak? Nih 6 Sumber Dananya

by DuitPintar 5.562 views0

kebutuhan renovasi rumah

Rumah sebagai tempat berlindung sekaligus sumber investasi masa depan pastinya harus mendapat perhatian ekstra. Salah satu bentuk perhatian itu bisa dalam bentuk perawatan bangunan rumah. Oke, kalau udah ngomongin soal renovasi gak bisa lepas dari yang namanya dana dong ya.

Renovasi rumah sendiri ada yang hanya sebagian kecil dan ada juga renovasi total atau besar-besaran. Kalau ternyata kondisi tempat tinggal sudah sangat membutuhkan perbaikan karena rusak di beberapa titik, gak bisa ditunda terlalu lama.

Dari sekian banyak sumber dana, saat ini bank bisa jadi pilihan solusi sumber dana renovasi rumah ketika budget tiris. Gak hanya berfungsi sebagai tabungan atau investasi, bank juga nawarin dana pinjaman.

[Baca: Kredit Multiguna atau Kredit Renovasi Rumah yang Mana Bisa Jadi Solusi Dana Renovasi Rumah]

Yup, kita emang bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman bank untuk menutup biaya renovasi. Dengan kata lain kita punya utang sama bank. Punya utang di sini sah-sah aja kok, jangan langsung punya negative thinking.

Sadari saja bahwa utang itu bisa bermanfaat selama punya kemampuan dan kemauan mengelola sebaik-baiknya. Itulah kenapa sangat penting mengambil pinjaman yang sesuai dengan kondisi keuangan kita.

Berikut beberapa bantuan sumber dana renovasi rumah dari bank dan beberapa pihak lain yang bisa dipertimbangkan:

kebutuhan renovasi rumah
Renovasi total kayak gini tentu butuh waktu dan biaya yang gak sedikit

1. Kredit Renovasi Rumah

Layanan kredit renovasi rumah yang disediakan sejumlah bank mungkin kurang familiar. Tapi kamu perlu tahu nih, ada beberapa bank yang bekerja sama dengan perusahaan semen loh untuk kredit renovasi rumah.

Gak hanya pinjaman dana, tapi kita bisa sekaligus mendapat saran dari perusahaan semen itu tentang renovasi rumah yang efisien dan efektif. BNI Griya adalah salah satu produk dengan layanan tersebut. BNI Griya juga melayani KPR, Refinancing dan take over kredit.

2. Dana tabungan + KTA

Kalau kamu punya tabungan di bank, bisa loh dikombinasikan dengan kredit tanpa agunan (KTA) sebagai sumber dana renovasi rumah. Pasti sudah cukup familiar dengan produk KTA kan.

Produk KTA bisa menjadi pilihan untuk menutup biaya renovasi. Proses KTA cukup cepat karena hanya butuh beberapa hari. Bunga KTA pun cukup rendah mulai dari 0,99%. Tapi ingat, sesuaikan dengan kemampuan kita buat mencicil. Jangan sampai kejadian saat renovasi belum selesai, angsuran KTA masih tertunggak.

[Baca: Perlu Renovasi Rumah Mending Pakai KTA atau Kredit Renovasi Rumah]

3. Kredit BPJS

BPJS menjalin kerja sama dengan BTN juga menyediakan Pinjaman Renovasi Rumah. Kita bisa memanfaatkan fasilitas ini selama kita sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama paling tidak 5 tahun.

kebutuhan renovasi rumah
Mau pecah tabungan juga sah-sah saja kok

Dana maksimal yang diberikan untuk fasilitas ini sebesar Rp 35 juta. Syarat lain yang dibutuhkan untuk memperoleh kredit tersebut, kita harus menjaminkan sertifikat rumah.

4. KPR Refinancing

Solusi lain yang bisa kita usahakan adalah melalui KPR refinancing. Tapi, fasilitas yang satu ini bisa dilakukan jika rumah kita yang menggunakan sistem kredit pemilikan rumah (KPR) sudah lunas alias selesai.

Sama halnya dengan saat kita membeli rumah dengan cara KPR, untuk KPR refinancing, ada sertifikat rumah yang harus dijaminkan ke bank.

Pinjaman yang kira-kira diberikan bank sekitar 80 persen dari harga taksiran rumah kita. Contoh, bank menaksir harga rumah Rp 300 juta, berarti kredit yang cair Rp 240 juta. KPR refinancing membutuhkan proses lebih lama dari KTA.

Fasilitas ini juga mengatur biaya tambahan seperti provisi, notaris, dan administrasi. Untuk kebutuhan renovasi rumah total, mungkin cara ini bisa digunakan.

[Baca: Apa Itu KPR Refinancing Sebenarnya? Kenalan Dulu, Mungkin Bisa Jadi Cara Jitu Mengakali Cicilan Rumah]

5. Top Up KPR

Solusi pinjaman lain adalah Top up KPR. Fasilitas yang satu ini adalah penambahan limit KPR yang telah berjalan. Jumlahnya biasanya setengah dari periode pinjaman. Contohnya, KPR selama 15 tahun, top up baru bisa dilakukan saat cicilan sudah berjalan minimal 7 tahun 6 bulan.

Dengan mendapat top up KPR, selisih antara plafon KPR lama dengan yang baru itulah yanga bisa digunakan untuk dana renovasi rumah. 

kebutuhan renovasi rumah
Over kredit bisa saja jadi pilihan, tapi butuh proses agak panjang

6. Over Kredit KPR

Sementara itu, fasilitas over kredit kurang lebih sama dengan top up KPR. Bedanya, ada dua bank yang dilibatkan, bank pertama adalah penerbit KPR awal dan bank kedua adalah bank yang akan menyediakan over kredit dari bank pertama.

Intinya sama dengan top up KPR, menggunakan selisih plafon untuk membiayai renovasi rumah. Layanan ini sebagai pilihan lain jika top up KPR ditolak. 

[Baca: 5 Cara Renovasi Rumah Murah Tanpa Utang]

Nah, gimana? Sekarang gak usah bingung kalau emang lagi kepepet untuk renovasi rumah. Beberapa solusi di atas mungkin bisa jadi pilihan kamu.

Intinya sih pilih yang paling pas dengan kondisi keuangan kamu, jangan maksain kalau gak mau sport jantung lunasin utang sana-sini.

DBS-CTA

 

Image credit:

  • http://rumahm.com/wp-content/uploads/2015/03/Renovasi-rumah-Minimalis.jpg
  • http://media.suara.com/thumbnail/api/images/2016/06/01/o_1ak4lro5gael1n1p192j113ag0ma.jpg?s=653×366&watermark=true
  • http://www.popeti.com/berita/wp-content/uploads/2016/03/1.Trik-Renovasi-Rumah-secara-Sederhana-Mudah-dan-Murah1.jpg

Tags: , ,

Masih banyak lagi dari duitpintar.com