Kenapa Harus Bingung Memilih Asuransi Pendidikan?

by DuitPintar 775 views1

merencanakan tabungan pendidikan

Biaya pendidikan semakin lama semakin tinggi. Meski pemerintah punya program sekolah gratis, belum semua sekolah menjadi peserta program itu. Sekolah favorit malah hanya segelintir yang tercatat menawarkan biaya sekolah gratis.

 

Karena itulah penting bagi orang tua untuk mempersiapkan biaya pendidikan buat si kecil. Jika memulai persiapan ini sedari dini, manfaat yang diperoleh kelak bakal lebih maksimal. Tapi jangan sampai salah pilih wadah yang mengelola dana pendidikan itu.

 

Sedikitnya ada dua pilihan untuk menyiapkan dana pendidikan, yakni asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan. Meski sama-sama merupakan produk investasi buat pendidikan anak, tabungan dan asuransi punya perbedaan yang cukup mencolok.

 

Salah satunya adalah soal kemudahan dalam prosesnya. Orang tua yang awam soal asuransi cenderung memilih tabungan pendidikan meski kadang tak sesuai dengan kebutuhan. [Baca:4 Fakta Kenapa Orang Tua Lebih Memilih Tabungan Pendidikan]

 

Tabungan Pendidikan vs Asuransi Pendidikan

tabungan pendidikan

Simak daftar perbedaan kedua layanan itu di bawah ini:

 

Tabungan pendidikan

  • Bunga termasuk kecil dibanding tabungan biasa.
  • Direkomendasikan perencana keuangan untuk menyimpan dana pendidikan dalam jangka waktu pendek, sekitar 2-5 tahun ke depan, karena hasil tabungan hanya 3-6 persen.
  • Dikenai biaya administrasi.
  • Terdapat asuransi yang ditanggung pihak bank, tapi dana tanggungan relatif kecil. Jika nasabah meninggal, ahli warisnya akan mendapat dana senilai target jumlah akhir tabungan tersebut saat jatuh tempo. Misalnya berencana nabung selama 5 tahun. Ketika nasabah meninggal di tahun ketiga, ahli waris mendapat dana sejumlah tabungan selama 5 tahun itu.
  • Minim risiko.
  • Proses lebih mudah.

 

Asuransi pendidikan

 

  • Hasil pengumpulan dana bisa lebih besar ketimbang tabungan pendidikan karena dana diolah di produk investasi, seperti reksa dana dan saham.
  • ika pihak tertanggung meninggal, ahli warisnya mendapat dana senilai uang pertanggungan plus hasil investasi. Misalnya dalam polis uang pertanggungan sebesar Rp 100 juta. Kalau nasabah berencana nabung selama 10 tahun tapi meninggal ada tahun kelima, ahli waris akan mendapat uang pertanggungan itu ditambah hasil investasi yang dikelola perusahaan asuransi dari uang premi yang disetorkan per bulan.
  • Lebih bersifat jangka panjang karena hasil investasi belum ada setidaknya dalam 5 tahun pertama.
  • Ada biaya akuisisi yang relatif besar.
  • Risiko lebih besar.


Wadah Dana Pendidikan yang Tepat

anak-anak sekolah, SD, SMP, SMA, Kuliah

 

Jika menilik pada jangka waktu menyiapkan dana pendidikan si kecil yang belum sekolah, asuransi pendidikan adalah wadah yang lebih direkomendasikan.  Dengan menjadi peserta asuransi pendidikan, kita akan mendapat pencairan dana setiap kali anak masuk SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

 

Selain itu, setiap tahun ada gempuran inflasi. Alat terbaik untuk menanggulangi inflasi adalah investasi, bukan tabungan reguler di bank.

 

Sebab, investasi menjanjikan keuntungan berlipat. Sementara bunga tabungan bisa dibilang terlalu kecil untuk melawan inflasi.

 

Tapi yang menjadi hambatan kemudian adalah orang tua sering bingung memilih asuransi pendidikan yang tepat . Untuk menjawab kebingungan itu, kita harus menghitung dulu berapa kira-kira biaya yang dibutuhkan untuk menyekolahkan anak hingga tuntas.

 

Berikut ini komponen biaya yang harus dihitung:

  • Uang pangkal
  • SPP
  • Buku-buku
  • Transportasi
  • Ekstrakurikuler

 

Kemudian setelah menghitung biaya itu, hitung juga kemampuan kita membayar premi. Jika ternyata perkiraan biaya pendidikan lebih besar daripada kemampuan membayar premi, kita bisa menyiasati biaya tersebut.

 

Misalnya dengan memasukkan anak ke sekolah negeri yang menggratiskan uang pangkal. Atau memilih sekolah yang dekat dengan rumah agar biaya transportasi bisa ditekan.

 

Tips Menentukan Provider Asuransi Pendidikan

Asuransi Pendidikan

 

Jika sudah mendapat hasil perhitungan yang pas, tinggal menentukan provider asuransi pendidikan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan. Smak tipsnya berikut ini:

 

1. Berpengalaman

Karena asuransi pendidikan bersifat investasi jangka panjang, sebaiknya kita memilih perusahaan asuransi yang telah lama berdiri dan punya track record bagus. Meski demikian, perusahaan asuransi yang baru-baru tidak berarti buruk. Kita bisa mengecek kredibilitas perusahaan asuransi di OJK.

2. Terdaftar

Pastikan agen perusahaan itu memiliki kartu AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia), yang menandakan bahwa dia agen profesional. Kalau provider asuransi itu syariah, dia harus terdaftar di AASI (Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia).

3. Informasi jelas

Informasi tentang asuransi pendidikan itu harus jelas disampaikan. Misalnya tentang mekanisme pembayaran premi, denda, pertanggungan apakah reimburse atau tinggal menunjukkan kartu asuransi di rumah sakit, dan yang terpenting besarnya biaya akuisisi.

 

Biaya akuisisi adalah biaya penerbitan polis yang antara lain meliputi biaya pemeriksaan kesehatan, biaya pengadaan polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi serta biaya lain-lain. Besar biaya ini berbeda antara perusahaan satu dan perusahaan lain.

 


Sebagai orang tua, keputusan memilih asuransi pendidikan yang tepat sepenuhnya berada di tangan kita, bukan orang lain, apalagi agen asuransi. Karena itu, tak perlu bingung memilih asuransi pendidikan. Sebab, kita sendiri yang bisa menilai kemampuan dan kebutuhan keluarga kita.

 

 

 

Image credit:

  • http://pensiunmakmur.blogdetik.com/files/2011/11/1297208645_165085486_1-gambar-cara-mendapatkan-tabungan-pendidikan-anak-terbaik.jpg
  • http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/photonews/2013/10/01/256715/640×320/20131001145829-murid-sekolah-ramaikan-hari-kesaktian-pancasila-di-lubang-buaya-001-debby.jpg
  • http://www.manulife-indonesia.com/sites/default/files/styles/slideshow/public/field/image/home_pendidikan.jpg?itok=ylb20g-p

Tags: ,

Masih banyak lagi dari duitpintar.com