Kerja Sudah Lebih dari 5 Tahun, Kok Gak Punya Tabungan Alias Zonk Sih!

by Tifanny 2.174 views0

gak punya tabungan

‘Eh Yud, gue perhatiin setiap habis gajian lo rajin banget setor tunai ke ATM seberang kantor’ Ujar Deni kepada Yudi sambil setengah kepo. Yudi nyengir sambil menjawab ‘Gue nabung Den, udah kebiasaan sejak gue bisa cari duit sendiri.’

Deni terhenyak, baru sadar kalau selama bertahun-tahun kerja, Deni masih bolong-bolong soal nabung. Hayooo, jangan-jangan kamu juga kayak Deni nih. Atau jangan-jangan tabungan kamu malah masih zonk (baca kosong)?

Gak mau kan kerja sia-sia dan cuma dapat lelah sama stres aja. Kalau begitu simak nih sikap yang bukan gak mungkin bikin tabungan kamu zonk alias kosong walau sudah kerja tahunan.

1. Kurang motivasi

Hidup itu harus punya motivasi, kalau gak punya lalu apa bedanya sama robot dong. Terbukti, banyak orang susah punya tabungan karena kurang atau bahkan gak ada motvasi.

Semisal, 5 tahun ke depan punya target menikah dan kredit rumah. Nah, motivasi kayak gini nih harusnya yang bisa mendorong tekad seseorang untuk getol menabung.

Bayangan akan hunian nyaman dan layak milik sendiri bersama yang tersayang harusnya cukup jadi ‘suntikan’ semangat buat konsisten menabung.

gak punya tabungan
Siapa yang gak mau punya rumah bagus kayak gni ya (Rumah Mewah / Blogspot)

2. Gak tahan godaan

Gak tahan godaan yang ini bukan soal nikmatnya es teler di siang yang terik pas bulan puasa. Godaan yang satu ini bahaya banget buat kestabilan kantong. Yaitu saat gak sanggup menahan hasrat belanja setiap melihat tanda SALE atau DISKON di mall.

Sama halnya saat teman datang bawa belanjaan lalu pamer apa yang baru saja dibeli. Merasa gak mau kalah dan wajib ikut membeli. Padahal mungkin saat itu sudah bertekad buat menyisihkan sebagian dari gaji buat ditabung.

Tekad yang sudah ditanamkan berbulan-bulan bisa kalah oleh godaan membeli barang-barang atau rasa bersaing.

3. Belum punya kewajiban / tanggungan

Mentang-mentang masih melajang, gak ada beban atau keluarga yang harus dinafkahi biasanya bikin kita bersikap sekehendak hati. Istilahnya belum ada tanggungan dan tanggung jawab. Sadar gak sadar seperti hidup untuk diri sendiri.

Merasa gaji yang diterima setiap bulan itu sah-sah saja dihabiskan untuk semua yang diinginkan. Sering berpikir kayak gini ‘Ah, bulan depan kan gajian lagi’ jadi kalau gaji bulan ini habis sia-sia mah gak masalah.

4. Kondisi di mana keluarga bergantung sama gaji kita

Berbanding terbalik sama nomor 3, di sini gak bisa nabung lebih karena justru gaji habis demi keluarga. Sama sekali bukan hal yang salah membantu perekonomian keluarga. Semisal punya adik yang masih sekolah dan kita menanggung biayanya.

gak punya tabungan
Membantu biaya pendidikan adik itu hal yang mulia, tapi jangan lupa nabung juga ya (Anak Perempuan / Portalasuransi)

Atau memberi jatah bulanan kepada orang tua kita yang sudah pensiun dan gak punya sumber penghasilan lagi. Ini namanya anak yang berbakti. Tapi, bukan berarti jadi alasan untuk gak bisa menabung.

Ingat ya, bukan salah keluarga yang kita tanggung biaya hidupnya, melainkan cara kita mengelola uang.

5. Memelihara sikap selalu menunda

Ah besok aja deh, nunggu duit gajian bulan ini ada sisa’ atau ‘Bulan depan deh pas habis terima gaji.’ Gaya hidup ‘nanti dan besok’ kayak gini bukan gak mungkin bakal bikin kita susah punya tabungan.

Berpikir kalau menabung itu harus dalam nominal besar itu salah. Menabung itu dari sedikit lama-lama bakal jadi bukit. Bukan masalah nominal, tapi lebih ke niat. Gak usah muluk-muluk kok, menabung Rp 10 ribu per hari juga boleh banget.

Contoh, Rp 10 ribu x 30 hari = Rp 300 ribu. Nah, Rp 300 ribu x 12 bulan = Rp 3,6 juta. Tuh, lumayan kan asal kita mau konsisten.

6. Gak menganggap tabungan itu penting

Memelihara pola pikir kalau menabung itu gak penting. Meremehkan tabungan dan menganggap kalau menyisihkan uang dalam bentuk tabungan itu sia-sia karena uangnya diam.  Gak boleh digunakan sampai waktu yang belum ditentukan.

Sering merasa sayang aja ada duit sekian tapi gak boleh digunakan. Gak berpikir manfaatnya ke depan untuk hal-hal lain yang lebih urgent. Gak ada yang tahu hari esok kan. Hari ini sehat, bahagia, sukses, tahun depan belum tentu.

gak punya tabungan
Biasanya paling gak rela hobi belanja lalu disuruh nabung saja, demi masa depan sis! (Berbelanja / Koran-jakarta)

Tabungan itu diam-diam bisa jadi pahlawan buat kehidupan kita loh. Sayangnya gak sabar menunggu dan komit sih.

7. Terlalu banyak keinginan

‘Aku ingin begini, aku ingiin begitu, ingin ini ingin itu banyak sekali’ Kenal lirik lagu dari film Doraemon ini dong. Pas banget kan buat menggambarkan betapa manusia punya segudang keinginan. Kalau sebatas angan dan gak memaksakan untuk terwujud sih gak masalah. Nah kalau iya?

Terlalu banyak keinginan sudah pasti bakal bikin cita-cita punya tabungan makin jauh dari kata terwujud. Pengin selalu tampil trendi, pengin selalu menggenggam gadget terbaru, pengin jalan-jalan setiap bulan. Menabung jadi nampak seperti kegiatan yang mengganggu rutinitas konsumtif tersebut.  

Waktu gak akan pernah bisa diulang kembali, jadi jangan sia-siakan kesempatan yang ada. Manfaatkan penghasilan yang kita peroleh setiap bulan dengan sebijak mungkin agar gak ada penyesalan di masa mendatang.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Beli Tanah Rumah Buat Investasi Saat Usia 20-an Bisa Banget]

[Baca: Berani Nyicil KPR Mulai Usia 20-an Kenapa Gak Asal Bisa Disiplin Lakuin Hal-hal Ini]

[Baca: 7 Nasihat Karir Buat Kamu Berusia 20-an Biar Gak Menyesal Kemudian Hari]

Tags: ,

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com