Kisah-Kisah Inspiratif Ini Membuktikan Kalau Gak Ada yang Mampu Menghalangi Kamu Melakukan Hal Besar

by Tifanny 518 views0

melakukan hal besar

Keterbatasan apa pun itu bentuknya sering dianggap sebagai penghalang untuk mencapai kesuksesan. Padahal gak demikian lho!

Coba deh browsing di Internet. Berapa banyak kisah nyata di luar sana yang mampu mendobrak anggapan bahwa ketidakmampuan finansial misalnya, jadi penghalang seseorang buat melakukan hal besar.

Kalau mereka bisa, tentu kita juga bisa dong! Gak ada salahnya timbul rasa iri dan tak ingin kalah dengan mereka yang walau dalam keterbatasan mampu muncul sebagai pemenang.

Biar makin terinspirasi dan mau memulai, simak nih beberapa kisah inspiratif yang membuktikan bahwa gak ada yang mampu menghalangi kita melakukan hal besar:

1. Yati dan Maman – pemulung

Salah satu kewajiban dan bentuk ibadah umat muslim saat Idul Adha adalah berkurban bagi yang mampu secara finansial. Di tahun 2012, bagi pasangan Yati dan Maman, yang berprofesi sebagai pemulung, membeli dua ekor kambing sebagai kurban adalah kebahagiaan tiada tara.

Terlepas dari banyak orang yang memandang sebelah mata profesi mereka, Yati dan Maman membuktikan bahwa tekad kuat bisa membuahkan hasil nyata. Dengan penghasilan Rp 25 ribu per hari, keduanya hidup berhemat dan menabung selama tiga tahun khusus untuk mampu berkurban.

melakukan hal besar
Kisah Yati dan Maman membuktikan bahwa gak ada hal yang gak mungkin. (Yati dan Maman / merdeka)

Yati dan Maman merasa malu selama ini mereka hanya menerima daging kurban, mereka pun ingin berkurban dan berbagi. Kurban diserahkan kepada panitia kurban di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan yang menerima dengan penuh rasa haru melihat kesungguhan keduanya.

2. Adit – pengemudi ojek online

Tahu ojek online dong? Yes, profesi yang kekinian ini emang makin jadi andalan banyak orang, khususnya di kota-kota besar sebagai salah satu solusi kemacetan. Beberapa saat lalu jagad dunia maya sempat dihebohkan dengan foto Adit, seorang pengemudi ojek online di depan menara Petronas dan Batu Caves, Malaysia.

Lewat profesinya, Adit membuktikan bahwa kerja keras gak akan mengkhianati hasil. Walau harus berjibaku di jalanan, Adit bisa traveling ke luar negeri. Gak kalah kan dengan kita yang kerja kantoran?

3. Bardi Syafii – tukang parkir

Sudah bukan rahasia umum kalau untuk menunaikan rukun islam yang ke-5, yaitu naik Haji gak hanya membutuhkan kesiapan hati, namun juga finansial. Kisah inspiratif Bardi Syafii, seorang pria yang berprofesi sebagai tukang parkir di jalan Mangkubumi Kota Yogyakarta pasti mencengangkan.

Gimana gak, sejak tahun 1985 Bardi bertekad untuk menabung demi bisa berangkat naik haji. Pada 17 Agustus 2016, Bardi dan istrinya pun mewujudkan impiannya berangkat naik haji. Selama 31 tahun Bardi menyisihkan sebagian kecil penghasilannya dari beberapa pekerjaan.

Siapa yang menduga profesi tukang parkir yang sering dianggap sepele bisa melakukan hal besar itu ya?

melakukan hal besar
Bapak yang satu ini pantang menyerah pada profesi (Bardi Syafii / efekgila)

4. Mugiyono – tukang becak

Di tahun 2016 ada kisah mengharukan soal seorang tukang becak bernama Mugiyono. Dia adalah pria sederhana yang bertekad menyekolahkan anaknya hingga ke bangku perguruan tinggi.

Profesi sebagai tukang becak yang hanya berpenghasilan Rp 10 ribu kisarannya per hari, tentu saja gak cukup. Mugiyono pun memutuskan untuk mengambil pekerjaan double sebagai seorang penjaga malam.

Berkat kegigihan dan kerja kerasnya siang malam, Mugiyono sukses mengantar anak perempuannya, Raeni hingga ke perguruan tinggi. Raeni bahkan berhasil mencetak IPK 3,96 ketika lulus dari Universitas Negeri Semarang pada 2014 lalu.

5. Syafii – tukang sampah

Profesi yang satu ini selalu bikin orang melengos karena harus berurusan dengan sampah yang aromanya sudah pasti gak sedap. Syafii, seorang petugas kebersihan yang sehari-hari bertugas di wilayah Jakarta Selatan melakukan aksi berbeda yang menginspirasi.

Walau penghasilannya gak seberapa, Syafii berani menolak “sogokan” seorang caleg sebesar Rp 50 ribu yang dimasukkan ke dalam amplop putih. Prinsipnya adalah mengangkut sampah yang membuat kotor jalanan ibukota, tapi bukan “sampah masyarakat”.

Kejujurannya membuat Syafii dilirik oleh dunia dan kisahnya diangkat oleh BBC Two bersama dengan seorang tukang sampah asal Inggris, Wilbur Remirez.

melakukan hal besar
Walau gak punya penghasilan besar, Syafii punya prinsip lho! (Syafii / detik)

6. Suherman – penjaga mercusuar

Seorang penjaga mercusuar di Pulau Langkuas, Kabupaten Belitung, bernama Suherman  lagi-lagi membuktikan bahwa di mana ada niat, di situ ada jalan. Pria ini sudah menjalankan profesinya selama 30 tahun lho.

Suherman yang tinggal terpisah dengan keluarganya di Cikampek, berjuang membanting tulang dan berhasil menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. Gajinya setiap bulan selalu dikirim ke keluarganya demi mencukupi kebutuhan sehari-hari dan biaya pendidikan.

7. Wahyudin – pemulung

Di tahun 2013 ada Wahyudin, si sulung dari tiga bersaudara yang menolak untuk berhenti mengenyam pendidikan. Dengan kondisi orangtuanya yang hanya berprofesi sebagai petani, Wahyu kecil mulai menabung demi pendidikannya. Mulai dari menyisihkan uang jajan hingga jadi pemulung.

Gak berhenti di situ, Wahyu yang memulung setelah sepulang sekolah kemudian mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk membeli beberapa ekor anak ayam untuk diternakkan.

Profesi memulungnya terus dilakukan hingga ia masuk ke perguruan tinggi. Cemoohan karena profesinya yang identik dengan sampah gak menggoyahkan tekadnya mencapai hidup yang lebih baik lewat pendidikan. Hasilnya? Wahyudin sukses dapat beasiswa S2 di ITB pada 2015 lalu.

Gimana, sudah menginspirasi dong kisah-kisah di atas? Gak ada hal yang gak mungkin di dunia ini, selama ada tekad kuat dan usaha nyata. Terlebih lagi untuk hal-hal yang baik seperti kisah-kisah di atas.

Temukan apa yang bisa menjadi pelecut semangat dan motivasi diri buat mencapai hal-hal besar dalam hidup. Singkirkan gengsi, minder, rasa gak percaya diri, dan pikiran-pikiran negatif lain yang hanya akan bikin kita down. Selalu optimis dan pantang menyerah ya!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kisah Inspiratif 5 Orang Ini Bisa Membangkitkan Daya Juang Kita]

[Baca: Kisah Haru Orang Tua Sukses Sekolahkan Anak Semoga Jadi Inspirasi Hidup Kamu]

[Baca: 5 Kisah Pengusaha UKM yang Sukses Memulai Bisnis dari Nol]

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com