Liburan Gak Identik dengan Foya-foya, Gini Tips Hemat Liburan Tapi Tetap Fun

by Hardian 1.169 views0

tips hemat liburan

Liburan nguras duit tabungan? Itu kan dulu. Hari gini kok masih keluar uang banyak buat liburan. Udah bukan zamannya!

Liburan gak identik dengan foya-foya. Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk membuat liburan tetap berkesan tanpa banyak biaya.

Masak, niatnya mau buang stres malah tambah puyeng gara-gara mikir duit liburan. Mari kita simak bersama-sama tips hemat tapi tetap fun dalam liburan berikut ini:

1. Rencanakan sejak jauh hari

Boleh saja jadi orang yang suka dengan hal-hal spontan. Tapi bakal beda kalau urusannya liburan.

tips hemat liburan
Supaya liburannya makin ciamik, sebaik nya direncanain dulu deh semua (Plan / entrepreneur)

Kalau spontan memutuskan liburan minggu depan, atau bahkan besok, bisa jadi biaya perjalanan membengkak. Apalagi kalau tujuannya jauh, sampai mendaki gunung lewati lembah.

Bila merencanakan liburan sejak jauh hari, kita bisa mencari tiket murah. Terutama tiket pesawat. Biasanya, tiket pesawat dijual murah jika kita membeli jauh-jauh hari, misalnya setahun atau enam bulan sebelumnya.

Begitu juga dengan tiket kereta. Ada tiga jenis tarif kursi kereta. Yang paling cepat ludes biasanya yang paling murah.

2. Patok bujet

Bujet harus dipatok sebelum mencari-cari tiket dan akomodasi liburan. Utamakan kebutuhan sehari-hari dan tanggungan dulu, misalnya angsuran kendaraan, baru bikin bujet liburan.

Dengan memprioritaskan pengeluaran wajib itu, kita bisa mengutak-atik bujet untuk menentukan liburan yang ramah di kantong. Misalnya, ada bujet Rp 2 juta untuk liburan akhir tahun.

Carilah destinasi yang sesuai dengan bujet itu. Gak perlu memaksakan ke Thailand kalau memang cukupnya buat ke Malang.

Biar liburan tetap fun meski dana terbatas, riset dulu lokasi wisata yang murah meriah namun patut dikunjungi. Manfaatkan internet buat hunting tempat semacam itu.

tips hemat liburan
Ayo-ayo jangan malas buat cari info di internet (Browsing / mona-croll)

Atau kalau mau lebih simpel, pakai jasa travel agent. Agen sudah punya paket liburan komplet, tinggal kita pilih mana yang sesuai dengan bujet.

[Baca: Menyusun Liburan Sendiri atau Pakai Travel Agent, Mana yang Lebih Menguntungkan]

3. Bikin daftar pengeluaran

Salah satu komponen yang mesti dihitung dalam mematok bujet adalah pengeluaran saat berangkat, selama liburan, dan ketika pulang. Tiket, sudah pasti masuk daftar.

Begitu juga penginapan dan makan. Agar liburan gak bikin bete, sebaiknya cari penginapan yang reputasinya bagus.

Gak perlu mahal, yang penting nyaman. Bisa cari-cari di situs seperti Tripadvisor atau Booking untuk melihat testimoni orang di penginapan tersebut.

[Baca: Mau Liburan Ke Jogja? Simak Nih Daftar 10 Hotel Bujet Rp 200 Ribu dengan Wi-FI di Jogja]

Satu lagi, soal oleh-oleh. Beli buah tangan untuk teman dan saudara sah-sah saja. Tapi pertimbangkan dengan baik anggaran buat hal itu. Pakai prinsip sama rasa sama rata aja

Belikan makanan yang bisa dibagi ke banyak orang agar lebih hemat. Misalnya bakpia kalau ke Yogya. Atau kacang Bali kalau ke Pulau Dewata.

Dengan begitu, gak perlu beli oleh-oleh satu orang satu. Atau jika memang mau ngasih satu-satu, belikan saja gantungan kunci yang ada tulisan nama daerahnya. Murah, tapi tetap bernilai oleh-oleh khas daerah.

4. Pakai cash

tips hemat liburan
Repot sih bawa cash tapi jaga-jaga biar ga kebablasan terlalu banyak gesek sana sini (Cash / thepresidentpost)

Meski Bank Indonesia punya program Gerakan Non-Tunai, bolehlah sekali-kali kita simpan kartu pembayaran pada saat tertentu. Salah satunya, saat liburan.

Lebih spesifik lagi, ketika mengunjungi pusat belanja di destinasi liburan tersebut. Gunanya, mengekang nafsu asal gesek ketika belanja.

Dengan membawa duit cash saja, kita bisa membatasi anggaran belanja ketika liburan. Jika mau bawa kartu, mending yang debit saja. Buat jaga-jaga kalau memang terpaksa harus tarik tunai di ATM.

Sebab, transaksi dengan kartu debit menggunakan dana di tabungan. Seharusnya sih mikir panjang kalau mau asal gesek, karena itu artinya langsung memotong dana di tabungan.

Sedangkan jika pakai kartu kredit, bisa timbul pikiran, “Ah, bayarnya bisa ntar bulan depan.” Ini yang berbahaya. Menggampangkan tagihan bukanlah cara memaksimalkan manfaat kartu kredit.

[Baca: Tagihan Kartu Kredit Membengkak dan Gak Kunjung Lunas, Coba Cara Ini Deh!]

5. Jangan lupa nawar

Bukan rahasia lagi, produk atau jasa yang ditawarkan di lokasi liburan biasanya dipatok dengan harga tinggi. Dikira semua turis duitnya banyak kali, ya.

Karena itu, usahakan selalu menawar sesuatu yang hendak dibeli. Mau beli baju batik di Malioboro, misalnya. Tawar setidaknya sampai 75 persen dari harga yang dipasang penjual.

tips hemat liburan
Tawar aja ga usah malu-malu dari pada beli kemahalan (Menawar / kangdroid.blogspot)

Tapi lupakan tips ini kalau belinya di tempat yang sudah punya harga fix, misalnya di toko Joger Bali. Kalau di tempat kayak gitu, ubah strategi dengan cari barang diskon atau buy 1 get 2.

Meski begitu, gak ada ruginya sih kalau mau coba nawar. Siapa tahu mereka kasihan terus dikasih korting.

Liburan adalah hak segala bangsa. Soal biaya, sebenarnya bisa diakali. Poinnya adalah gak memaksakan diri buat liburan di tempat yang biayanya lebih gede ketimbang kemampuan.

Toh, liburan itu adalah soal bersenang-senang menghilangkan stres. Apa gunanya liburan senang, tapi pulang malah stres gara-gara boros biaya.

[Baca: 5 Cara Mengelola Keuangan Setelah Selesai Liburan

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com