Masih Muda dan Pengin Cepat Kaya? Ini Dia Caranya

by akbar 227 views0

Pengin cepat kaya

Bareksa Logo

Berinvestasi atau sekadar menabung kadang masih menjadi hal yang sulit dilakukan oleh masyarakat, apalagi bagi mereka yang termasuk dalam kelompok usia muda. Tuntutan gaya hidup, penampilan yang kekinian, dan suka bersenang-senang, biasanya menjadi penghalang kalangan ini untuk berperilaku hemat.

Oleh karena itu, Tejasari Assad, salah satu Financial Planner di Tatadana Consulting pernah bilang kalangan muda yang masih lajang bisa menghabiskan sekitar 40 persen dari total penghasilan hanya untuk keperluan pribadinya saja.

Keperluan pribadi ini meliputi pengeluaran untuk hangout bareng teman, membeli barang-barang untuk menunjang hobi, dan berbelanja barang konsumtif seperti pakaian, tas, dan sepatu.

Pengin Cepat Kaya
40 persen pendapatan kebanyakan dihabiskan buat belanja keperluan pribadi lho (belanja/wkdq)

Sementara itu, sekitar 20 persen dan 30 persen dari penghasilan biasanya dipakai untuk pengeluaran bulanan dan alokasi pembayaran utang (cicilan). Adapun sisanya sekitar 10 persen dari penghasilan baru dialokasikan untuk pos tabungan dan investasi.

Padahal kalau dicermati, berdasarkan proporsi perencanaan keuangan tersebut, kalangan muda yang telah berpenghasilan dan masih berstatus lajang, seharusnya bisa menyisihkan gaji untuk tabungan dan investasi lebih besar. Soalnya beban yang ditanggung belum begitu banyak.

Hal itu bisa dilakukan dengan cara mengurangi pos untuk keperluan pribadi yang sifatnya konsumtif, misalnya dari alokasi 40 persen menjadi 20 persen dari penghasilan aja. Jadi 20 persennya bisa dialokasikan untuk pos investasi jangka panjang.

Dengan begitu, porsi pos investasi dan tabungan sebelumnya yang 10 persen bisa ditambahkan menjadi 30 persen dari gaji untuk tujuan keuangan jangka panjang (investasi).

Nah, kalau kamu merasa sebagai golongan anak muda ini, kamu bisa milih instrumen investasi yang memiliki pertumbuhan aset cukup agresif dan berpotensi menghasilkan keuntungan besar dalam jangka panjang (minimal 5 tahun). Salah satunya seperti reksa dana saham.

Pengin Cepat Kaya
Masih muda? investasi reksa dana aja biar cepet balik modalnya (investasi/forbes)

Ini penting lho, soalnya kalangan muda memiliki waktu yang lebih panjang untuk investasi. Dan dengan begitu, uang yang diinvestasikan dapat berkembang lebih maksimal.

Tapi, perlu diingat kalau setiap tingkat keuntungan akan berbanding lurus dengan risikonya. Artinya, semakin besar potensi tingkat keuntungan yang bisa diperoleh, risiko pun akan semakin besar.

Menurut data Bareksa, rata-rata return reksa dana saham sendiri bisa mencapai 18 persen per tahun. Angka ini didapat berdasarkan rata-rata return 5 reksa dana saham dengan return tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

Untuk melihat keuntungan investasi reksa dana saham dengan proporsi 20 persen dari penghasilan ini, coba cek tabel berikut.

pengin cepat kaya
Simulasi keuntungan investasi reksa dana (Bareksa)

Misalnya saja sebagai ilustrasi, Alan yang berusia 22 tahun baru saja lulus kuliah dan telah mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan per bulannya sebesar Rp 3 juta.

Dengan gaji segitu, Alan mulai menyisihkan sekitar 20 persen dari penghasilannya atau sekitar Rp 600 ribu per bulan untuk tujuan investasi 5 tahun (60 bulan) ke depan. Dia memilih produk reksa dana saham dengan potensi keuntungan 18 persen per tahun.

Berdasarkan perkiraan hasil perhitungan investasi di atas, ternyata dana investasi Alan saat dia berusia 27 tahun mencapai Rp 36 juta. Lalu dengan potensi keuntungan 18 persen per tahun pada reksa dana saham, maka uang Alan bisa tumbuh menjadi Rp 57,73 juta.

Artinya, investasi Alan ini bisa memberikan potensi keuntungan sekitar 60,4 persen selama 5 tahun. Tentunya, hasil simulasi itu bisa bertambah lebih besar kalau setiap tahunnya Alan menambah porsi dana investasi per bulan seiring dengan adanya kenaikan gaji.

Ilustrasi di atas membuktikan kalau dengan sedikit melakukan penghematan untuk keperluan pribadi, para kalangan muda sebenarnya berpeluang mendapatkan uang puluhan juta rupiah atau lebih di masa mendatang dengan cara berinvestasi.

Berinvestasi sebaiknya sudah dilakukan sedini mungkin, karena bakal memberikan kita banyak manfaat di masa depan. Hasil investasi juga bisa kita pakai untuk menunjang kehidupan kita di masa depan yang lebih berharga, misalnya untuk biaya pernikahan, membayar uang muka kendaraan atau rumah. Jelas ini lebih penting dibandingkan hanya untuk berbelanja yang sifatnya konsumtif dan tidak bernilai apa-apa di masa depan.

Jadi, mulailah investasi sekarang untuk masa depan cemerlang.
“Artikel lainnya, silakan klik tautan berikut ini : Bareksa.com

 

Tulis Balasan

Masih banyak lagi dari duitpintar.com