Mau Investasi Properti yang Murah? Ini Dia Caranya

by bunga 1.152 views0

investasi properti yang murah

Buat yang punya tabungan lumayan banyak di rekening bank, urusan investasi pasti sudah mulai masuk pertimbangan. Dari pada duit nganggur di rekening dan kepotong bunga, mendingan digunakan untuk ngehasilin duit lagi, kan?

investasi properti yang murah
Duit ngendap di rekening lama-lama bisa habis. Kenapa gak investasi properti aja? (rumah / beritaborneo)

Nah, buat yang tertarik untuk investasi properti, yang jadi hambatan biasanya cuma satu: modalnya gede. Maklum, harga properti di perkotaan kayak Jakarta udah gak bisa dibilang murah.

Kalau lokasinya di tengah kota, nyari properti di bawah Rp 500 juta udah kayak nyari wangsit. Susahnya minta ampun – bahkan cenderung mustahil. Kalau lokasinya di pinggiran mungkin masih ada nih, tapi ya risikonya jauh dari pusat kota. Ditambah dengan infrastruktur dan kondisi lalu lintas Jakarta yang kayak benang kusut, investasi properti di area seperti ini banyak risikonya.

Tapi jangan keki dulu. Buat kamu yang pengen investasi properti tapi dana gak mencukupi, ada nih caranya. Simak dulu ya!

Property Crowdfunding atau Pembelian Kolektif

Apa sih property crowdfunding? Ini adalah metode pembelian properti dengan cara pengumpulan dana kolektif. Istilah gampangnya: patungan beli properti. Dengan cara ini, kamu gak perlu beli properti secara utuh.

investasi properti yang murah
Bukan hanya beli hewan qurban yang bisa patungan, investasi properti pun bisa dibeli dengan cara patungan (investasi properti/Property Week)

Misalnya harga properti yang kamu inginkan adalah Rp 2 miliar, tapi kamu cuma punya uang Rp 20 juta. Kamu bisa ikutan skema pembelian ini dengan uang yang kamu miliki itu dan memiliki 1 persen dari nilai properti tadi. Jadi kamu bukan membeli propertinya, tapi prosentase kepemilikannya. Seperti pemegang saham gitu lah. Nilai imbal hasilnya nanti akan kamu dapatkan dari hasil sewa bulanan properti tersebut.

Gimana cara kerjanya? Skema pembelian properti kolektif di luar negeri sudah marak diaplikasikan lewat internet. Indonesia pun gak ketinggalan. Sekarang, sudah ada kok yang menawarkan servis ini di dunia maya.

Caranya gampang. Kamu tinggal mengunjungi website resminya. Pilih properti yang kamu suka, masukkan jumlah dana yang bersedia kamu tanamkan, dan tunggu sampai dana pembelian properti kamu terkumpul dari calon-calon investor lain.

Kalau sudah terkumpul, kamu akan diundang untuk menghadiri rapat umum pemegang saham (RUPS). Di sini kamu akan dijelaskan mengenai imbal hasil yang akan kamu dapatkan per tahun. Dari mana? Dari hasil penyewaan properti kamu itu dong. Semua proses perizinan, pencarian tenan, dan manajemen properti akan diurusi oleh si perusahaan yang bertindak sebagai fasilitator crowdfunding. Kamu tinggal terima beres!

Berapa minimum investasinya? Kamu cuma perlu keluar modal minimal 1 persen dari harga properti yang kamu inginkan. Jadi kalau harga propertinya Rp 2 miliar, cukup komit aja dana Rp 20 juta dan kamu sudah bisa jadi salah satu pemiliknya.

KIK-EBA Properti

Apa sih KIK-EBA Properti? Kayaknya istilah ini masih asing banget ya di telinga. KIK-EBA adalah Kontrak Investasi Kolektif Dana Beragun Aset. Ini mirip dengan investasi obligasi. Tapi, alih-alih membeli surat utang yang dikeluarkan perusahaan atau pemerintah, kamu membeli sertifikasi perjanjian kredit pemilikan rumah (KPR) dari bank.

Gampangnya gini deh, sudah pernah nonton film “The Big Short” yang dibintangi Christian Bale dan Ryan Gosling pada 2015? Nah, produk KIK-EBA itu adalah versi Indonesia-nya Asset-Backed Security (ABS) yang menjadi biang kerok krisis ekonomi di Amerika Serikat pada 2005. Tapi jangan khawatir, investasi KIK-EBA saat ini masih tergolong aman karena pengajuan KPR bisa dibilang masih ketat, sehingga potensi gagal bayar pun sangat minim.

investasi properti yang murah
Biar lebih paham mending tonton dulu deh filmnya, ini film rekomen banget buat ditonton (the big short / empirecinema)

Gimana cara kerjanya? Bank penerbit KIK-EBA di Indonesia adalah BTN. Karena banyak menyalurkan KPR, BTN pasti butuh likuiditas dong buat tetap menyalurkan kredit ke nasabah. Nah, salah satunya dengan menjual piutang KPR-nya ini ke investor lewat manajemen investasi (MI). Jadi duit yang dikeluarin BTN buat bayarin rumah nasabah bisa balik dengan cepat tanpa nunggu nasabah bayar cicilan per bulan.

Nah, MI mengeluarkan produk reksa dana KIK-EBA untuk mengelola duit investor yang bayarin KPR BTN ini. Terus investor dapet apa? Investor bisa dapat keuntungan dengan dua cara. Pertama dari kupon atau bunga utang yang dibayar per tiga bulan. Kedua, dari selisih harga jual dan harga beli kepemilikan KIK-EBA sebelum jatuh tempo.

Berapa minimum investasinya? Saat ini, MI yang menerbitkan reksa dana KIK-EBA baru Danareksa. Untuk bisa investasi di produk ini, kamu cuma perlu merogoh kocek Rp 5 juta saja. Memang kamu gak investasi di properti fisik, tapi lewat KIK-EBA, kamu bisa dibilang berinvestasi di banyak rumah yang cicilan KPR-nya belum lunas loh. Gak cuma satu atau dua rumah, tapi ratusan!

Saham Properti

Apa sih saham properti? Pastinya sudah pernah dengar tentang saham dong? Nah, kalau kamu tertarik buat investasi properti, kenapa gak coba aja investasi di saham propertinya? Alih-alih dapet satu bangunan, kamu bisa punya kepemilikan langsung di perusahaan yang memiliki propertinya. Apa gak hebat?

Bagaimana cara kerjanya? Sama seperti investasi saham lain, investasi di saham properti artinya kamu beli kepemilikan di perusahaan yang bergerak di bidang properti. Ada banyak kok pengembang besar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), mulai dari Agung Podomoro Land, Summarecon, Alam Sutera, sampai Ciputra.

Tinggal pilih perusahaan yang kamu suka, lalu beli porsi sahamnya lewat broker terpercaya atau langsung ikut trading di BEI. Keuntungan yang kamu dapat bisa dari dividen yang dibagikan perusahaan tiap tahun atau dari selisih harga jual-beli saat trading harian.

Berapa minimum investasinya? Minimum investasi dalam saham adalah 1 lot atau setara 100 lembar saham. Nilainya tergantung dari harga saham yang mau kamu beli. Misalnya kamu mau beli saham Ciputra yang saat ini harganya Rp 1.315 per saham. Berarti dana yang harus kamu siapin:

100 x 1.315 = Rp 131.500

Murah, kan?

Nah, kalau sudah tahu cara investasi properti yang murah, sudah gak ada alasan lagi buat gak bergerak dong? Soalnya industri properti prospeknya masih cerah loh di Indonesia. Jadi sayang banget kalau kamu gak ikut kecipratan untungnya.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Jangan Tergiur Keuntungan Dulu, Ini Dia Kelemahan Investasi Properti]

[Baca: Mumpung Usia Masih Produktif, Boleh Gak Punya Dua Investasi Sekaligus]

[Baca: Menabung dengan Saham? Seberapa Menguntungkan Tuh?]

Tags:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com