Mau Pilih Sekolah Buat si Kecil? Perhatikan 12 Hal ini

by akbar 290 views0

Pilih Sekolah Buat si Kecil

Finansialku

Sebagai orangtua, pendidikan terbaik buat sang anak adalah investasi yang sangat berharga. Oleh karena itu, gak sedikit orangtua yang berjuang dalam mempersiapkan dana pendidikan agar anaknya bisa sekolah di sekolah pilihan.

Patut diketahui, sekolah mahal belum tentu jaminan sekolahnya bagus atau berkualitas lho. Sekolah yang berkualitas bisa memberikan dampak baik bagi kecerdasan anak.

Makanya, ketika kita mempersiapkan dana pendidikan, ada baiknya kita perhatikan pula 12 hal ini. Yuk kita cari tahu lebih lanjut.

1. Jenis sekolah

Sebelum memilih sekolah, tentu wajib mengetahui jenis-jenis sekolah yang ada. Ada sekolah agama, sekolah negeri, sekolah swasta, sekolah alam, homeschooling, sekolah internasional, dan sekolah nasional plus.

Masing-masing tentu ada kelebihan dan kekurangannya. Pahami dengan baik, dan pilih berdasarkan kemampuan dan minat si kecil.

2. Jarak sekolah

Untuk anak TK dan SD, jarak tentu menjadi pertimbangan. Semakin jauh tentu bisa dikatakan makin gak efektif. Karena mereka jadi cepat lelah di jalan, dan kurang waktu bermain sehingga makin gak semangat juga untuk belajar. Biaya antar-jemput juga bisa meningkat jika sekolah anakmu jauh dari rumah.

Car sekolah yang aksesnya juga gampang, biar anak kita gak harus gelantungan di angkot kayak gini (gelantungan/ radar-karawang)
Cari sekolah yang aksesnya juga gampang, biar anak kita gak harus gelantungan di angkot kayak gini (gelantungan/ radar-karawang)

3. Psikologi anak

Pilihlah sekolah yang sesuai dengan karakter dan psikologi anakmu sehingga proses belajar tidak menjadi beban untuknya. Sekolah alam tentu cocok bagi anak yang aktif. Ketahui pula, komposisi proses belajar dan bermain di sekolah tersebut agar lebih jelas.

4. Guru yang berkualitas

Guru merupakan penentu kualitas dari sekolah tersebut. Datang saja ke sekolah untuk mencari tahu informasi seputar gurunya.

Guru yang baik, profesional, dan memiliki kompetensi keilmuan dalam bidang yang diajarkannya, dapat mengembangkan lingkungan belajar yang menyenangkan dan dapat berkomunikasi dengan anak. Bila ditawari kelas trial, jangan sia-siakan.

5. Kondisi sekolah dan lingkungan sekitar

Bila ada kegiatan open house yang diselenggarakan sekolah, kamu bisa datang melakukan peninjauan. Perhatikan sarana dan prasarana sekolah tersebut, kegiatan belajar mengajar, lingkungan sekitar sekolah, fasilitas, hingga kebersihannya.

Kondisi sekolah yang baik tentu akan menunjang proses belajar dan mengajar. Begitupun sebaliknya.

6. Kurikulum

Kurikulum itu penting buat menentukan materi pelajaran yang tepat buat si buah hati (belajar/ jadiberita)
Kurikulum itu penting buat menentukan materi pelajaran yang tepat buat si buah hati (belajar/ jadiberita)

Mayoritas sekolah swasta menerapkan kurikulum yang sesuai dengan ketetapan Pemerintah RI. Namun beberapa di antaranya ada yang mengadopsi kurikulum yang berbeda. Informasi kurikulum ini tentu jadi suatu hal yang penting diketahui sebelum mendaftarkan si kecil ke sekolah yang bersangkutan.

7. Riwayat sekolah

Cari tahu bagaimana riwayat sekolah tersebut dengan melihat akreditasi dan informasi seputar lulusannya dari sisi akademik atau non akademik. Jangan buru-buru ketika melakukan penelusuran tentang riwayat sekolah, dan jangan lupa untuk membandingkan antara sekolah satu dan lainnya.

8. Jumlah guru dan siswa

Bila dalam satu kelas siswanya terlalu banyak, tentu kegiatan belajar dan mengajar jadi kurang efektif. Guru juga bisa kewalahan mengontrol banyak siswa dalam kelas. Ketahuilah hal ini dengan menanyakan ke pihak sekolah tentang rasio jumlah guru dan siswa.

9. Bahasa pengantar

Bila si kecil kurang peka terhadap bahasa asing, menyekolahkan dia di sekolah internasional justru bisa jadi bumerang. Bila sekolah anakmu menggunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantar, maka tugas terbesarmu adalah selalu aktif mengajaknya berbicara dengan bahasa asing setiap hari.

10. Pilihan sang anak

Jangan sampai memilih sekolah yang anak gak suka, nanti mereka ogah-ogahan lho sekolahnya (ogah/ orami)
Jangan sampai memilih sekolah yang anak gak suka, nanti mereka ogah-ogahan lho sekolahnya (ogah/ orami)

Ajak juga sang anak untuk memilih sekolah yang diinginkannya. Tanyakanlah kepadanya, sekolah seperti apa yang kiranya menyenangkan. Lalu, datangi sekolah tersebut bersamanya.

11. Biaya tahunan dan SPP

Nah, kalau yang ini gak boleh lupa ditanya sama pihak sekolah ya. Komponen biaya yang harus kita perhatikan dengan saksama adalah biaya yang dikeluarkan setiap bulan seperti SPP, biaya makan siang, biaya antar-jemput, dan biaya ekstrakurikuler pilihan.

Semua yang berhubungan dengan biaya wajib dicatat dengan baik. Jangan sampai menyepelekan hal yang satu ini lho.

12. Kemampuan finansial

Semua orangtua termasuk kamu, tentu ingin melihat si kecil bisa sekolah di sekolah terbaik. Namun semua tentunya harus mengacu ke kemampuan finansialmu juga.

Tanyakan pada diri sendiri, mampukah kamu menyekolahkan anak di tempat tersebut. Misalnya bila ingin menyekolahkan anak di sekolah internasional, pastikan mampu membayar biaya sekolah anak bukan hanya saat ini tetapi seterusnya hingga lulus.

Meskipun banyak negara yang sudah menerapkan pendidikan gratis kepada masyarakatnya, Indonesia masih termasuk negara yang biaya pendidikannya cukup mahal. Sehingga perlu untuk mempersiapkan dana pendidikan anak sedini mungkin.

Bagaimana, sudah paham kan dengan hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memilih sekolah. Intinya, lakukan persiapan yang matang ya.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Siap-Siap Kembali ke Sekolah Nih. Coba Cek Dulu Sejumlah Promo “Back to School” Ini]

[Baca: Ketika Anak Harus Masuk Universitas Swasta dan Dana Pendidikan Kurang, Apa yang Harus Dilakukan?]

[Baca: Anak Selalu Juara Kelas? Gak Jaminan Dia Pasti Sukses Lho]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com