Mencegah Anak Terancam Gagal Kuliah dengan Melakukan Hal Ini

by Tifanny 812 views0

terancam gagal kuliah

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com.

Setiap anak berhak mengenyam pendidikan terbaik dan setinggi-tingginya. Dan merupakan kewajiban orangtua untuk menyediakan semua fasilitas tersebut. Gak ada tawar-menawar kayak lagi beli barang deh!

Di sisi lain, banyak orangtua merasa kewalahan dengan biaya pendidikan yang besar dan naik setiap tahun. Tapi, biar bagaimanapun pengeluaran untuk pendidikan harus disediakan.

Sebagai pengeluaran yang pasti, mau gak mau mesti dipikirkan sejak dini. Sebaliknya, mengabaikan masalah ini sama saja mempertaruhkan pendidikan anak di masa depan.

Gak mau kan anak terancam gagal kuliah? Maka itu, jangan abaikan beberapa hal di bawah ini.

1. Kalkulasi biaya kuliah di masa depan

Angkanya memang gak eksak alias pasti. Tapi berarti gak bisa diperkirakan ya. Tinggal hitung berapa biaya kuliah yang dihabiskan saat ini. Lebih baik memilih perguruan tinggi berkualitas sebagai perbandingannya.

Sebagai contoh, biaya kuliah Fakultas Teknik di Universitas Gadjah Mada mencapai Rp 10 juta per semester. Nah, ketika anak memasuki usia sekolah, diperkirakan biayanya tembus hingga Rp 20 juta/semester.  Ingat, itu belum termasuk biaya hidup ya.

terancam gagal kuliah
Orangtua mana sih yang gak happy lihat senyum mereka (Lulus Kuliah / duwitmu)

2. Masukkan variabel inflasi

Sudah tahu kan kalau inflasi bikin nilai uang turun. Praktis, nilai uang yang dipegang saat ini gak akan sama dengan nilai uang satu dekade kemudian.

Jika inflasi pendidikan diasumsikan mencapai 15% per tahun, maka dalam 18 tahun lagi biaya kuliah diperkirakan mencapai Rp 414 juta. Wow, angkanya setara dengan harga rumah tipe 37 di pinggiran Jakarta tuh.

3. Mengatasi inflasi

Masalah inflasi, biar pemerintah aja deh yang ngurus. Kita gak usah ikut berpusing ria memikirkan bagaimana inflasi bisa ditekan. Lebih baik fokus mencari solusi berdampingan dengan inflasi.

Lantaran sudah kebayang nilai uang akan terus turun gara-gara inflasi, carilah cara mengantisipasi biaya kuliah yang meroket di masa depan. Ada 4 cara yang bisa ditempuh, yakni:

– Tabungan Pendidikan

Membuka tabungan pendidikan adalah wujud nyata rasa sayang orangtua kepada buah hati. Secara umum, produk perbankan ini mirip tabungan biasa tapi sifatnya ‘dikunci’ alias gak bisa ditarik sebelum jatuh tempo.

Nilai plus lainnya, bunga tabungan pendidikan lebih tinggi. Di samping itu ada pula fasilitas autodebet di mana setoran bisa langsung dipotong dari saldo rekening.

terancam gagal kuliah
Sayang aanak? Siapin dong dananya dari sekarang (Dana Pendidikan / kontan)

Setoran bulannya disesuaikan dengan target dana yang hendak dihimpun untuk kebutuhan kuliah. Makanya semakin dini membuka tabungan pendidikan, makin ringan pula setoran bulanannya. Bahkan pakar keuangan menganjurkan punya tabungan ini jauh sebelum anak lahir.

Asuransi Pendidikan

Produk ini bisa menjadi opsi lainnya dengan tawaran gabungan manfaat asuransi dan investasi. Nasabah tinggal membayar premi asuransi yang disetujui untuk kemudian diolah sebagai investasi oleh perusahaan. Selain mendapat return investasi, nasabah juga mendapat fasilitas klaim asuransi.

Beasiswa

Beasiswa bisa menjadi cara memperingan biaya kuliah buah hati. Sayangnya, beasiswa sifatnya terbatas. Hanya mereka yang bisa menunjukkan kualitas akademik yang berhak mendapatkannya.

– Pinjaman

Pinjaman jadi langkah darurat memenuhi kebutuhan biaya kuliah. Biasanya orangtua sudah akrab sama hal ini. Bisa lewat koperasi, pengajuan kredit tanpa agunan atau multiguna ke bank, sampai menggadaikan barang atau aset.

Tapi, mengajukan pinjaman ada konsekuensinya, yaitu kewajiban angsuran utang plus bunga.

Konkretnya bisa dilihat dari simulasi di bawah ini kalau menjadikan BPKB mobil sebagai agunan pinjaman.

Nilai pinjaman = Rp 100 juta

Biaya admin 4% = Rp 4 juta

Maka pinjaman yang bisa dibawa pulang = Rp 96 juta

Cicilan per bulan = Rp 100.000.000 / 12 = Rp 8.333.333

Bunga = Rp 8.333.333 x 12% = Rp 999,999

Total cicilan per bulan = Rp9.333.332

terancam gagal kuliah
Kalau minjam jangan lupa dilunasi ya! (Uang / kreditgogo)

Sudah kebayang besaran duit yang mesti disiapkan demi anak mengenyam pendidikan tinggi kan? Orangtua yang cerdas pasti sudah memikirkan masalah ini jauh-jauh hari. Lagi pula, mana ada orangtua yang mau berspekulasi seputar kebutuhan biaya kuliah anaknya nanti. Itu sama saja mempertaruhkan masa depan buah hati.

 

Yang terkait artikel ini:

Merencanakan Biaya Pendidikan Anak Dibantu Istri Bekerja

Cara Cerdas Investasi Emas Pendidikan Anak

Curhat Duit: Bingung Memilih Kredit Multiguna atau KTA Demi Biaya Kuliah

 

Tags:

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com