Mengenal Investasi Asuransi Unit Link: Sekali Menyelam, Dua Tiga Pulau Terlampaui

by DuitPintar 1.352 views4

investasi asuransi unit link

investasi asuransi unit link

 

Pernah ditawari produk asuransi unit link? Itu lho skema proteksi yang merangkap investasi sekaligus. Kelihatannya menarik karena di atas kertas produk unit link itu ibarat menyelam sambil minum air. Sekali beli, untungnya dobel. Sudah dapat proteksi asuransi, eh dapat pula manfaat investasi.

 

Cuma kok produk itu justru menimbulkan kontroversi. Pasalnya, pernah terjadi ‘peperangan’ antara perencana keuangan dan agen asuransi.

 

Contoh nyata adalah Perencana Keuangan Aidil Akbar yang dalam bukunya ‘Shocking Unit Link’ menuliskan produk tersebut berpotensi merugikan nasabah. Selang beberapa waktu kemudian agen asuransi Bobby Roberto meng-counter pandangan Aidil Akbar itu lewat buku ‘Untung Ada Unit Link’.

 

“Lha terus kudu piye?’

 

Pertama, kenali dulu apa itu asuransi unit link.

 

Unit link adalah jenis asuransi yang mengkombinasikan asuransi permanen (whole life) dengan produk investasi,” jelas Aidil Akbar, perencana keuangan yang juga menjabat Ketua Umum Independent Financial Planner Club (IFPC).

 

Kenapa bisa begitu? Ya karena dalam unit link itu duit nasabah dibelah dan dimasukan dalam dua keranjang. Sebagian masuk keranjang premi asuransi dan yang lain disetorkan perusahaan asuransi ke manager investasi agar dikelola.

 

 

buku shocking unit link
Aidil Akbar berpendapat duit nasabah dibelah ketika beli unit link.

Nasabah cuma dikasih pilihan sama perusahaan asuransi mau ditempatkan di mana duitnya. Apakah reksa dana saham, campuran, pendapatan tetap, atau pasar uang. Lantaran sudah mengamanahkan duitnya ke perusahaan asuransi, nasabah tak leluasa melacak ke mana saja aliran dananya itu diinvestasikan.

 

Perlu dijadikan catatan, rata-rata perusahaan asuransi baru menyetorkan dana nasabahnya ke keranjang investasi itu di tahun kelima. Itu pun belum tentu 100 persen.

 

Sedangkan di tahun pertama hampir setoran nasabah dimasukkan ke keranjang premi. Lalu bertahap porsi yang dialokasikan ke keranjang investasi diperbesar seiring perjalanan waktu.

 

Kemudian diingat juga, unit link itu pun enggak bebas risiko karena produk itu tak ada bedanya dengan produk investasi lainnya. Ketika kinerja saham dan pasar uang jeblok, pastinya akan berimbas pada nilai investasi unit link.

 

Satu hal lagi, biaya premi yang dikeluarkan lebih besar dari premi asuransi pada umumnya. Tapi di saat bersamaan, nilai proteksinya hanya sedikit yang rata-rata di kisaran Rp 250 juta.

 

Sekarang balik ke diri sendiri, apakah nilai proteksi itu sudah memadai atau belum?

 

Artinya, sebelum memutuskan ambil asuransi unit link mesti menguasai dulu tetek bengek produk tersebut. Jangan buru-buru beli kalau masih buta informasi tentang asuransi unit link. Bagaimana pun membeli asuransi unit link merupakan komitmen jangka panjang.

 

 

orang lagi mempelajari kontrak asuransi
Pelajari dengan seksama produk unit link agar tak menyesal di kemudian hari.

 

Banyak lho kejadian di mana nasabah unit link stop di tengah jalan dan berpikir menarik dananya. Tapi yang didapat malah kekecewaan.

 

Banyak yang merasa jadi korban PHP (Pemberi Harapan Palsu) agen asuransi. Sudah keluarkan duit gede, uang pertanggungannya cekak, eh hasil investasinya tak maksimal.

 

Di bawah ini ada beberapa pertimbangan sebelum memutuskan beli asuransi unit link.

  • Tetapkan tujuan keuangan
  • Ukur kapasitas keuangan keluarga
  • Pahami aturan main dalam asuransi unit link (berapa yang dialokasikan untuk premi dan investasi)
  • Pahami biaya-biaya yang timbul
  • Pahami kinerja dana investasi (reksa dana saham, pasar uang, pendapatan tetap, campuran)
  • Kapan waktu yang tepat menarik dana sehingga menguntungkan

 

 

Di atas kertas kelihatannya investasi asuransi unit link cocok bagi yang punya dana berlebih. Tapi bukan berarti produk ini monopoli orang-orang berduit saja.


Mereka yang sudah dapat merencanakan keuangan keluarga bisa melirik produk ini. Rumusnya simpelnya, hitung dulu kebutuhan asuransi baru pilih produknya! [Baca: Produk Asuransi Mana yang Perlu Diprioritaskan?]

 

 

 

Image credit:

  • https://gramediamatraman.files.wordpress.com/2011/10/shocking-unitlink.jpg
  • http://1.bp.blogspot.com/-TnJtoBvMB6o/VMRf3F2Iy6I/AAAAAAAANE4/Eni-QAJJrBY/s1600/IMG_0254.JPG

 

Tags:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com