Moms, Ini 7 Kebiasaan Orang Kaya yang Cocok Diterapkan oleh Ibu Muda Modern

by akbar 873 views0

untuk jam 6

Finansialku

Mau jadi penari, belajarlah ke pelatih dansa atau koreografer. Mau tahu rahasia menurunkan berat badan, konsultasilah dengan dokter gizi dan instruktur fitness. Pernyataan ini memiliki makna bahwa jika kamu ingin menguasai satu keterampilan, maka belajarlah dari ahlinya.

Bila kamu ingin menjadi orang kaya? Lantas apakah harus belajar dari orang kaya? Betul sekali. Kamu harus belajar dari konglomerat-konglomerat dan mungkin salah satu orang terkaya di dunia.

Khusus buat para ibu muda modern, ada tujuh hal yang bisa kamu pelajari dari para orang kaya. Tujuh hal itu tentu bisa membantu merealisasikan impianmu untuk mencapai kebebasan finansial di masa depan.

Mau tahu lebih lanjut? Mari kita simak ulasannya di bawah ini.

1. Mengemudi kendaraan yang sederhana

Di Indonesia, mayoritas orang punya kendaraan pribadi. Mungkin beberapa dari kamu juga memilikinya.

Kendaraan pribadi memang erat kaitannya dengan gaya hidup. Gak jarang dari kita yang membeli kendaraan sesuai selera, meski cicilannya terasa berat.

Sederhana sih sederhana. Tapi kalau gak bisa jalan sih ya sama aja boong bro! (mobil kayu/ flickr)
Sederhana sih sederhana. Tapi kalau gak bisa jalan sih ya sama aja boong bro! (mobil kayu/ flickr)

Belajarlah dari bos Sinarmas Eka Tjipta Wijaya. Pria dengan kekayaan Rp 36 triliun itu justru memilih mengendarai mobil yang biasa-biasa saja, ketimbang mobil mewah.

Mobil baru cenderung mengalami depresiasi harga di masa depan. Thomas Stanley, penulis buku laris “The Millionaire Next Door” pun mengungkapkan bahwa 37 persen miliarder di dunia justru mengendarai mobil bekas, yang harganya kurang lebih Rp 303 juta saja. So, masih pengin bela-belain beli mobil baru yang mewah biar dibilang keren?

2. Bergaul dengan mereka yang punya pola pikir serupa

Menurut Steve Bold dalam bukunya yang berjudul “How Rich People Think”, orang kaya akan bergaul dengan orang-orang yang punya pola pikir serupa. Mengapa demikian? Jika kamu bergaul dengan mereka yang sukses dan bekerja keras, niscaya kamu pun menjadi bagian dari mereka.

Tapi, ini bukan berarti kamu harus mengeksklusifkan diri dari teman lamamu, dan kamu gak lagi mau mengenal mereka. Jaga juga hubungan baikmu dengan mereka yang sudah lama ada di sekelilingmu.

3. Hindari utang yang menumpuk

Semakin menumpuknya utang, maka semakin bahaya keuanganmu di masa depan. Utang dari bank atau lembaga pemberi pinjaman lain tentu ada bunganya.

Pusing kan tuh kalau utang di sana-sini (utang/ csdnews)
Pusing kan tuh kalau utang di sana-sini (utang/ csdnews)

Menurut survei dari 400 warga kaya di Amerika Serikat, utang adalah satu hal yang harus dieliminasi guna mencapai kemakmuran. Ironisnya, utang-utang warga kaya AS pun menumpuk.

Belajarlah dari hal ini. Usahakan untuk tidak berutang dan prioritaskan penghasilan untuk ditabung.

4. Punya tujuan

Bila kamu berada dalam sebuah kompetisi lari atau kontes masak, atau apalah itu, apa yang menjadi tujuanmu? Pengin menang? Pengin eksis? Pengin gaya-gayaan di sosmed lagi ikut kontes? Atau ada yang lain?

Sejatinya, tujuan adalah alasan mengapa kamu melakukan suatu hal. Apa alasanmu memutuskan untuk bekerja walaupun kamu adalah seorang ibu dengan dua momongan di rumah? Mungkin karena kamu ingin bisa menabung lebih banyak bukan?

Mereka yang punya tujuan jelas adalah mereka yang bakal sukses. Apapun tindakanmu, bila tujuanmu gak jelas, sama saja bohong.

5. Teliti dan selalu melakukan perhitungan

Sebagai ibu, tentu belanja adalah aktivitas rutinmu bukan? Lakukan perhitungan dengan baik ketika kamu berbelanja di supermarket maupun pasar. Jangan asal belanja.

Bila di supermarket, lihatlah diskon yang berlaku atau manfaatkan kartu kredit untuk menikmati promo-promo tertentu. Bila kamu gak punya kartu kredit, beberapa supermarket tentu punya kartu member yang bisa memberikan diskon.

Rajin-rajin cari promo dari kartu kredit, supaya belanja bulanan makin irit (diskon/ kiplinger)
Rajin-rajin cari promo dari kartu kredit, supaya belanja bulanan makin irit (diskon/ kiplinger)

Tapi ketika kamu berbelanja di pasar, keluarkanlah jurus tawar menawarmu. Jelilah dalam belanja dengan memeriksa ulang apa yang kamu beli, apakah jumlahnya sesuai atau malah kurang.

6. Sering-sering baca buku non fiksi

Membaca buku tentu bisa menambah pengetahuan, asalkan bukunya bukan buku fiksi ya. Carilah buku-buku inspiratif soal orang-orang kaya dan sukses, serta pelajarilah pemikiran-pemikiran mereka dengan baik.

7. Cintailah pekerjaanmu

Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan dengan baik adalah mencintai pekerjaan itu. Bila kamu merasa pekerjaanmu adalah beban, sampai kapan pun beban itu akan tetap ada. Kamu pun gak akan bisa memetik hasil yang baik dari pekerjaan itu.

Selain tujuh hal tersebut, lakukanlah penghitungan kekayaan bersihmu. Usahakan agar jumlah kekayaan itu tetap naik dari tahun ke tahun.

Jangan biarkan rekening di tabunganmu berada di angka 0. Prioritaskan menabung dan berinvestasi dengan benar.

 

Yang terkait dengan artikel ini:

[Baca: Moms, Mau Resign dan Jadi Entrepreneur? Miliki 6 Hal Ini Dulu Deh]

[Baca: Moms, Ini Cara Merencanakan Keuangan untuk Anak Berkebutuhan Khusus]

[Baca: Gak Usah Galau, Ini 10 Tips Keuangan Buat Single Moms]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com