Ini Nih 7 Anggapan yang Salah Soal Fresh Graduate di Kantor

by Tifanny 201 views0

Fresh Graduate di Kantor

“Eh kamu anak baru ya? Jangan lupa nih fotocopy dokumen-dokumen ini jadi 100 rangkap!” ujar Reni sambil mencolek si fresh graduate.

Yang dicolek pun cuma bisa melongok. “Emang ini jobdesc gue ya?” tanyanya dalam hati.

Pasti banyak fresh graduate yang pernah merasakan hal ini. Pas hari pertama masuk cuma dikasih kerjaan yang kesannya pritilan banget. Iya gak?

Nah, supaya gak kaget dan akhirnya malah jadi gak percaya diri, ketahui dulu nih tujuh stereotip negatif yang seringkali dialamatkan buat fresh graduate yang baru masuk kerja.

1. Anak baru harus nurut

Budaya di mana senior “berkuasa” atas junior gak dimungkiri masih sering juga ditemukan di kantor. Anak baru kerja dianggap harus ikut kata senior di kantor walau itu berarti si junior harus kerja lembur sampai 12 jam. Itu kantor atau penjara?

fresh graduate di kantor
Waduh, amit-amit ya kalau sampai masuk bui. Jangan sampai deh! (Penjara / redaksiindonesia)

Gak semua instruksi dari senior harus dituruti lho, apalagi kalau yang beda divisi. Beda halnya dengan instruksi dari atasan, apalagi kalau masuk akal. Kalau instruksinya gak wajar, kamu juga berhak kok bertanya. Ini negara demokratis lho, bukan Korea Utara.

2. Anak baru gak boleh banyak ngomong

Hanya karena belum memahami situasi kantor yang baru dimasuki, anak baru alias fresh graduate gak boleh banyak ngomong atau beropini. Pendapat mereka dianggap gak kompeten, atau bahkan salah dan gak penting.

Jangan sampai persepsi kayak gini bikin kamu minder atau takut buat beropini. Mau fresh graduate atau bukan, opinimu sama pentingnya dengan rekan kerja yang lain. Siapa tahu kamu malah bisa memberikan ide-ide yang fresh yang sebelumnya gak kepikiran sama mereka yang udah lama kerja kan?

3. Anak baru gak tahu apa-apa

Mentang-mentang baru lulus dan belum punya pengalaman kerja, fresh graduate sering dianggap “anak bawang” yang gak tahu apa-apa. Karena minim pengalaman, anak baru lulus kerap kali diremehkan, baik wawasan maupun kemampuan bekerjanya.

Justru ini jadi kesempatan kamu buat membuktikan diri. Walaupun belum pernah kerja, tunjukkin kalau kamu masih bisa mengimbangi ritme kerja yang lain dan bahkan bisa belajar dengan cepat.

fresh graduate di kantor
Kelihatannya kayak gak tahu apa-apa, eits jangan salah, coba tanya dulu, pasti emang gak tahu hahaha (Perempuan Muda / eksisbanget)

4. Anak baru pasti manja

Fresh graduate juga sering dianggap manja. Alasannya, mereka belum pernah merasakan kerja dan cari uang sendiri. Padahal kan wajar ya kalau kuliah masih dibayarin orangtua, bukan berarti kita jadi manja.

Gak usah didengerin kalau ada yang komentar kayak gini. Buktikan kalau anggapan ini salah dengan jadi pekerja yang rajin dan gak gampang ngeluh.

5. Anak baru cuma pinter teori

Baru kemarin lulus kuliah, jadi semua ilmu akademik masih segar banget di ingatan. Tapi ya itu kesannya cuma pinter teori, karena belum ada yang diimplementasikan dalam dunia kerja nyata.

Ya iyalah, namanya juga baru lulus kuliah. Toh ketika kuliah dulu juga banyak yang udah pernah magang atau job training di perusahaan. Jadi, pernyataan kayak gini gak sepenuhnya benar dong.

6. Anak baru gak punya inisiatif

Inisiatif adalah hal yang positif dan diperlukan dalam dunia kerja kalau mau sukses. Hanya karena baru menggeluti dunia kerja, fresh graduate juga gak lepas dari anggapan gak punya inisiatif bekerja. Padahal, seringkali mereka cuma gak pede aja, karena belum berpengalaman. Tapi jatuhnya malah kelihatan kayak nunggu perintah doang.

fresh graduate di kantor
Ayo dong bergerak, masih muda kok pasif amat, inisiatif dikit dong kalau gak mau kalah sama yang lain! (Perempuan Pegang Toa / rula)

Hayooo, buat para karyawan senior yang mempertahankan anggapan-anggapan di atas, mulai sekarang buang jauh-jauh ya. Coba beri kesempatan kepada adik-adik first jobber buat mengekspresikan dan mengimplementasikan kemampuan mereka di dunia kerja.

Nah, buat para fresh graduate juga jangan mau terjebak dalam anggapan yang gak sepenuhnya benar. Buktikan kalau kamu juga bisa berkontribusi bagi perusahaan. Minim pengalaman bukan berarti gak bisa sukses berkarier. Kan semuanya bisa dipelajari toh?

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Hey First Graduates Ini PR Kamu Saat Pengin Memulai Investasi Pertama]

[Baca: Alasan Kenapa Traveling Membantu Fresh Graduates Makin Sukses Berkarier]

[Baca: Ini Nih 5 Trik Nego Gaji Saat Interview Buat Fresh Graduate]

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com