NPWP Gak Wajib Buat Wanita Menikah, Kok Bisa?

by Hardian 544 views0

buat wanita menikah

Wanita yang sudah menikah disebut-sebut boleh gak menunaikan hak dan kewajiban pajak sendiri. Lha kok enak?

Informasi itu gak sepenuhnya keliru, hanya perlu sedikit pelurusan. Yang betul, wanita yang sudah menikah bisa menjalankan hak dan kewajiban pajak bersama suami.

Artinya, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang dimiliki sebelum menikah bisa dihapus. Dengan demikian, urusan perpajakannya menjadi satu dalam NPWP suami.

Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2011 tentang Perpajakan. Jadi, wanita yang sudah menikah bukan serta-merta bebas dari kewajiban bayar pajak. Namun NPWP gak wajib buat wanita menikah.

Apa Itu NPWP?

NPWP adalah nomor yang menjadi sarana untuk mengurusi administrasi perpajakan. Nomor itu memuat data diri atau identitas wajib pajak yang memegangnya.

buat wanita menikah
Buat kamu yang udah punya penghasilah lebih dari 54 juta per tahun ke atas wajib nih punya NPWP kalo gak bakalan repot kalo mau ngajuin KPR, pinjaman bank atau kredit kendaraan (kartu NPWP / nasirullahsitam)

Pas mau bayar pajak, misalnya. Kita harus memberikan nomor itu ke petugas pajak, yang akan mencocokkannya dengan database mereka. Begitu juga saat menyampaikan surat pemberitahuan pajak.

Bahkan, NPWP gak hanya penting dalam urusan perpajakan. Mau bayar pajak bumi dan bangunan, misalnya, harus melampirkan salinan NPWP.

Untuk mendapat NPWP, harus mendaftar ke kantor pajak setempat. Syarat-syaratnya terdapat di situs Direktorat Jenderal Pajak.

Nah, kalau gak punya NPWP, ada sanksi yang menanti. Menurut Undang-Undang No. 28 Tahun 2007, wajib pajak yang gak punya NPWP bisa dipenjara 6 bulan-6 tahun. Selain itu, ada denda akibat menunggak pajak.

Wanita Menikah Gak Wajib Punya NPWP

Soal hilangnya kewajiban punya NPWP bagi wanita menikah, berhubungan dengan Pasal 8 UU PPh Nomor 36 Tahun 2008. Menurut beleid itu, penghasilan atau kerugian seluruh keluarga yang dikenai pajak, digabung menjadi satu dan pemenuhan kewajiban pajak dilakukan oleh kepala keluarga (suami).

Jika suami-istri punya NPWP masing-masing, otomatis baik suami maupun istri harus membayar pajak sendiri-sendiri.

Nantinya, dalam SPT tahunan, akan ada jumlah PPh yang kurang bayar. Sebab, ada selisih antara PPh terutang dengan kredit pajak yang dipotong oleh masing-masing perusahaan suami dan perusahaan istri. Untuk lebih jelasnya, coba lihat simulasinya di sini.

buat wanita menikah
Sekarang ada SPT online juga lho jadi kamu ga perlu ngantri panjang kalo pengen lapor SPT pajak tahunan (mengantri SPT tahunan / depoknews)

Dengan begitu, pengeluaran untuk membayar pajak lebih besar dalam satu keluarga, terutama jika istri bekerja. Gaji suami dipotong pajak, begitu juga dengan gaji istri.

Berbeda jika NPWP istri digabungkan dengan suami. Penggabungan ini dibolehkan, asal dilakukan lewat prosedur yang berlaku di kantor pajak.

[Baca: Fun Facts: 5 Fakta tentang Pajak Penghasilan yang Patut Kamu Ketahui]

Syaratnya mudah, antara lain harus membawa bukti pernikahan. Bawalah surat nikah yang valid.

Melihat penjelasan di atas, lebih menguntungkan jika NPWP suami-istri digabung. Kelak, yang mengurusi masalah perpajakan adalah suami. Data penghasilan istri hanya menjadi catatan terlampir.

Lumayan, kan, buat menghemat pengeluaran. Meski begitu, ada satu kerugian jika NPWP istri gabung suami.

Namun kerugian ini muncul hanya jika terjadi pertengkaran yang berujung pisah ranjang, apalagi perceraian. Saat NPWP digabung, artinya harta keluarga itu juga digabung, termasuk yang dimiliki istri. Kecuali ada perjanjian pisah harta.

Jadi, ketika bercerai, harta tercatat di pihak suami. Soalnya istri sudah menghapus NPWP-nya.

Meski begitu, kerugian ini bisa dihindari. Caranya gampang, jangan bercerai!

buat wanita menikah
Sekarang nambah satu alasan lagi buat gak cerai (berpisah / lifehack)

Tapi kalau memang terpaksa pernikahan mesti diakhiri, bikin perjanjian pisah harta dulu dengan suami. Lalu, daftarkan diri lagi untuk mendapatkan NPWP.

Selain itu, istri bisa repot jika gak punya NPWP ketika hendak punya urusan tertentu. Misalnya mau kredit ke bank atas nama sendiri. Kebanyakan bank mensyaratkan NPWP untuk pencairan pinjaman.

[Baca: Aplikasi Kredit ke Bank Ditolak Terus? Bisa Jadi itu Akibat Tidak Memiliki NPWP]

Keuntungan NPWP istri gabung suami sudah jelas, yakni pengeluaran pajak lebih sedikit. Namun harus dipahami pula konsekuensinya.

Keputusan ada di tangan kita sendiri. Mau punya NPWP sendiri boleh, namun digabung lebih baik demi keuangan keluarga.

[Baca: Gaji Dipotong Pajak Lebih Besar Gara-Gara NPWP Suami dan Istri Beda? Ketahui Dulu Perhitungannya]

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com