Mau Nutup Kartu Kredit? Pastikan Melakukan 7 Langkah Ini Biar Gak Repot di Kemudian Hari

by bunga 951 views0

untuk jam 6

Finansialku

Menutup kartu kredit adalah prosedur yang biasa dilakukan oleh nasabah ketika sudah gak mau lagi menggunakan kartu kreditnya. Selain merasa gak perlu lagi, tindakan ini juga dirasa perlu untuk mengontrol perilaku konsumtif yang sering menggoda.

Agar tidak mengalami masalah setelah penutupan kartu kredit, prosedur yang dilakukan tentu haruslah benar. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari informasi lebih dahulu soal bagaimana cara melakukannya.

Sebenarnya, cara untuk menutup kartu kredit itu gak rumit. Kamu cuma perlu telaten dan jeli atas segala persyaratannya. Bagaimana pun juga, prosedur setiap bank penerbit kartu kredit berbeda-beda.

Makanya, ikuti beberapa cara berikut ini supaya gak ada tagihan tambahan yang membebani setelah kartu kredit kamu ditutup.

Langkah 1: Datangi bank penerbit kartu kredit

Sebaiknya kamu langsung mendatangi bank penerbit kartu kredit agar mendapatkan kejelasan prosedur yang harus dijalani selanjutnya. Tanyakan apa saja dokumen yang perlu disiapkan dan bagaimana alur pendataan supaya ke depannya gak akan ada lagi tagihan yang dialamatkan kepadamu.

Kalau kamu gak punya waktu saat jam kerja untuk pergi ke bank secara langsung, layanan lewat email dapat dicoba. Dan meskipun customer service (CS) bisa membantu, di beberapa kesempatan mereka akan memberikan keterangan yang agak berbelit.

129c3672cd39b6221e45751125580214
Ada juga CS yang bisanya nyuruh kita nunggu terus. Yang ada ngabisin pulsa broo! (CS/ pinterest)

Langkah 2: Selesaikan semua tagihan

Jika alur penutupan kartu kredit sudah dimengerti, maka kamu harus membayar seluruh tagihan dan transaksi dari aktivitas sebelumnya. Hitung ulang semua transaksi yang telah dilakukan tapi belum terbayar. Dengan begitu, kamu bakal lebih mudah menutup kartu kredit karena gak ada lagi tanggungan.

Langkah 3: Jangan lupa pembayaran tahunan

Annual fee atau pembayaran yang harus dilakukan setiap tahun bagi setiap pemegang kartu kredit juga harus dilunasi sebelum penutupan dilakukan. Saat ini, sudah ada beberapa bank penyedia layanan kartu kredit yang membebaskan annual fee dengan syarat dan ketentuan tertentu. Kalau kartu kredit kamu termasuk di dalamnya, maka penuhi beberapa persyaratan yang dibutuhkan untuk menghemat biaya tambahan tersebut.

Langkah 4: Sediakan saldo tambahan untuk mengantisipasi biaya penutupan

maxresdefault
Segini buat biaya nutup kartu kredit cukup gak ya? (itung duit/ youtube)

Supaya kamu gak perlu lagi membayar biaya penutupan, kamu bisa memberikan saldo tambahan pada kartu kredit tersebut. Dengan begitu, proses penutupan kartu kredit bisa lebih hemat.

Langkah 5: Manfaatkan reward semaksimal mungkin

Kartu kredit biasanya memiliki program dan fasilitas reward. Manfaatkan semua reward kartu kredit yang kamu miliki untuk fitur-fitur yang terkait dengan penutupan kartu kredit supaya gak ditagih kembali.

Langkah 6: Tutup akses automatic payment

Ada beberapa toko, baik online maupun offline yang memiliki fitur pembayaran otomatis melalui potongan langsung pada kartu kredit. Kalau kamu termasuk pengguna kartu kredit yang memakai layanan ini, jangan lupa untuk menutupnya supaya gak muncul masalah di masa mendatang.

Jika toko yang bekerja sama denganmu selama ini adalah toko online, cukup memilih fitur tutup layanan. Tapi jika toko tersebut adalah toko fisik atau offline, kamu bisa mendatanginya secara langsung supaya lebih jelas.

responsibilities-store-manager_79277b91773dbe7a
Dateng aja langsung ke gerainya dan tanya-tanya langsung sama staf di sana biar lebih jelas (staf toko/ reference)

Kalau memang gak punya banyak waktu, pastikan menghubungi sms center atau call center. Intinya, jangan sampai melupakan titik penting ini.

Langkah 7: Simpan struk, nota, dan dokumen pembayaran lainnya

Hal terpenting dalam setiap aktivitas transaksi berbayar adalah menyimpan bukti pembayaran. Bukti pembayaran bisa berupa nota, struk, kuitansi, dan fraktur. Tiap kamu melakukan transaksi dengan kartu kredit, pasti penjual yang jujur akan memberikan dokumen resmi tersebut.

Nah, saat akan menutup kartu kredit, dokumen tersebut juga bisa sangat membantu. Soalnya, akan ada beberapa konfirmasi yang diperlukan. Kamu gak mungkin mengingat nominal pembelanjaan secara detail. Oleh karena itu, struk belanja akan sangat penting.

Menutup kartu kredit ternyata gak serumit yang dibayangkan, kan? Dengan pengetahuan akan informasi yang benar, maka kita pasti bisa melakukan setiap prosedur dengan baik dan cermat.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Menutup Kartu Kredit Harus Pakai Prosedur Dong. Perhatikan 3 Hal Ini]

[Baca: Dilarang Keras Menutup Kartu Kredit Sembarangan, Perhatikan 7 Poin Penting Ini!]

[Baca: Sudah Saatnya Kamu Ganti Kartu Kredit Jika….]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com