Pinjam Uang Online dengan Jaminan KTP Doang: Gampang Ajuinnya, Tekor Bayarnya!

by Tifanny 10.143 views0

Pinjam Uang Online

Kebutuhan masyarakat akan dana tunai kini gak dipungkiri makin tinggi. Nah, salah satu solusi yang ditawarkan adalah mengajukan pinjaman lewat bank. Dan seiring dengan perkembangan zaman, pinjam uang online kini juga makin marak.

Tapi, wajib hati-hati nih. Sebab, sekarang gak cuma perbankan yang sudah memodifikasi fasilitas pelayanan pinjaman dana secara online. Lembaga keuangan non-bank pun kini banyak yang menawarkan fasilitas yang sama.

Bahkan ada yang hanya mensyaratkan calon peminjam modal KTP saja. Hah, pinjam uang cuma modal KTP?

Ini jelas berbeda dengan prosedur perbankan yang mengharuskan calon peminjam dana memberikan beberapa dokumen sebagai syarat, mulai dari KTP, slip gaji, NPWP, hingga kepemilikan kartu kredit.

pinjam uang online
Prosesnya memang mudah tapi berapa tuh suku bunganya? (pinjaman/Emerging Growth)

Jadi wajar kalau banyak yang terbuai begitu dengar ada fasilitas pinjaman dengan syarat KTP doang. Tapi wajib hati-hati ya, sebab di dunia ini gak ada yang gratis.

Syarat boleh aja gampang, tapi pasti ada konsekuensinya buat kita sebagai peminjam.

Dalam hal ini, beberapa hal yang penting dipertimbangkan adalah plafon, bunga, dan tenor pinjaman.

Pinjaman Kecil, tapi Bunga Setinggi Langit

Pinjaman yang bisa didapat cuma dengan modal KTP biasanya menyediakan plafon pinjaman yang kecil, yakni antara Rp 1 juta sampai maksimal sekitar Rp 3 juta.

Gak cuma itu, pinjaman kayak gini juga biasanya menerapkan “biaya layanan” sebagai pengganti bunga. Sebab dana pinjaman harus dikembalikan secara penuh saat jatuh tempo. Dan waktu jatuh temponya biasanya cuma 30 hari atau satu bulan.

Sekilas, fasilitas pinjaman kayak gini cocok buat yang butuh dana kecil dan gak mau ribet sama syarat-syarat dokumen. Tapi apa iya ini lebih cerdas?

Supaya lebih yakin, coba kita bandingin pinjaman online dengan modal KTP dan pinjaman online dari perbankan.

Pinjam Uang Online dengan Modal KTP atau Pinjaman Perbankan?

Agus adalah seorang karyawan pabrik dengan gaji Rp 3,5 juta per bulan. Dia lagi butuh dana senilai Rp 3 juta buat renovasi rumah. Kebetulan, dia lihat salah satu tawaran pinjaman online dengan modal KTP di Internet. Berikut ini contoh perhitungan cicilan Agus dari salah satu penyedia jasa pinjam uang online:

Pinjam uang online dengan jaminan KTP

Pokok pinjaman: Rp 3.000.000

Tenor: 30 hari

Biaya layanan: Rp 1.043.000

Jumlah yang harus dilunasi: pokok pinjaman + biaya layanan

= 3.000.000 + 1.043.000

= Rp 4.043.000

Sekilas emang kelihatan kecil ya, cuma Rp 4 jutaan aja. Tapi, kalau mau ngitung, biaya layanan atau sejenis bunga yang dikenakan untuk pinjaman online ini mencapai 34,77 persen untuk tenor yang cuma 30 hari lho. 

pinjam uang online
Kalau gak mau rugi ya dari awal riset dulu seputar bunganya dan biaya lain-lain (kalkulator/ dont pay wonga)

Nah, sekarang gimana kalau Agus memutuskan buat pinjam uang online ke perbankan alias KTA (kredit tanpa agunan) online?

Yang namanya KTA, biasanya nawarin plafon yang lebih besar. Jadi rata-rata plafon yang tersedia adalah mulai dari Rp 5 juta. Katakanlah akhirnya Agus memutuskan pinjam Rp 5 juta supaya bisa apply KTA online Hana Bank. Yuk lihat perhitungannya!

Pinjaman online dari perbankan atau KTA online

Pokok pinjaman: Rp 5.000.000

Tenor pinjaman: 12 bulan  

Bunga per tahun: 11,4% (0,95% per bulan)

Nilai bunga setahun: 11,4% x 5.000.000 = Rp 570.000

Nilai bunga per bulan: 570.000 : 12 = Rp 47.500

Cicilan per bulan: (pokok pinjaman : 12) + nilai bunga per bulan

= (5.000.000 : 12) + 47.500

= Rp 464.166

Jumlah yang harus dilunasi: pokok pinjaman + nilai bunga setahun

= 5.000.000 + 570.000

= Rp 5.570.000

Dilihat dari simulasi di atas, ketahuan kan bunga KTA online jauuhhh lebih kecil dibandingkan pinjaman online bermodalkan KTP doang. Sebulannya cuma 0,95 persen!

Bandingin sama bunga atau biaya layanan yang jumlahnya sampai 34,77 persen tadi.

Untuk karyawan dengan gaji Rp 3,5 juta seperti Agus, pinjam uang online dalam bentuk KTA jelas lebih meringankan. Selain bunganya jauh lebih kecil, waktu pelunasannya juga lebih lama, yakni sampai 12 bulan.

Dengan cicilan Rp 464.166 sebulan, ini tentunya masih aman untuk finansial Agus. Idealnya porsi utang itu gak boleh lebih dari 30 persen penghasilan.

Jadi kalau gaji Agus Rp 3,5 juta, cicilan senilai itu baru setara 13,26 persen penghasilannya.

pinjam uang online
Ingat guys, cicilan perbulan jangan melebihi 30 persen dari total penghasilanmu ya (gaji/sunday news)

Coba kalau Agus pinjam uang online hanya dengan bermodalkan KTP tadi. Dalam waktu sebulan, dia harus sudah melunasi pokok pinjaman beserta bunga 34,77 persen sebesar total Rp 4.043.000.

Dengan gaji Rp 3,5 juta, Agus mau bayar utang itu pakai apa coba?

Terdesak sama kebutuhan pinjaman dana dalam waktu yang relatif cepat memang bisa bikin kita jadi gelap mata. Tapi ini soal utang lho, jadi jangan gegabah dan terburu-buru.

Cek dulu soal bibit-bebet-bobotnya, apakah aman, legal, dan biaya-biaya tambahannya wajar.

Dan yang paling penting kamu juga harus tetap menghitung besar cicilannya. Apakah sudah sesuai dengan kemampuan finansial kamu atau gak. Jangan maksud hati mau cari solusi dapat dana, eh malah terjerat utang. Amit-amit!

 

pinjam uang online DBS

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Saatnya Pinjam Dana Cepat via Online]

[Baca: Pinjam KTA Buat Bantu Orangtua Boleh Aja, Tapi Perhatikan 5 Hal Ini]

[Baca: Ini Dia Cara Gampang dan Cepat Dapetin Pinjaman]

Tags:

Tifanny

Menjadi Public Relation Officer adalah cita-cita saya beberapa tahun lalu. Ternyata pasion saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis profesional. Keuangan adalah hal yang selama ini sering saya abaikan. Kini saya sadar bahwa keuangan memegang peran penting dalam kehidupan semua orang. Dan hal itulah yang ingin saya bagikan ke semua orang.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com