PNS VS Pegawai Swasta, Mana yang Lebih Bikin Sejahtera Ya?

by akbar 1.332 views0

PNS VS Pegawai Swasta

Berkarier sebagai pegawai negeri sipil alias PNS ternyata masih sangat diminati masyarakat Indonesia. Buktinya, berita atau kabar soal penerimaan CPNS pasti selalu jadi buah bibir.

Apalagi pada tahun 2017 ini. Sebanyak 60 lembaga pemerintah dan kementerian membuka lowongan kerja, dan jumlah posisi yang tersedia hampir mencapai 18 ribu. Gak heran sih kalau hal ini jadi topik berbincangan secara online ataupun offline.

Tapi, bagaimana dengan lowongan kerja sebagai pegawai swasta? Iklan lowongannya juga banyak, tapi kok gak seheboh PNS ya? Apa benar jadi PNS itu bisa menjamin kemakmuranmu di masa depan?

Coba lihat dari tahap rekrutmennya dulu deh. Tahap rekrutmen untuk PNS jelas berbeda dengan pegawai swasta. Pertama kamu harus seleksi administrasi dulu, setelah lolos seleksi administrasi lanjut deh ke uji kompetensi dasar. Di sini bakal ada 50 hingga 100 butir soal yang harus kamu jawab.

Jika kamu berhasil lolos lagi, maka tesnya bakal dilanjutkan ke seleksi bidang, seleksi kompetensi bidang praktik komputer, dan wawancara. Wow, panjang banget ya tahapnya. Gak kayak pegawai swasta yang cuma harus interview HRD, user, tes, lalu tinggal nego gaji.

pns vs pegawai swasta
Apa benar PNS adalah pekerjaan impianmu? (PNS/Qerja)

Setelah melihat proses rekrutmennya yang rumit, apa bisa dijamin nih jadi PNS pasti sejahtera? Daripada bertanya-tanya, yuk kita lihat dulu ulasan PNS VS pegawai swasta di bawah ini.

Jenjang karier

PNS

Kalau membahas seputar jenjang karier PNS, ada Jabatan Administrasi (JA), Jabatan Fungsional (JF), dan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Nah dari masing-masing jabatan juga ada jenjangnya. Misalnya dalam JA, jabatan terendahnya adalah Jabatan Pelaksana, di atasnya ada Jabatan Pengawas, dan yang tertinggi yaitu Jabatan Administrator.

Sekarang gimana caranya agar seseorang dengan Jabatan Pelaksana dipromosikan ke Jabatan Administrator? Semuanya sudah di atur di Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, tepatnya di Pasal 54.

Di pasal tersebut, disebutkan bahwa pengangkatan bisa dilakukan bila yang bersangkutan berstatus PNS, punya pendidikan formal terendah sarjana, berpengalaman di Jabatan Pengawas minimal tiga tahun, dan seterusnya. Pada intinya, jenjang karier PNS sifatnya sangat jelas. Dari awal bergabung kamu bakal sudah tahu gimana caranya agar dipromosi.

Pegawai Swasta

Kalau jenjang karier PNS jelas, lantas apa pegawai swasta jenjang kariernya gak jelas? Gak gitu juga.

Jenjang karier perusahaan swasta juga jelas. Namun sistem kenaikan jabatannya ditentukan sama prestasi, pengalaman kerja, dan kemampuan manajerial. Dan patut diketahui, setiap perusahaan punya aturan yang berbeda soal promosi.

Ada yang bisa dipromosi meski belum dua tahun kerja, ada juga yang lima tahun kerja tapi gak kunjung dipromosikan. Tapi biasanya, setiap perusahaan swasta baru bisa mempromosikan karyawan yang masa kerjanya minimal satu tahun.

Gaji

PNS

Gak perlu repot-repot nego gaji deh kalau jadi PNS. Gaji PNS sudah diatur di Peraturan Pemerintah RI Nomor 30 Tahun 2015 Tentang Perubahan ke-17 atas Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1977 Tentang Gaji Pegawai Negeri Sipil.

pns vs pegawai swasta
Gajinya beda, cara naik gajinya juga beda (naik gaji/Forbes)

Singkatnya, gaji terkecil PNS berkisar di nominal Rp 1,4 jutaan dan paling tinggi di Rp 5,6 jutaan. Dan wajib tahu juga lho kalau sampai 2018 gak akan ada kenaikan gaji ya. Tapi ingat, itu baru gaji, kita belum bahas soal tunjangan ya.

Pegawai Swasta

Lantas gimana gajinya pegawai swasta? Yang pasti pegawai swasta gajinya gak bakal di bawah upah minimum rata-rata alias UMR, yang saat ini sebesar Rp 3.355.750 untuk DKI Jakarta.

Besarnya gaji akan berpengaruh pada pengalaman dan prestasi kerjamu di perusahaan sebelumnya. Misalnya kamu sudah kerja tiga tahun dan menyumbang omzet ratusan juta ke perusahaan A. Sah-sah saja minta gaji dua digit ketika interview di perusahaan B.

Tunjangan

PNS

Tunjangan yang bisa didapat PNS jumlahnya beda-beda, dan tergantung pada instansi mana dia bergabung. Misalnya PNS Dirjen Pajak mendapat tunjangan sebesar Rp 5,6 juta per bulan untuk pegawai pangkat terendah. Sementara itu yang paling tinggi ada di angka Rp 117 juta. Sedangkan Kemenkeu Rp, 2,57 juta per bulan.

Lagi-lagi, aturan soal tunjangan juga sudah diatur di Peraturan Pemerintah. Jadi, gak usah repot-repot mau nego tunjangan ya. Kalau mau yang tunjangannya tinggi ya jadi PNS di Dirjen Pajak saja.

Pegawai Swasta

Soal tunjangan, masing-masing perusahaan swasta sudah punya perhitungan yang berbeda. Ada yang cuma dalam hitungan ratusan ribu, ada juga yang jutaan.

Atau ada juga yang memberikannya dalam bentuk lain, seperti asuransi atau kendaraan. Bila kamu memang ingin berkarier di perusahaan swasta, ada baiknya untuk menanyakan hal ini dengan detil ke pihak HRD, terutama nominalnya.

Setelah tahu berapa nominalnya, jumlahkan dengan gaji pokok. Dan lakukan perhitungan deh, kira-kira jumlahnya sudah cukup gak untuk pengeluaran bulanan.

Uang Pensiun

PNS

Kalau bekerja sebagai PNS, di masa tua kamu bakal dapat dana pensiun. Namun jumlahnya gak besar ya, hanya sepersekian dari gaji pokok.

pns vs pegawai swasta
Nah kira-kira kalau disuruh milih, sistem pensiun mana yang lebih baik antara PNS dan pegawai swasta? (pensiun/US News)

Pensiun PNS pun ditentukan berdasarkan usia dan jabatannya. Untuk jabatan administrasi adalah 58 tahun, pejabat fungsional di usia 60 tahun, dan pimpinan di usia 65 tahun.

Swasta

Lain halnya dengan pegawai negeri, pegawai swasta pun bisa menerima dana pensiun asalkan mereka terdaftar di program Jaminan Hari Tua BPJS. Penghitungan dari JHT BPJS ini adalah 5,7 persen dari total gajimu. Sebanyak 3,7 persen dibayarkan lewat potongan gaji per bulan dan 2 persen disubsidi sama kantor.

Lantas kapan dana ini bisa diambil? Saat kamu berusia 55 tahun, saat mengalami cacat permanen atau meninggal dunia, atau saat mengalami PHK asalkan kamu sudah bekerja di perusahaan yang bersangkutan sekurang-kurangnya lima tahun.

Setelah tahu perbedaannya, kira-kira siapa yang memenangkan pertarungan PNS VS pegawai swasta nih? Intinya semuanya sama-sama bisa menyejahterakanmu kok, asal kamu bisa mengelola keuangan.

Pilih PNS kalau kamu terbiasa dengan pekerjaan yang sifatnya rutinitas dan administratif. PNS juga cocok bila kamu menginginkan sebuah kestabilan dalam berkarier.

Sebaliknya, pilih pegawai swasta kalau memang kamu adalah pribadi yang haus akan tantangan serta aktualisasi diri untuk mengembangkan skill-mu. Pekerjaan sebagai pegawai swasta terkadang jauh dari rutinitas dan biasanya lebih dinamis.

Jadi, sudah tahu mau berkarier di mana?

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Jangan Mimpi Bisa Sukses Kalau Masih Sering Mengucapkan 6 Kalimat Ini!]

[Baca: Udah Berkeluarga dan Mau Pindah Kerja, Prioritaskan Kantor yang Punya 7 Benefit Ini]

[Baca: Ini Nih 6 Soft Skill yang Wajib Dimiliki Seorang Bos. Kamu Sudah Punya Belum?]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com