Punya Dana Terbatas, Pilih Asuransi Atau Investasi?

by akbar 976 views0

Punya Dana Terbatas

punya dana terbatas

Dalam merencanakan keuangan, setiap orang harus punya asuransi dan investasi. Apalagi saat usianya masih produktif. Tapi apa kabarnya jika saat ini, dana yang dimiliki terbatas? Mari kita simak tips menyiasati penghasilan kita yang masih minim oleh perencana keuangan.

Baik asuransi maupun investasi, keduanya penting disiapkan sejak dini. Asuransi diperlukan sebagai proteksi (perlindungan), di mana seseorang dan keluarganya terlindungi secara keuangan dari risiko tak terduga.

Sementara, investasi perlu dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup di masa depan. Selain itu juga untuk menjaga kemampuan daya beli, agar uang yang kita miliki gak bakal tergerus oleh inflasi.

Perencana keuangan independen, Niko Antonio Susanto menjelaskan asuransi harus menjadi prioritas terlebih dahulu sebelum kita bisa berinvestasi. 

Punya Dana Terbatas
Intinya, sebelum berinvestasi tetap harus prioritaskan asuransi (investasi/Chronicle)

“Meski kita memiliki penghasilan yang belum terlalu besar dan dana yang terbatas, asuransi tetap menjadi prioritas. Sebab ketika risiko terjadi, investasi yang kita lakukan pun asetnya akan terpakai untuk meng-cover biaya yang muncul. Akibatnya, ini dapat mengganggu kondisi keuangan keluarga dan tujuan dari investasi tersebut,” kata Niko kepada Bareksa.

Jika dana terbatas ada dua pedoman yang harus ditentukan lebih dahulu sebelum kita memilih asuransi. Pertama, asuransi ini harus dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan lifestyle (gaya hidup) serta pekerjaan masing-masing yang dapat menimbulkan risiko.

Misalnya, jika kita sering berkendara, baiknya kita mengutamakan asuransi kecelakaan. Sehingga jika terjadi risiko kecelakaan, biaya rumah sakit dapat dipenuhi oleh perusahaan asuransi.

Bagi ekonomi keluarga yang menjadi prioritas diikutkan asuransi tentunya seseorang yang menjadi pencari nafkah utama. Sebab sesuatu yang buruk dapat kapan saja terjadi seperti kematian, terkena penyakit kritis atau cacat permanen yang membuat dia gak lagi mampu bekerja untuk mendapatkan penghasilan.

Kedua, asuransi harus diikuti sedini mungkin. Kenapa? semakin awal kita ikut asuransi maka premi yang harus kita bayar akan semakin murah dengan manfaat asuransi yang sama.

Punya Dana Terbatas
Yang belum punya asuransi, yuk apply sekarang (asuransi/Stewart Morison)

Setelah risiko itu sudah bisa di cover, gak kalah penting kita juga tetap harus memikirkan investasi agar daya beli tetap terus meningkat. Tentunya kita memiliki mimpi-mimpi di masa depan yang ingin diwujudkan, seperti menyekolahkan anak ke perguruan tinggi, beli properti dan sebagainya.

Dengan investasi, uang yang kita simpan bakal tumbuh menjadi lebih besar. Apabila uang kita memang terbatas untuk berinvestasi, kita bisa memulai pada jenis investasi dengan dana yang relatif rendah. Ibaratnya bisa dimulai dengan modal kecil-kecilan.

Misalnya saat ini telah tersedia instrumen investasi seperti reksa dana yang minimum dana investasinya bisa dimulai dari Rp100.000. Jika dilakukan secara rutin tiap bulan, dana investasi ini bisa berkembang menjadi puluhan juta dalam beberapa tahun ke depan.

Melihat besarnya manfaat asuransi dan investasi ini, membuat keduanya penting untuk dilakukan di masa produktif. Meski dana untuk keduanya terbatas, kita harus mulainya dengan dana yang relatif kecil terlebih dahulu.

Seiring waktu, pendapatan yang kita peroleh juga akan meningkat. Pembayaran premi dan investasi nantinya juga bisa kita tingkatkan agar kita mendapatkan hasil dan manfaat yang terbaik. 

 

“Artikel lainnya, silakan klik tautan berikut ini : Bareksa.com

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Punya Gaji Besar, Mending Nyicil Beli Aset atau Investasi Ya?]

[Baca:Ternyata Ini Nih Kesalahan Seputar Investasi di Saat Kamu Berusia 20-an]

[Baca: Sudah Usia Kepala 3 Kapan Lagi Mau Mulai Investasi Kalau Bukan Sekarang]

Masih banyak lagi dari duitpintar.com