Rentetan Cara Mengurus Dokumen Klaim Asuransi Kehilangan Kendaraan

by DuitPintar 5.141 views1

kendaraan hilang

Bersyukurlah bagi yang mengasuransikan kendaraannya saat menjadi korban pencurian mobil atau motor. Tak perlu mengalami kecemasan lantaran menghitung kerugian gara-gara kendaraan dibawa kabur pencuri. Cukup menyiapkan dokumen yang disyaratkan sebagai bagian mengajukan klaim ke perusahaan asuransi.

 

Dengan asuransi jenis polis TLO atau All Risk, maka mobil atau motor yang hilang itu akan diganti pihak asuransi. Meski begitu, tetap ada aturan main dalam pengajuan klaim. Lantas, bagaimana caranya?

 

Cara mengurus klaim asuransi kehilangan kendaraan

Pastinya yang harus dilakukan kali pertama adalah membuat berita acara kehilangan mobil atau motor ke kepolisian dalam tempo 1X24 jam. Dari laporan itu, polisi akan menerbitkan surat kehilangan dan langsung memblokir dokumen kendaraan tersebut.

 

Surat itu dikeluarkan setelah petugas menyelesaikan laporan kemajuan (lapju) dan berita acara pemeriksaan setelah minimal memeriksa dua saksi.

 

Wajib lapor polisi dulu, sebelum datang ke perusahaan asuransi untuk nge-klaim
Wajib lapor polisi dulu, sebelum datang ke perusahaan asuransi untuk nge-klaim

 

Lalu surat itu segera dilaporkan ke perusahaan asuransi dalam tempo 72 jam. Klaim baru akan diproses setelah 60 hari kejadian karena memberi waktu kepolisian mengusut kasus pencurian tersebut.

 

Pemilik harus melengkapi lampiran yang disyaratkan untuk pengajuan klaim. Lampiran itu antara lain: 

  • Formulir klaim dari perusahaan asuransi yang sudah diisi
  • Fotokopi polis asuransi kendaraan
  • Fotokopi SIM & STNK
  • Surat laporan kehilangan asli dari kepolisian setempat
  • Berita Acara Pemeriksaan (BAP) jika diperlukan
  • BPKB, Faktur, STNK (asli)
  • Kuitansi bermeterai kosong rangkap 3 (tiga)
  • Kunci kontak kendaraan (minimal 2 buah)
  • Surat Keterangan Kadit Serse Polda
  • Surat tanda pemblokiran STNK Polda
  • Surat Subrogasi

 

Khusus untuk pengurusan surat pemblokiran STNK dari Ditlantas Polda setempat, pemilik diminta mengajukan surat permohonan dari perusahaan asuransi. Dalam surat itu dilampirkan surat Laporan Polisi, BAP,Lapju,KTP pemilik, BPKB dan STNK.

 

Adapun syarat untuk meminta surat dari Direktorat Reserse adalah

  1. Mengisi formulir Permohonan dari Reserse (pemohon diisi atas nama tertanggung
    sesuai polis asuransi).
  2. Fotokopi KTP.
  3. Fotokopi BPKB.
  4. Fotokopi STNK
  5. Melampirkan fotokopi faktur pembelian kendaraan.
  6. Fotokopi polis asuransi.
  7. Fotokopi  tanda laporan dari kepolisian.
  8. Melampirkan asli pengantar dari asuransi.
  9. Melampirkan fotokopi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
  10. Melampirkan asli daftar pencarian barang ( DPD).
  11. Melampirkan asli laporan kemajuan (lapju)dari Polres/Polsek.

 

Jika semua dokumen dinyatakan lengkap, maka pihak asuransi wajib menyelesaikan kewajibannya. Perusahaan asuransi diberi waktu 30 hari untuk menyelesaikan klaim tersebut dan tak boleh memperlambatnya.

 

Kewajiban perusahaan asuransi untuk mencairkan klaim kerugian atas kehilangan kendaraan itu tertera dengan jelas dalam Peraturan Pemerintah No. 73 th 1992 Pasal 23 dan surat 23 Keputusan Menteri Keuangan No.225/KMK.017/1993.

 

Bagaimana jika klaim ditolak?

klaim ditolak
Jangan keburu marah kalau klaim ditolak. Cek dulu alasan penolakan itu.

 

Peluang klaim ditolak tetap terbuka. Tapi jangan langsung patah arang. Perhatikan dengan seksama apa saja yang menjadi alasan penolakan itu. Pastikan dulu penolakan itu bukan disebabkan hal sebagai berikut.

 

  1. Telat bayar premi
  2. Salah mengisi identitas kendaraan maupun nama pemilik
  3. Adanya unsur penipuan
  4. Kerugian tidak dijamin dalam polis

 

Nah, bila penolakannya bukan disebabkan empat poin di atas, segera cari pemicu penolakan. Tetap ada peluang klaim diproses kembali jika penolakan disebabkan dari kurangnya dokumen. Atau ada cara lainnya dengan meminta bantuan badan mediasi atau jalur hukum jika ternyata penolakan klaim tidak berdasar.

 

 

Memang, kita harus aktif dalam proses pengajuan klaim kerugian akibat kehilangan kendaraan bermotor. Sepanjang semua persyaratan dipenuhi dan sesuai dengan isi polis, maka tak ada lagi alasan pihak asuransi untuk menolak klaim tersebut. [Baca: Kenali Istilah-Istilah dalam Polis Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia]

 

 

Image credit:

  • http://images1.rri.co.id/thumbs/berita_134560_800x600_Lapor_Polisi.jpg
  • http://i1221.photobucket.com/albums/dd471/wirash/omeoo/Tips-Atasi-Kekecewaan-Karena-Penolakan-Kerja_zps7cb62ca2.jpg

Tags:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com