Tips Menyewa Apartemen: Tak Boleh Sekadar Urusan Kemampuan Isi Kocek

by DuitPintar 2.482 views1

Tips menyewa apartemen thumbnail

Tips menyewa apartemen header

 

Tinggal di apartemen sudah menjadi gaya hidup perkotaan. Rata-rata tinggal di bangunan vertikal seperti apartemen bukan sekadar naikkan gengsi semata, tapi lebih karena faktor kepraktisan.

 

Kebanyakan lokasi apartemen berada di pusat kota. Di samping itu, apartemen juga menawarkan beragam fasilitas yang memanjakan penghuninya.

 

Hanya perlu diperhatikan pula, ada plus minus tinggal di apartemen. Apa saja itu?

 

Nilai plus

Yang paling kentara keuntungan tinggal di apartemen adalah lokasinya di pusat kota. Bisa dekat dengan kantor sehingga tak perlu terjebak kemacetan di jalan. Selain itu, kadang pengembang membangun apartemen yang dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, kebugaran, minimarket, taman, dan lain sebagainya.

 

Tak ketinggalan, tinggal di apartemen juga tak perlu direpotkan dengan urusan-urusan pemeliharaan. Biasanya penghuni cukup membayar sejumlah uang tiap bulannya dan pengelola yang akan mengurus pemeliharaan. Di samping itu tingkat keamanannya juga lebih baik karena ada fasilitas security dan CCTV.

 

Nilai minus

Biaya pemeliharaan (maintenance fee) atau service charge tiap bulan musti dibayar. Ya iya dong, tidak ada kerja yang gratis kan? Nilainya pun bervariasi tergantung dari kebijakan pengelola.

 

Biaya itu digunakan untuk membayar petugas sekuriti, kebersihan, dan perawatan fasilitas umum apartemen. Bandingkan bila tinggal di rumah tapak yang biasanya tak ada kewajiban membayar biaya perawatan.

 

Lagi pula sosialisasi dengan antarpenghuni apartemen sangat minim. Tingginya kesibukan penghuni menjadi kendala untuk bersosialisasi antara satu dengan yang lain. Satu hal lagi, kadang kala nilai apartemen turun seiring berjalannya waktu karena faktor usia gedung.

 

Terlepas plus minusnya, tinggal di apartemen tetap menjadi pilihan yang menarik. Bagi yang ingin berencana menyewa ruang di bangunan vertikal ini, ada baiknya mempertimbangkan beberapa faktor di bawah ini.

 

“Salah satu keunggulan apartemen, tidak boleh sembarangan tamu berkunjung. Harus lewat petugas keamanan dulu.”

 

Sesuaikan dengan budget

Penawaran sewa tinggal di apartemen memang banyak, tapi dari sekian itu mana yang sesuai dengan budget di kantong. Kemampuan budget di sini bukan semata-mata sanggup membayar sewa bulanan saja tapi juga biaya-biaya yang menyertainya. Hitung dengan seksama berapa banyak uang yang dihabiskan tiap bulannya.

 

Sebaiknya tentukan dulu kemampuan budget sebelum memilih apartemen. Tanpa menghitung kepasitas keuangan bakal menyulitkan diri yang bisa-bisa terusir dari apartemen yang ditinggali karena tak kuat membayar.

 

Selanjutnya jangan abaikan pula biaya-biaya yang harus dikeluarkan saat pindah ke apartemen. Misalnya saja biaya tanda jadi, uang jaminan, sampai biaya perabotan baru jika unit yang disewakan tak full furnish. Sebelum memutuskan pindah ke unit apartemen sewaan, buatlah perencanaan anggaran.

 

Susun skala prioritas

Pertimbangan memilih apartemen bukan sekadar itu bangunan baru, menawarkan pemandangan kota yang indah, atau fasilitas yang komplet. Tapi perhatikan juga mobilitas keseharian.

 

Sejauh mana lokasi apartemen itu dekat dengan aktivitas keseharian. Misalnya dekat dengan kantor, sekolah anak, rumah sakit, transportasi umum, dan lain sebagainya.

 

Maka itu penting untuk membuat prioritas apa yang hendak dituju saat tinggal di apartemen. Jangan sampai membayar mahal tinggal di sebuah apartemen sekadar untuk menaikkan gengsi atau citra tapi malah menyusahkan dalam rutinitas harian.

 

Cek unit dengan seksama

Jangan langsung percaya dengan bujuk rayu marketing apartemen. Sebaiknya langsung mengecek unit yang hendak disewa, bukan mendatangi unit yang menjadi contoh. Lihat kondisi terkini dari unit tersebut.

 

Home Shortage
Jangan cuma sekedar cocok dengan harga. Unit apartemen harus dicek dulu. Siapa tahu harganya murah tapi ternyata banyak yang musti dibetulin dengan biaya sendiri?

 

Misalnya perhatikan lebar pintu apartemen apakah bisa muat dimasuki sofa kesayangan. Kemudian cek saluran air dan toilet apakah bisa digunakan dengan baik. Tak ketinggalan periksa juga listrik, lampu, pendingin ruangan, dan lain sebagainya.

 

Setelah itu sasaran pengecekan lainnya adalah lorong-lorong apartemen. Lihat apakah pengelola menyediakan alat pemadam, tangga darurat, maupun fasilitas pendukung lainnya. Bila perlu semua yang diperiksa didokumentasikan agar menjadi bahan pertimbangan dalam membandingkan satu unit apartemen dengan yang lain.

 

Foto hasil dokumentasi itu bisa jadi bahan untuk menegosiasikan dengan pengelola atau pemilik apartemen. Sebisa mungkin bila ada kerusakan sebelum menempati maka itu menjadi tanggung jawab pemilik. Yang tak kalah penting, pastikan sinyal ponsel bisa diterima dengan baik di dalam unit apartemen.

 

Buat perjanjian sewa

Jangan anggap remeh surat perjanjian sewa. Pasalnya, surat perjanjian itu mencantumkan hal-hal yang menjadi tanggung jawab dan kewajiban masing-masing pihak.

 

Surat perjanjian itu berisi rincian seperti:

  • jumlah uang sewa,
  • masa jangka waktu sewa,
  • biaya-biaya,
  • siapa yang bertanggung jawab terhadap kerusakan,
  • fasilitas apa saja yang menjadi hak penghuni,
  • dan lain sebagainya.

 

Surat perjanjian sewa ini dibuat rangkap dua di mana masing-masing pihak memegangnya. Tak ketinggalan dibubuhi materai secukupnya. Dengan adanya surat perjanjian tersebut maka secara langsung menjadi bukti legal menghuni unit apartemen.

 

tinggal di apartemen
Tinggal di apartemen memang memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri. Sekarang, pilihan ada di tangan Anda

 

 

Faktor-faktor itu menjadi pertimbangan dalam memilih unit apartemen yang disewa. Selain itu bila tertarik dengan apartemen yang belum rampung pembangunannya, himpunlah informasi sebanyak-banyaknya seputar pengembangnya, dokumen perizinan, dan lain sebagainya.


Tips menyewa apartemen sampai di sini dulu. Kini keputusan ada di tangan Anda. Maksimalkan keuangan Anda bersama DuitPintar.com!

 

 

Image credit:

  • http://www.thelagunawoodsvillage.com/images/xsecurity.gifhttp://images.id.ippstatic.com/news/18172_photo.jpghttp://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/14/1125456micro-units-museum-city-new-york1780x390.jpg

Masih banyak lagi dari duitpintar.com