Untungnya Investasi Saham Blue Chips, Cari Tahu Lebih Yuk!

by DuitPintar 3.158 views0

menabung dengan saham thmb

Salah satu jenis investasi yang digandrungi masyarakat adalah saham. Bagaimana tidak, investasi saham menjanjikan return alias imbal hasil yang relatif tinggi.

 

Meski demikian, jenis investasi ini terbilang ramah buat pemula. Yang baru lulus kuliah pun bisa terjun ke dunia investasi ini.

 

Tapi, sebelum memutuskan ikut investasi saham, sebaiknya dipahami dulu seluk-beluknya. Termasuk istilah-istilah di dalamnya.

 

[Baca: Buat Para Pemula, Baca 5 Panduan Berinvestasi Ini Ya!]

 

Salah satu istilah yang sering muncul adalah saham blue chips. Orang-orang disarankan menanam duitnya di saham blue chips karena potensi keuntungannya gede.

 

Apa itu investasi saham blue chips? Kok bisa disebut bisa mendatangkan profit yang lebih menjanjikan?

 

Menurut Investopedia, blue chips adalah saham yang dimiliki perusahaan besar. Perusahaan ini sudah lama berdiri dan punya fondasi yang kokoh, sehingga performanya di pasar saham dipandang sudah mantap.

 

Karena itulah saham dari perusahaan matang ini banyak diburu investor. Mereka rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan saham ini.

 

Di Indonesia, perusahaan yang bisa disebut memiliki saham blue chips antara lain Astra, Sampoerna, Bank Central Asia, dan Telkom. Di dalam Bursa Efek Indonesia, perusahaan-perusahaan itu masuk kategori Papan Utama (MBX).

 

Blue Chips Menguntungkan

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah apakah pasti untung kalau berinvestasi di saham blue chips? Sayang, jawabannya adalah tidak.

 

saham blue

Saham blue chips memang tergolong mahal, tapi keuntungan yang ditawarkan juga besar

 

 

Kalau sudah pasti untung, pasti tak ada orang yang berinvestasi di saham perusahaan kecil. Terus, perusahaan kecil sulit berkembang dan mustahil masuk kategori blue chips lantaran tak dilirik di pasar saham.

 

Di bursa, semua saham perusahaan punya potensi memberikan keuntungan buat investor. Jadi, bukan mustahil saham perusahaan kecil menguntungkan juga, bahkan bisa lebih besar ketimbang saham blue chips.

 

Pada awal 2015, misalnya, saham yang sering disebut dengan second liner itu melejit ketimbang blue chips dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ini tidak mengherankan.

 

Sebab, berinvestasi saham bukan seperti matematika, yang saklek ada rumusnya. Investasi memerlukan strategi dan pengetahuan.

 

Walau begitu, kalangan investor senior dan manajer investasi memang biasanya menyarankan investor pemula membeli saham blue chips. Soalnya, nilai sahamnya lebih stabil.

 

Jadi, risikonya lebih kecil ketimbang saham lapis kedua atau ketiga, yang nilai sahamnya sering naik-turun. Saham second liner bisa naik tiba-tiba. Tapi turun juga begitu.

 

Jika kurang piawai membaca situasi-kondisi bursa, bisa-bisa investasi jeblok karena saham banyak tertanam di perusahaan kecil. Maunya dapat untung, eh, malah kantong jebol.

 

[Baca: Pilih Mana Nih, Menabung Saham atau Investasi Reksa Dana? Simak Untung-Ruginya Yuk]

 

Namun ya itu. Karena saham ini lebih populer, harganya pun lebih tinggi ketimbang saham lapis kedua atau ketiga. Jadi, perlu modal lebih besar untuk membelinya.

 

Biasanya, investor membeli saham blue chips dan second liner. Ia  akan segera memindahkan duitnya dari saham second liner ke blue chips begitu melihat gejala-gejala kurang baik. Begitu kondisi memungkinkan, balik deh ke saham kecil.

 

Itu sebabnya, saham non-unggulan itu sering juga disebut dengan “gorengan”. Soalnya saham itu kayak digoreng-goreng oleh investor. Saham bergerak bukan karena faktor fundamental, misalnya return on asset dan return on equity, melainkan dimainkan oleh investor.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa saham blue chips lebih ramah buat pemula di bidang investasi saham. Sedangkan yang sudah berpengalaman lebih fleksibel bisa di second liner maupun blue chips.

 

Blue chips:

+ Lebih aman buat pemula

+ Risiko lebih kecil

+ Tidak terlalu membutuhkan kepiawaian investor

– Harganya lebih tinggi

– Perlu modal lebih besar

 

saham 1

Saham blue chip tergolong stabil loh. Kalaupun terkena sentimen negatif gak terlalu berpengaruh

 

 

Jadi, mau pilih yang mana? Blue chips atau second liner, atau dua-duanya saja? Khusus buat yang hendak terjun ke reksa dana saham, bicarakan dengan manajer investasi, ya.

 

[Baca: Bukti Keuntungan Reksa Dana Saham, Return di Atas 7 persen Sebulan!]

 

 

 

Image credit:

  • http://cdn.tmpo.co/data/2012/07/05/id_129419/129419_620.jpg
  • https://media.beritagar.id/rVNtwxlHxigbDij_qE4DGQ1lL4w=/0x0:0x0/660×0/backend.smart-money.co/wp-content/uploads/2015/10/bluechips.jpg

Tags:

Masih banyak lagi dari duitpintar.com