Waspada, 4 Tipe Teman Kantor Ini Bisa Bikin Kantongmu Jebol

by Hardian 332 views0

tipe teman kantor

Menjalin hubungan baik dengan teman kantor itu perlu. Tapi hati-hati terhadap teman kantor yang berpotensi bikin kantong jebol.

Pepatah lama mengatakan, uang bukanlah segalanya. Namun pepatah itu sepertinya gak relevan lagi pada masa sekarang.

Bagaimana pun, orang yang fondasi keuangannya rapuh bakal mudah jatuh. Makanya uang dinilai penting meski hanya koin seratus perak.

Makanya urusan kantong harus diperhatikan, jangan sampai jebol percuma gara-gara teman kantor yang gak mengindahkan betapa pentingnya keuangan. Berikut ini tipe-tipe teman kantor yang bisa bikin kantong jebol. Simak baik-baik ya!

1. Tukang ngutang

tipe teman
Teman sih teman, tapi kalau hobi ngutang ya amsyong bro! (Tukang Ngutang / thoughtco)

Di lingkungan kerja, sangat mungkin ada orang yang mengagungkan uang hingga mesti mengorbankan pertemanan. Orientasinya duit melulu. Prinsipnya adalah pantang keluar duit kecuali gak sengaja.

Buat teman kantor tipe begini, gak ada istilah malu ngutang ke teman kerja, bahkan saat utang sebelumnya belum lunas. Alasan utangnya pun macam-macam, dari keluarga sakit biar dikasihani sampai lupa bawa dompet saat makan siang bareng!

Betapapun baiknya kita, harus waspada jika menghadapi tipe teman tukang ngutang seperti ini. Tahu-tahu utang sudah menumpuk, kita yang repot menagih saat lagi butuh duit.

2. Tukang cari gratisan

Mencari barang gratisan wajar saja. Namun bukan berarti harus memanfaatkan orang lain agar dia yang mendapat keuntungan pribadi.

Contoh yang paling sederhana, meminjam pulpen untuk selamanya alias gak dikembalikan. Daripada beli, mending “pinjam”. Apalagi jika pulpennya bermerek.

Ada juga yang tiap makan minta dibayarin terus. Alasannya macam-macam, mulai dari dompet ketinggalan, sampai kartu ATM hilang.

3. Tukang hedon

tipe teman
Senang-senang sih boleh, buat refreshing otak, tapi kalau party terus, gempor juga kalee! (Tukang Hedon / engadget)

Semboyan work hard, play hard sejatinya bermakna keseimbangan hidup. Artinya kira-kira kalau kerja jangan lupa menyenangkan diri biar bisa menikmati hidup.

Namun di benak teman kerja tipe hedon, semboyan itu bisa berarti tiada akhir pekan tanpa party, hangout, atau clubbing. Bahkan mungkin tiada hari tanpa aktivitas hedonis itu.

Kalau sesekali sih yok, berangkat. Kalau tiap hari? Wah, siap-siap aja kantong kosong glondangan tiap pertengahan bulan.

Menuruti ajakan teman nongkrong teman boleh saja demi menjaga relasi. Namun bukan tiap hari juga kali.

Ada trik yang bisa kita terapkan, misalnya cari tempat nongkrong yang menawarkan program diskon atau reward bila bayar pakai kartu kredit yang kita punyai. Relasi terjaga, demikian juga pengeluaran.

4. Tukang belanja

Tipe yang satu ini mirip-mirip dengan teman kerja tipe hedon. Bedanya adalah dia lebih sering mengajak shopping di mal.

tipe teman
Tiada hari tanpa belanja, bisa gawat urusannya sis! (Tukang Belanja / havehalalwilltravel)

Bahkan ketika kerja pun dia rajin berselancar dari satu situs jual-beli online ke situs lainnya. Tak pelak, info diskon di e-commerce tertentu kerap terdengar darinya.

Ingat, keberadaan diskon bukan berarti harga suatu barang lebih murah dan kudu dibeli. Kita mesti mengecek dulu harga barang yang sama di tempat lain.

Selain itu, lihat apakah barang itu benar kita butuhkan. Jangan-jangan cuma pengin beli. Berbahaya kalau tergoda bujuk rayu kolega yang rajin menyebar info diskon dan mengajak ke mal untuk beli barang yang lagi didiskon.

Sebaiknya berteman dengan wajar di lingkungan kerja. Profesionalisme harus lebih diutamakan demi kemajuan karier.

Mungkin kita beruntung gak punya teman kantor dengan tipe yang bisa bikin kantong jebol seperti disebutkan di atas. Atau sebaliknya, malah banyak teman seperti itu di kantor?

Tapi yang bikin miris adalah kalau kita termasuk orang dengan tipe seperti itu. Hayo, ada gak yang secara tidak sadar maupun sadar suka bikin kantong teman kantor jebol.

Bila diperhatikan lebih lanjut, gak hanya kantong teman yang berisiko jebol. Kantong sendiri pun begitu.

Saat gemar menumpuk utang, misalnya. Bisa saja suatu saat kena batunya menghadapi tuntutan hukum dari teman yang sudah kesal piutangnya gak dibayar-bayar.

Atau gemar belanja tanpa rencana, bisa-bisa pengeluaran lebih besar ketimbang penghasilan per bulan. Yuk, mulai sekarang ramai-ramai mawas diri demi menjaga keuangan.

CTA Citi Rewards (1)

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Jangan Remehkan Uang Receh. Ini 5 Alasan Kamu Gak Boleh Ngeremehin Uang Receh]

[Baca: 4 Keunggulan Kartu Kredit Dibanding Kartu Debit]

[Baca: Gak Selamanya Barang Diskonan Harus Dibeli, Pertimbangkan Dulu 6 Hal Ini]

[Baca: Kesalahan Keuangan yang Terlarang Dilakukan Lagi di 2017]

Tags:

Hardian

Sebagai penulis dan penyunting, saya sangat akrab dengan tenggat alias deadline. Dua profesi ini mengajari saya tentang betapa berharganya waktu, termasuk dalam urusan finansial. Tanpa rencana dan kedisiplinan soal waktu, kehidupan finansial pastilah berantakan. Cerita inilah yang hendak saya bagikan kepada semuanya lewat beragam cara, terutama tulisan.

Masih banyak lagi dari duitpintar.com